Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

IndexPolitica: Kinerja Mentan Amran Raih Skor 91, Tertinggi di Kabinet

September 8, 2026September 8, 2026 Artikel
IndexPolitica : Kinerja Mentan Amran Raih Skor 91, Tertinggi di Kabinet

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meraih skor kinerja tertinggi di antara para menteri Kabinet Merah Putih dalam evaluasi Government Performance Assessment yang dirilis lembaga riset politik dan kebijakan publik, IndexPolitica Indonesia.

Dalam evaluasi itu, Mentan memperoleh skor 91, menempati peringkat pertama dari 10 menteri dengan kinerja terbaik. Posisi berikutnya ditempati Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani dengan skor 89, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa 87, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti 86, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 85.

Penilaian IndexPolitica ini menitikberatkan pada pencapaian kinerja kementerian yang dapat diukur dan diverifikasi, bukan pada popularitas maupun tingginya eksposur media seorang menteri. Evaluasi menggunakan pendekatan Evidence-Based Government Performance Evaluation dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA).

Founder sekaligus peneliti senior IndexPolitica Indonesia Denny Charter mengatakan, kinerja dan popularitas merupakan dua hal yang berbeda.

Menurutnya, seorang menteri dapat memiliki tingkat pemberitaan tinggi, tetapi hal tersebut tidak otomatis menunjukkan kinerja terbaik.

“Yang kami ukur adalah kinerja, bukan popularitas. Menteri yang sering diberitakan belum tentu menteri dengan kinerja terbaik,” kata Denny.

IndexPolitica menilai kinerja kementerian melalui enam dimensi dengan total bobot 100 persen, yakni Policy Output sebesar 20 persen, Policy Outcome 25 persen, Implementation Effectiveness 20 persen, Public and Economic Impact 15 persen, Policy Innovation 10 persen, serta Intergovernmental Coordination 10 persen.

Aspek policy outcome menjadi bobot terbesar karena mengukur perubahan atau hasil substantif yang muncul sebagai konsekuensi dari kebijakan pemerintah.

Dengan pendekatan tersebut, evaluasi tidak berhenti pada seberapa banyak program dijalankan, tetapi melihat sejauh mana program menghasilkan perubahan yang dapat dibuktikan.

Dalam konteks Kementerian Pertanian (Kementan), IndexPolitica memaparkan sejumlah indikator sektoral yang dapat digunakan untuk melihat kinerja, antara lain produksi pangan, stok, dan produktivitas. Indikator tersebut menjadi bagian dari ukuran output dan outcome yang dapat diverifikasi melalui data sektoral.

Penilaian ini sejalan dengan berbagai capaian sektor pertanian yang dalam dua tahun terakhir diarahkan pada peningkatan produksi, penguatan stok pangan, peningkatan produktivitas, serta percepatan program yang langsung menyentuh petani.

Berbagai kebijakan Kementan dijalankan melalui penguatan irigasi dan pompanisasi, penyediaan benih, mekanisasi pertanian, pupuk, serta percepatan tanam dan peningkatan produktivitas.

IndexPolitica menegaskan bahwa metodologi yang digunakan bertujuan membedakan kementerian dengan banyak aktivitas atau pemberitaan, dengan kementerian yang mampu menghasilkan perubahan kebijakan dan output yang terukur.

“Popularitas adalah persepsi. Kinerja adalah delivery. Karena itu, keduanya tidak boleh dicampur dalam satu indikator,” tutup Denny.

Skor tertinggi yang diraih Mentan Amran menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu bidang yang dinilai memiliki indikator output dan outcome yang relatif jelas, serta dapat diverifikasi melalui data sektoral. Sumber : IndexPolitica: Kinerja Mentan Amran Raih Skor 91, Tertinggi di Kabinet

Post navigation

Previous Previous
Presiden Pimpin Rapat Virtual Penanganan Gempa Flores, Bukti Kehadiran Negara dari Masa Tanggap Darurat hingga Pemulihan
NextContinue
Gubernur Melki Percepat Huntap Lewotobi, 244 Rumah Ditargetkan Dibangun Tahun Ini
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search