Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Pengembangan Kawasan Durian APBN Dukung Hortikultura di Kabupaten Rote Ndao

July 9, 2026July 9, 2026 Artikel
Pengembangan Kawasan Durian APBN Dukung Hortikultura di Kabupaten Rote Ndao

Kupang, 07 Juli 2026 — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT melaksanakan pengembangan kawasan durian di Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan ini bersumber dari dana APBN melalui jalur aspirasi Usman Husein. Program ini diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi hortikultura di wilayah Rote Ndao.

Fokus utama kegiatan adalah penguatan komoditas durian sebagai tanaman bernilai ekonomi. Melalui penyediaan sarana produksi, pemerintah mendorong kelompok tani agar mampu mengembangkan lahan secara produktif. Langkah ini juga mendukung pertanian berkelanjutan di daerah.

Dukungan Pengembangan Kawasan Durian di Kecamatan Rote Selatan

Pengembangan kawasan durian ini mencakup luas lahan 20 hektare. Lahan tersebut tersebar pada 10 kelompok tani penerima manfaat. Seluruh lokasi kegiatan berada di Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao. Desa sasaran meliputi Desa Nggelodae, Daleholu, dan Pilasue.

Pemilihan lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi hortikultura daerah. Kawasan ini diharapkan dapat berkembang melalui dukungan petani dan pemerintah. Dengan adanya kegiatan ini, kelompok tani memperoleh kesempatan untuk mengembangkan komoditas durian secara lebih terarah. Dukungan tersebut penting untuk memperkuat ekonomi pertanian masyarakat.

Bantuan Anakan Durian Otong dan Pupuk Organik

Dukungan sarana produksi diberikan dalam bentuk 2.000 anakan durian varietas Otong. Bantuan ini menjadi modal awal bagi petani. Selain anakan durian, kelompok tani juga menerima 30 ton pupuk organik. Pupuk tersebut diharapkan membantu memperbaiki kesuburan tanah.

Bantuan ini perlu dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani penerima manfaat. Pemanfaatan yang baik akan mendukung pertumbuhan tanaman sejak awal. Sarana produksi tersebut juga memperkuat pengembangan kawasan durian secara berkelanjutan. Dengan perawatan tepat, tanaman dapat tumbuh lebih sehat dan produktif.

Perawatan Awal Menjadi Faktor Penting

Keberhasilan pengembangan kawasan durian sangat bergantung pada pemeliharaan tanaman sejak awal. Anakan durian membutuhkan perawatan yang teratur. Petani perlu memperhatikan penyiraman, pemupukan, pengendalian gulma, dan perlindungan tanaman. Langkah tersebut penting untuk menjaga pertumbuhan tanaman.

Perawatan yang baik akan membantu tanaman durian memasuki fase produktif pada masa mendatang. Hasilnya diharapkan dapat memberi manfaat ekonomi bagi petani. Selain itu, kerja sama kelompok tani juga menjadi faktor pendukung. Pengelolaan bersama dapat memperkuat keberlanjutan kawasan hortikultura.

Mendorong Hortikultura Bernilai Ekonomi

Program pengembangan kawasan durian di Rote Ndao menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap hortikultura daerah. Durian memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan. Komoditas durian dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi petani. Potensi ini perlu didukung melalui penanaman, pemeliharaan, dan pengelolaan yang baik.

Kegiatan ini juga mendorong petani untuk memanfaatkan lahan secara produktif. Dengan demikian, sektor pertanian dapat berperan lebih besar dalam ekonomi daerah. Ke depan, kawasan durian di Kecamatan Rote Selatan diharapkan mampu berkembang secara berkelanjutan. Manfaatnya dapat dirasakan oleh petani dan masyarakat sekitar.

Kesimpulan

Pengembangan kawasan durian di Kabupaten Rote Ndao menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendukung hortikultura daerah. Bantuan 2.000 anakan durian Otong dan 30 ton pupuk organik menjadi dukungan penting bagi petani. Melalui pemanfaatan sarana produksi dan perawatan tanaman yang baik, program ini diharapkan memberi manfaat ekonomi. Kegiatan ini juga memperkuat pengembangan pertanian berkelanjutan di NTT.

Post navigation

Previous Previous
Pengembangan Trichoderma Sikka Perkuat Pengendalian Hayati di LL Sikka dan Sub Lab Nita
NextContinue
Perkuat Pertanian Modern, NTT Dukung Penerapan Budidaya Padi PM-AAS
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search