BMKG Prediksi Curah Hujan di NTT Meningkat pada November 2026 hingga Januari 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Kelas II Nusa Tenggara Timur merilis informasi prediksi curah hujan dan sifat hujan untuk tiga bulan mendatang, yaitu November 2026, Desember 2026, dan Januari 2027.
Berdasarkan informasi dalam Buletin Klimatologi BMKG NTT Edisi Oktober 2026, curah hujan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan mengalami peningkatan secara bertahap, seiring dengan berlangsungnya masa peralihan menuju musim hujan dan meningkatnya aktivitas hujan di sejumlah wilayah.
Prediksi Curah Hujan Tiga Bulan Mendatang
1. November 2026: Curah Hujan Masih Relatif Rendah
Pada November 2026, curah hujan di sebagian besar wilayah NTT diprediksi berkisar antara 51–100 milimeter (mm) per bulan, yang termasuk kategori rendah.
Sifat hujan di sejumlah wilayah diperkirakan berada pada kategori Bawah Normal (BN), yang berarti jumlah curah hujan berpotensi lebih sedikit dibandingkan kondisi rata-rata klimatologis pada periode yang sama.

2. Desember 2026: Curah Hujan Mulai Meningkat
Memasuki Desember 2026, curah hujan diperkirakan meningkat menjadi sekitar 151–200 mm per bulan, yang termasuk kategori menengah.
Berdasarkan peta prediksi BMKG, sifat hujan di berbagai wilayah NTT cenderung berada pada kategori normal, meskipun masih terdapat sejumlah wilayah yang diperkirakan mengalami hujan di bawah normal.
Peningkatan curah hujan ini menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan masyarakat, khususnya petani, dalam mempersiapkan kegiatan pertanian pada musim hujan.

3. Januari 2027: Curah Hujan Diprediksi Semakin Tinggi
Pada Januari 2027, curah hujan di sejumlah wilayah NTT diperkirakan meningkat hingga mencapai 301–400 mm per bulan, yang termasuk kategori tinggi.
Sementara itu, sifat hujan secara umum diprediksi berada pada kategori Normal (N), yakni jumlah hujan yang relatif sesuai dengan kondisi klimatologis pada periode tersebut.
Meskipun curah hujan diperkirakan meningkat, jumlah dan persebarannya dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya di NTT.

Pentingnya Informasi Iklim bagi Sektor Pertanian
Informasi prediksi curah hujan ini menjadi salah satu bahan pertimbangan penting bagi pelaku sektor pertanian dalam merencanakan kegiatan usaha tani, terutama berkaitan dengan persiapan lahan, penentuan waktu tanam, pengelolaan air, dan pemilihan komoditas yang sesuai dengan kondisi wilayah.
Masyarakat dan para petani diharapkan memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan iklim secara berkala, mengingat kondisi hujan di setiap kabupaten atau kecamatan dapat berbeda.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur mengimbau para petani dan pemangku kepentingan sektor pertanian untuk memanfaatkan informasi iklim dari BMKG sebagai salah satu dasar dalam menyusun langkah antisipasi menghadapi perubahan kondisi curah hujan.
Dengan perencanaan pertanian yang tepat, pemanfaatan informasi iklim diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan produksi serta mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur.
Sumber : Buletin Klimatologi BMKG NTT Edisi Oktober 2026, Peta Prediksi Curah Hujan dan Sifat Hujan November 2026, Desember 2026, dan Januari 2027.
