Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Kuncup Putih di Lereng Detubapa: Harapan Baru Kopi Arabika Ende

October 26, 2026October 26, 2026 Artikel
Kuncup Putih di Lereng Detubapa Harapan Baru Kopi Arabika Ende

ENDE – Harapan baru pengembangan kopi Arabika di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai tumbuh dari Kebun Dinas Detubapa, Kabupaten Ende. Tanaman kopi Arabika varietas Komasti yang ditanam pada 2025 kini menunjukkan perkembangan menggembirakan. Sejumlah tanaman mulai menampilkan kuncup bunga berwarna putih krem di ketiak daun, menjadi penanda awal perkembangan tanaman sekaligus harapan bagi peningkatan produktivitas kopi di masa mendatang.

Perkembangan ini menjadi kabar baik bagi upaya peremajaan tanaman kopi di kebun dinas milik Pemerintah Provinsi NTT. Kehadiran kuncup bunga tersebut menunjukkan bahwa tanaman telah memasuki fase perkembangan generatif. Meski demikian, keberhasilan produksi tetap bergantung pada kondisi tanaman, pemeliharaan, pembentukan buah, serta proses pematangan hingga panen.

Pengembangan kopi Arabika varietas Komasti merupakan bagian dari strategi peningkatan produktivitas komoditas perkebunan unggulan NTT. Selain di Kebun Dinas Detubapa, pengembangan kopi juga dilakukan di Kebun Dinas Roe, Kabupaten Manggarai Barat; Mainang, Kabupaten Alor; serta Eban, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kebun-kebun dinas tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai areal produksi, tetapi juga menjadi kebun percontohan (demonstration plot) untuk penerapan teknologi budidaya, perbanyakan benih perkebunan, serta rujukan teknis bagi petani di sekitarnya. Dengan demikian, kebun dinas dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus sumber bahan tanam untuk mendukung pengembangan perkebunan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Secara kelembagaan, pengelolaan kebun-kebun tersebut berada di bawah UPTD Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan (UPTD PKDLHP), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT.

Peremajaan untuk Meningkatkan Produktivitas

NTT memiliki potensi besar dalam pengembangan kopi, baik Arabika maupun Robusta, yang dikenal memiliki karakteristik cita rasa khas dan peluang pasar kopi spesialti (specialty coffee). Namun, pengembangan komoditas ini masih menghadapi tantangan, antara lain produktivitas tanaman yang masih perlu ditingkatkan dan keberadaan tanaman tua yang membutuhkan peremajaan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengganti atau meremajakan tanaman dengan varietas unggul yang memiliki potensi hasil dan kualitas yang baik. Kopi Arabika varietas Komasti menjadi salah satu pilihan dalam mendukung upaya tersebut. Varietas ini memiliki potensi hasil yang dapat mencapai sekitar 2 ton per hektare dalam kondisi budidaya yang sesuai, jauh di atas produktivitas eksisting saat ini. Potensi tersebut tetap bergantung pada kesesuaian lingkungan, kualitas bahan tanam, teknik budidaya, dan pemeliharaan tanaman.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Oemboe Wanda, SP, menyampaikan bahwa pengembangan kopi di kebun dinas merupakan bagian dari strategi revitalisasi aset perkebunan daerah melalui pemanfaatan Dana Insentif Fiskal Daerah Tahun 2025.

Sementara itu, Kepala UPTD PKDLHP, Ir. Maria I.R. Manek, M.Sc, menambahkan pentingnya revitalisasi kebun-kebun dinas dan pengembangan komoditas unggulan sesuai potensi agroklimat. “kita berharap produktivitas tanaman meningkat, fungsi kebun dinas semakin optimal, dan pada akhirnya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTT,” ujarnya.

Kuncup Bunga Arabika di Kebun Dinas Detubapa Ende
Kuncup Bunga Kopi Arabika di Kebun Dinas Detubapa Ende (Dok. Bundis)

Kebun Dinas Detubapa seluas 4 hektare dengan altitude 750 mdpl sesuai syarat tumbuh tanaman kopi. Untuk mendukung pengembangannya, telah disiapkan sekitar 3.000 anakan kopi Arabika varietas Komasti. Sebagian besar tanaman mulai ditanam pada 2025 dan kini memperlihatkan pertumbuhan yang menggembirakan.

Berdasarkan laporan dan dokumentasi lapangan pengelola kebun dinas, sejumlah tanaman telah membentuk kuncup bunga pada ruas-ruas cabang. Kuncup berwarna putih krem tampak muncul di ketiak daun, sementara pucuk-pucuk daun baru tumbuh segar dengan warna hijau muda. Pada beberapa ruas cabang lainnya, terlihat bakal bunga yang mulai berkembang.

Kondisi tersebut menjadi indikasi awal perkembangan tanaman yang positif. Namun, pemantauan tetap diperlukan untuk memastikan pertumbuhan vegetatif dan generatif berlangsung dengan baik hingga tanaman memasuki fase produksi yang lebih stabil.

Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, pengelola kebun terus melakukan pemeliharaan secara berkala, meliputi pembersihan lahan, penggemburan tanah, pemupukan, dan penyiraman sesuai kebutuhan tanaman serta kondisi cuaca. Pemantauan perkembangan tanaman juga dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pertumbuhan berlangsung optimal.

Mengingat tanaman masih berada pada tahap awal pengembangan, hasil panen belum dapat menjadi ukuran utama keberhasilan kegiatan. Fokus pemeliharaan saat ini adalah menjaga kesehatan tanaman, mendukung perkembangan cabang dan daun, serta memastikan proses pembungaan dan pembentukan buah berlangsung dengan baik.

Dari Kebun Dinas untuk Petani dan Daerah

Kasi Produksi Benih dan Pengelolaan Kebun Dinas, Mikzon Lakidang, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengawal pengembangan dan pemeliharaan tanaman kopi di Kebun Dinas Detubapa agar dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Kami berharap Kebun Dinas Detubapa dapat berkembang menjadi kebun percontohan yang produktif, sekaligus menjadi rujukan teknis bagi petani dalam menerapkan budidaya kopi Arabika yang baik. Jika tanaman tumbuh sehat dan terpelihara dengan baik, kebun ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan mutu dan produksi kopi Arabika di daerah,” ujarnya.

Ke depan, optimalisasi Kebun Dinas Detubapa diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penyediaan bahan tanam, penguatan kapasitas petani, penerapan teknologi budidaya, hingga peningkatan produktivitas dan nilai tambah komoditas kopi.

Kuncup-kuncup putih yang mulai bermunculan di lereng Detubapa menjadi pengingat bahwa pengembangan pertanian membutuhkan ketekunan, pemeliharaan yang konsisten, dan perencanaan jangka panjang. Dari tanaman muda yang terus bertumbuh, tersimpan harapan bagi masa depan kopi Arabika Ende dan penguatan sektor perkebunan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat NTT. Ayo bangun NTT!

(MLA, AS)

Post navigation

Previous Previous
BBI Noelbaki Intensifkan Pengendalian Hama dan Pengemasan Benih Padi
NextContinue
Kebun Dinas Pinis Rawat Cabai dan Bibit Kopi Arabika di Manggarai Timur
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search