Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

708.000 Benih Kopi Arabika Manggarai Barat Dipantau di Wae Ara

August 6, 2026August 6, 2026 Artikel
708.000 Benih Kopi Arabika Manggarai Barat Dipantau di Wae Ara

Manggarai Barat, 6 Agustus 2026 – Kegiatan monitoring benih kopi Arabika Manggarai Barat dilaksanakan di lokasi persemaian CV Dua Satu, Wae Ara, Desa Nangalili, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat.

Monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan produksi benih kopi Arabika yang telah ditanam secara bertahap dalam polibag sejak Maret hingga Juli 2026. Berdasarkan hasil pendataan lapangan, jumlah benih yang tersedia telah mencapai 708.000 batang dari target produksi sebanyak 600.000 batang.

Dengan capaian tersebut, jumlah benih di persemaian telah mencapai sekitar 118 persen dari target, atau lebih banyak 108.000 batang. Kelebihan jumlah ini dapat menjadi cadangan dalam proses pemeliharaan, seleksi, dan pemenuhan jumlah benih yang nantinya dinyatakan memenuhi persyaratan untuk disalurkan.

Benih Kopi Arabika Manggarai Barat Tertata dalam Polibag

Benih kopi terlihat ditata dalam barisan persemaian yang teratur di bawah naungan paranet. Setiap jalur persemaian dipisahkan oleh ruang pemeliharaan untuk memudahkan penyiraman, penyiangan, pemeriksaan pertumbuhan, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman.

Penggunaan naungan pada fase persemaian diperlukan untuk membantu melindungi tanaman muda dari paparan sinar matahari yang berlebihan. Kondisi kelembapan, ketersediaan air, kebersihan lingkungan, dan sirkulasi udara juga perlu terus diperhatikan agar pertumbuhan benih tetap optimal.

Berdasarkan informasi lapangan, bahan tanam yang diperbanyak merupakan kopi Arabika varietas Gayo. Penulisan nama varietas secara lebih spesifik, seperti Gayo 1 atau Gayo 2, selanjutnya perlu menyesuaikan dokumen sumber benih dan hasil verifikasi teknis perbenihan.

Monitoring Memastikan Jumlah dan Mutu Benih

Monitoring tidak hanya berorientasi pada pencapaian jumlah produksi. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting untuk memastikan benih tumbuh sehat, seragam, memiliki batang yang kokoh, serta tidak menunjukkan gejala serangan hama maupun penyakit.

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan selama proses pemeliharaan antara lain:

  • Kondisi pertumbuhan dan keseragaman benih;
  • Kesehatan daun, batang, dan perakaran;
  • Kondisi media tanam dalam polibag;
  • Ketersediaan air dan pengaturan naungan;
  • Kebersihan areal persemaian;
  • Identitas varietas dan sumber bahan tanam;
  • Pencatatan jumlah benih berdasarkan periode tanam.

Pencatatan yang tertib akan memudahkan proses penelusuran asal benih, pemeriksaan lapangan, pengelompokan umur tanaman, serta persiapan benih sebelum memasuki tahap penyaluran.

Mendukung Ketersediaan Bahan Tanam Kopi Arabika

Produksi benih kopi Arabika di Wae Ara diharapkan dapat memperkuat ketersediaan bahan tanam untuk mendukung pengembangan komoditas perkebunan di Nusa Tenggara Timur.

Ketersediaan benih dalam jumlah memadai menjadi salah satu faktor awal dalam kegiatan perluasan, peremajaan, maupun rehabilitasi tanaman kopi. Namun, jumlah yang tinggi harus tetap diikuti dengan pemeliharaan yang konsisten dan pengawasan mutu hingga benih siap ditanam di lapangan.

Pemanfaatan benih nantinya juga perlu mempertimbangkan kesesuaian lokasi, terutama kondisi ketinggian tempat, iklim, curah hujan, ketersediaan air, jenis tanah, dan sistem naungan pada calon areal penanaman.

Pengawasan Dilanjutkan hingga Benih Siap Tanam

Setelah monitoring ini, pemeliharaan dan pengawasan akan terus dilakukan sesuai tahapan pertumbuhan tanaman. Benih yang telah mencapai umur dan kondisi yang sesuai akan melalui pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kelayakan sebelum disalurkan.

Capaian sebanyak 708.000 batang menunjukkan perkembangan positif dalam pelaksanaan produksi benih kopi Arabika di Wae Ara. Melalui pengawasan yang berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memenuhi target jumlah, tetapi juga menghasilkan benih yang sehat, bermutu, dan sesuai untuk mendukung pengembangan kopi Arabika di Nusa Tenggara Timur.

Post navigation

Previous Previous
Evaluasi Sertifikasi Kebun Induk Jambu Mete di Maurole Ende, Pastikan Ketersediaan Benih Unggul Berkelanjutan
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search