Dorong Pertanian Aman dan Berkelanjutan, ToU Pestisida Terbatas Digelar di Kabupaten Sikka

Kupang, 17 Juli 2026 – Dinas Pertanian Kabupaten Sikka bekerja sama dengan Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (ALISHTER) menggelar kegiatan Training of Users (ToU) Pestisida Terbatas di Gedung KCH Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman petani mengenai penggunaan pestisida terbatas yang aman, bijaksana, dan sesuai ketentuan guna mendukung terwujudnya pertanian yang aman dan berkelanjutan.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Fransiska Omy, yang juga menyampaikan materi mengenai pemahaman label pestisida. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Pertanian Kabupaten Sikka dan ALISHTER dalam memberikan edukasi kepada petani terkait penggunaan pestisida yang aman dan bertanggung jawab.
Menurutnya, peningkatan kapasitas petani menjadi langkah penting dalam menjaga keselamatan pengguna pestisida sekaligus mendukung penerapan praktik budidaya pertanian yang baik.
Sementara itu, perwakilan ALISHTER, Holilah, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani agar penggunaan pestisida terbatas dilakukan secara bertanggung jawab demi menjaga keselamatan pengguna, kualitas hasil pertanian, serta kelestarian lingkungan.
Pelatihan juga menghadirkan Romualdus Suyono, SKM dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka yang memberikan materi mengenai pertolongan pertama pada kasus keracunan pestisida.
Adapun Tim ALISHTER Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan materi terkait penggunaan pestisida terbatas yang aman dan efektif, mulai dari penggunaan alat pelindung diri (APD), teknik pencampuran dan aplikasi yang benar, kalibrasi alat semprot, hingga pengelolaan kemasan bekas pestisida sesuai prinsip keselamatan dan perlindungan lingkungan.
Sebanyak 58 petani dari berbagai wilayah di Kabupaten Sikka mengikuti pelatihan tersebut. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan penggunaan pestisida terbatas secara tepat, aman, dan bertanggung jawab dalam kegiatan budidaya sehari-hari.
ALISHTER berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat terus diperkuat melalui program edukasi dan pendampingan berkelanjutan sehingga semakin banyak petani yang menerapkan praktik penggunaan pestisida yang aman sebagai bagian dari upaya mewujudkan pertanian Indonesia yang produktif dan berkelanjutan.
Suber: Okenarasi
