Gerakan Pangan Murah NTT Digelar di Masjid Nurul Iman Oebobo Jelang Idul Adha 2026

Kupang, 26 Mei 2026 – Gerakan Pangan Murah NTT kembali digelar menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Kegiatan ini berlangsung di halaman Masjid Nurul Iman Oebobo, Oebobo, Kota Kupang, pada Selasa, 26 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Pelaksanaannya juga melibatkan Bapanas, Bank Indonesia, Bulog, dan Indofood.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Harga yang ditawarkan berada di bawah harga pasar.
Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Upaya tersebut penting dilakukan menjelang hari besar keagamaan, saat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.
Selain menjaga keterjangkauan harga, Gerakan Pangan Murah juga mendukung pengendalian inflasi daerah. Pangan pokok memiliki peran besar dalam menjaga daya beli masyarakat.
Kegiatan ini juga bertujuan mendekatkan akses pasar kepada warga. Dengan lokasi yang mudah dijangkau, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok secara lebih cepat dan efisien.
Kolaborasi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Pemerintah daerah, lembaga nasional, sektor keuangan, BUMN pangan, dan pelaku usaha saling mendukung.
Kehadiran Bulog memperkuat aspek ketersediaan pangan pokok, terutama beras. Sementara itu, dukungan Bank Indonesia berkaitan dengan penguatan pengendalian inflasi pangan daerah.
Bapanas juga memiliki peran strategis dalam mendorong stabilisasi pasokan dan harga pangan. Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen untuk menjaga akses pangan masyarakat.
Menjelang Idul Adha, kegiatan seperti ini diharapkan memberi manfaat langsung kepada warga. Masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih stabil, terjangkau, dan sesuai kebutuhan rumah tangga.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT berharap kegiatan ini memperkuat ketahanan pangan daerah. Pemerintah juga mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan ini secara bijak dan sesuai kebutuhan.
