Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Gerakan Pangan Murah di TVRI NTT, Dari Harga Terjangkau hingga QRIS Rp1

September 2, 2026September 2, 2026 Artikel
Gerakan Pangan Murah di TVRI NTT, Dari Harga Terjangkau hingga QRIS Rp1

Kupang, 2 September 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), LPP TVRI, Perum BULOG, Bank Indonesia, ID FOOD, serta mitra pangan lainnya menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor TVRI NTT, Kota Kupang, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun LPP TVRI ke-64 sekaligus mendukung upaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di daerah.

Sejak pagi, masyarakat terlihat antusias mendatangi lokasi GPM dan memanfaatkan kesempatan untuk membeli berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Pelaksanaan GPM di NTT merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang digelar secara serentak dalam rangkaian HUT ke-64 TVRI. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di berbagai stasiun penyiaran TVRI di daerah sebagai bentuk kolaborasi untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat.

Beragam Komoditas Pangan Tersedia dengan Harga Terjangkau

Gerakan Pangan Murah menghadirkan berbagai komoditas kebutuhan rumah tangga, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, daging ayam, ikan hingga tepung terigu.

Berdasarkan daftar harga yang tersedia pada pelaksanaan GPM TVRI NTT, beras SPHP dijual seharga Rp60.000 per 5 kilogram, sedangkan beras premium Rp77.000 per 5 kilogram.

Gula pasir tersedia dengan harga Rp17.500 per kilogram, sementara Minyak Kita Rp15.500 per liter. Bawang merah dijual Rp15.000 per kilogram dan bawang putih Rp35.000 per kilogram.

Untuk komoditas hortikultura lainnya, cabai merah tersedia seharga Rp20.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp40.000 per kilogram.

Masyarakat juga dapat memperoleh daging ayam sekitar 1,2 kilogram dengan harga Rp55.000 per ekor, ikan tuna loin Rp70.000 per kilogram, telur ayam Rp50.000 per rak, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Ketersediaan berbagai komoditas tersebut memberikan pilihan yang lebih luas kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.

QRIS Rp1 Menambah Semarak GPM

Selain harga komoditas yang lebih terjangkau, salah satu daya tarik dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah kali ini adalah program transaksi QRIS senilai Rp1.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat melakukan transaksi QRIS Rp1 untuk memperoleh 1 kilogram gula pasir atau 1 liter Minyak Kita, sesuai mekanisme dan ketersediaan selama kegiatan berlangsung.

Program ini turut menambah antusiasme masyarakat yang hadir di lokasi.

Penggunaan QRIS juga menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepada masyarakat. Transaksi digital memberikan kemudahan, kecepatan, serta pengalaman pembayaran yang semakin praktis.

Perpaduan antara pangan terjangkau dan kemudahan transaksi digital menunjukkan bahwa pelayanan publik dapat terus dikembangkan dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Memperkuat Distribusi Pangan dari Produsen hingga Konsumen

Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi kegiatan penjualan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pangan agar lebih efisien, mulai dari sisi ketersediaan pasokan hingga distribusi kepada masyarakat.

Dengan mempertemukan penyedia pangan dan konsumen secara langsung dalam satu kegiatan, rantai distribusi dapat menjadi lebih pendek sehingga akses masyarakat terhadap bahan pangan semakin mudah.

Pendekatan ini penting dalam membangun sistem pangan yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ke depan, pelaksanaan GPM juga diharapkan semakin membuka ruang bagi hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan serta berbagai produk pangan lokal NTT untuk masuk dalam jaringan pemasaran yang lebih luas.

Dengan demikian, penguatan sektor pangan tidak hanya memberikan manfaat bagi konsumen, tetapi juga dapat memperluas peluang pasar bagi produsen pangan daerah.

Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategis untuk menjaga keterjangkauan pangan sekaligus mendukung stabilisasi harga.

Komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, bawang, cabai, telur dan daging merupakan kebutuhan yang berpengaruh langsung terhadap pengeluaran rumah tangga.

Karena itu, ketersediaan pasokan yang mencukupi dan distribusi yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat.

Pelaksanaan GPM secara berkelanjutan juga menjadi sarana untuk mendekatkan pangan kepada konsumen, terutama ketika terjadi perubahan harga pada sejumlah komoditas strategis.

Dengan akses distribusi yang semakin baik, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan lebih mudah dan terjangkau.

Sinergi Bersama Memperkuat Ketahanan Pangan NTT

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di TVRI NTT menunjukkan pentingnya kerja bersama dalam menjaga ketahanan pangan.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTT, BUMN, Bank Indonesia, TVRI, distributor, pelaku usaha dan berbagai mitra pangan menjadi kekuatan penting dalam memastikan pangan tetap tersedia dan dapat diakses masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan terus berkembang, tidak hanya melalui pelaksanaan pasar murah, tetapi juga dalam penguatan produksi, distribusi, pemasaran serta pemanfaatan hasil pangan lokal.

Kerja bersama dari hulu hingga hilir akan membantu menciptakan sistem pangan daerah yang lebih kuat. Produsen memperoleh ruang pasar yang lebih luas, distribusi menjadi semakin efisien, sedangkan masyarakat memperoleh akses yang lebih baik terhadap pangan yang cukup, aman dan terjangkau.

Semangat kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun Nusa Tenggara Timur yang semakin mandiri dalam pangan, maju dan sejahtera.

GPM Hadirkan Manfaat Langsung bagi Masyarakat

Gerakan Pangan Murah di TVRI NTT tidak hanya menjadi tempat masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pangan daerah yang semakin efisien, mudah diakses, modern dan kolaboratif.

Penguatan distribusi pangan, pemanfaatan teknologi transaksi serta kerja sama lintas sektor diharapkan terus menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di Nusa Tenggara Timur.

Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-64 LPP TVRI, dengan menghadirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Selamat HUT ke-64 LPP TVRI. Mengabdi untuk Negeri, Menginspirasi Bangsa.

Post navigation

Previous Previous
Pengendalian Kanker Batang Kakao Dilakukan UPTD PKDL-HP di Kebun Dinas Wairklau Sikka
NextContinue
Distan KP NTT Perkuat Kemitraan Petani dan Pelaku Usaha untuk Pengembangan Sorgum
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search