BBI Noelbaki Lakukan Kontrol Air dan Pemupukan Susulan Kedua Padi

Noelbaki, Kabupaten Kupang – UPTD Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) melalui Seksi Tanaman Pangan melaksanakan kontrol air dan pemupukan susulan kedua pada areal pertanaman di Blok 1, 2, dan 3 Balai Benih Induk (BBI) Noelbaki, Selasa (8/9/2026). Kegiatan dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan tanaman untuk menjaga kecukupan air dan unsur hara sekaligus mendukung proses produksi benih padi yang sehat dan bermutu.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan petugas lapangan BBI Noelbaki yang melakukan pemeriksaan kondisi pengairan pada petakan sawah serta pemupukan secara langsung di areal pertanaman. Dari dokumentasi kegiatan, pemupukan dilakukan dengan menyebarkan pupuk pada tanaman di beberapa blok sesuai tahapan pemeliharaan yang sedang berlangsung.
Kontrol Air dan Pemupukan Menjadi Bagian Penting Pemeliharaan
Kontrol air dilakukan untuk memastikan kondisi pengairan pada Blok 1, 2, dan 3 tetap sesuai dengan kebutuhan tanaman. Pengaturan air yang baik penting karena kondisi lahan akan memengaruhi kemampuan tanaman dalam memanfaatkan unsur hara sekaligus mendukung pertumbuhan yang seragam.
Pada waktu yang sama, petugas melaksanakan pemupukan susulan kedua. Tahapan ini merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan hara tanaman setelah pemupukan pada fase sebelumnya. Dalam budidaya dan produksi benih padi, pengelolaan hara dan air yang tepat menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan tanaman. Informasi teknis Kementerian Pertanian juga menempatkan pengelolaan pemupukan dan air sebagai komponen yang saling berkaitan dalam budidaya padi.
Jenis dan dosis pupuk yang digunakan dalam pemupukan susulan kedua kali ini belum tercantum dalam informasi kegiatan yang diterima, sehingga tidak dicantumkan dalam artikel untuk menjaga ketepatan informasi.
Kegiatan pada 8 September ini juga menjadi bagian dari rangkaian pengelolaan pertanaman di BBI Noelbaki. Sebelumnya, pada 21 Juli 2026, BBI Noelbaki melaksanakan penanaman padi varietas Inpari 32 di Blok 1 sebagai bagian dari upaya penyediaan benih padi bermutu.
Mendukung Ketersediaan Benih Padi Bermutu di NTT
Pemeliharaan tanaman secara rutin sejak penyiapan lahan, penanaman, pengaturan air, pemupukan hingga tahapan berikutnya menjadi penting karena BBI Noelbaki memiliki fungsi dalam produksi dan penyediaan benih padi. Liputan mengenai aktivitas perbenihan di Noelbaki juga menunjukkan bahwa hasil pertanaman di balai ini diarahkan untuk menghasilkan benih yang selanjutnya dapat dimanfaatkan petani.
Dengan demikian, kegiatan kontrol air dan pemupukan bukan hanya pekerjaan rutin di tingkat lahan, tetapi merupakan bagian dari rangkaian menjaga kualitas produksi benih. Tanaman yang dipelihara secara teratur diharapkan dapat tumbuh sehat dan seragam sehingga tahapan produksi benih berikutnya dapat berjalan dengan baik.
Penguatan produksi benih dari balai-benih daerah juga penting bagi pembangunan pertanian NTT. Semakin baik kapasitas produksi benih lokal, semakin besar peluang untuk memperkuat ketersediaan sarana produksi bagi petani sekaligus membuat rantai pasok benih lebih efisien. Langkah ini perlu terus ditopang melalui penerapan teknik budidaya yang tepat, pengelolaan sumber daya air, pemanfaatan teknologi pertanian, serta kerja bersama antara unit teknis pemerintah dan pelaku pertanian.
Melalui pemeliharaan yang konsisten di BBI Noelbaki, UPTD Perbenihan TPH terus memperkuat pelayanan perbenihan tanaman pangan. Upaya tersebut diharapkan mendukung tersedianya benih padi bermutu dan memperkuat fondasi produksi pangan yang lebih produktif dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.
