Mahasiswa Agroteknologi UPG 1945 NTT Rampungkan PKL di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT

Kupang, 14 September 2026– Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan penarikan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT, setelah para mahasiswa menyelesaikan rangkaian pembelajaran dan praktik di sejumlah Bidang serta UPT lingkup dinas.
Selama masa PKL, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus berbagai kegiatan teknis di sektor pertanian. Penempatan pada sejumlah bidang dan UPT memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi dan kegiatan pertanian di lapangan.
Belajar Budidaya Jagung Hibrida Melalui Demplot 20 Varietas
Salah satu pengalaman lapangan diperoleh mahasiswa yang ditempatkan di Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH). Sebanyak empat mahasiswa terlibat dalam pembelajaran budidaya jagung hibrida melalui demplot yang terdiri atas 20 varietas.
Demplot tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengenal proses budidaya jagung sekaligus melihat penerapan kegiatan pertanian di lapangan. Pengalaman ini penting karena mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga berkesempatan melihat dan mengikuti aktivitas teknis yang berkaitan dengan pengembangan tanaman pangan.
Jagung hibrida sendiri memiliki beragam varietas yang dikembangkan untuk mendukung produksi pertanian. Kementerian Pertanian juga mendokumentasikan berbagai varietas jagung hibrida hasil pengembangan pertanian nasional, sehingga pengenalan terhadap varietas dan teknik budidayanya menjadi bagian penting dalam peningkatan pengetahuan di bidang tanaman pangan.
PKL Perkuat Pengalaman dan Kesiapan Mahasiswa
Pelaksanaan PKL menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa Agroteknologi karena memberikan pengalaman mengenai kondisi nyata dunia kerja, pengelolaan pertanian, serta pelayanan pemerintahan di bidang pertanian.
Melalui interaksi dengan pegawai dan tenaga teknis selama penempatan, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus memahami bahwa pembangunan pertanian membutuhkan keterpaduan antara ilmu pengetahuan, praktik lapangan, teknologi, serta kemampuan membaca kebutuhan dan potensi suatu wilayah.
Pada kesempatan penarikan, para mahasiswa menyampaikan apresiasi atas kepercayaan, dukungan, bimbingan, dan kesempatan yang telah diberikan selama mengikuti PKL di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi melalui kegiatan seperti PKL diharapkan terus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan pembangunan pertanian. Pengalaman lapangan yang diperoleh mahasiswa dapat menjadi bekal dalam membangun sumber daya manusia pertanian yang semakin siap berkontribusi bagi pengembangan komoditas unggulan, pemanfaatan teknologi, serta kemajuan sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur.
