Pengendalian Kanker Batang Kakao Dilakukan UPTD PKDL-HP di Kebun Dinas Wairklau Sikka

Sikka, 1 September 2026 – Pengendalian kanker batang kakao dilakukan UPTD Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan (PKDL-HP). Kegiatan tersebut berlangsung di Kebun Dinas Wairklau, Kabupaten Sikka. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan tanaman kakao. Pemeliharaan tanaman dilakukan melalui penyiraman dan pengendalian penyakit.
Penyiraman tanaman kakao bertujuan menjaga ketersediaan air bagi pertumbuhan tanaman. Langkah ini mendukung perkembangan tanaman agar tetap sehat dan produktif. Selain penyiraman, petugas melakukan pengendalian penyakit kanker batang kakao. Penyakit tersebut dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan produktivitas tanaman.
Pengendalian dilakukan menggunakan agens hayati Trichoderma sebagai teknologi ramah lingkungan. Penggunaan Trichoderma membantu menekan perkembangan patogen penyebab penyakit. Petugas melakukan pemeriksaan kondisi tanaman sebelum aplikasi pengendalian. Bagian tanaman yang mengalami gejala penyakit mendapatkan penanganan secara tepat.
Aplikasi Trichoderma dilakukan pada bagian batang tanaman kakao yang terdampak. Langkah tersebut bertujuan mempercepat pemulihan tanaman. Kegiatan ini mendukung penerapan budidaya perkebunan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur. Teknologi hayati menjadi alternatif pengendalian penyakit tanaman.
UPTD PKDL-HP terus berkomitmen menjaga kualitas kebun dinas. Kegiatan teknis dilakukan untuk meningkatkan produktivitas komoditas perkebunan. Kebun Dinas Wairklau menjadi salah satu lokasi pengembangan tanaman kakao. Pengelolaan kebun dilakukan melalui pemeliharaan rutin dan inovasi teknologi.
Melalui kegiatan ini, tanaman kakao diharapkan tumbuh lebih sehat. Produktivitas tanaman juga diharapkan meningkat secara berkelanjutan. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur terus mendorong penerapan teknologi pertanian. Upaya tersebut mendukung peningkatan sektor perkebunan daerah.
