DistanKP NTT Meriahkan Tour de EnTeTe 2026, Salurkan Bantuan Benih dan Pompa Air bagi Petani

KUPANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turut memeriahkan Tour de EnTeTe 2026 melalui kegiatan senam bersama dan jalan sehat dari kawasan Oebelo, Kabupaten Kupang, menuju Pantai Lasiana, Kota Kupang, Jumat (6/11/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi NTT ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan benih pertanian dan pompa air kepada kelompok tani.
Sejak pagi, jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bergabung bersama peserta dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat, diawali dengan aktivitas senam sehat dan dilanjutkan dengan jalan sehat menuju Pantai Lasiana.
Tour de EnTeTe 2026 menjadi salah satu agenda Pemerintah Provinsi NTT untuk menyemarakkan hari jadi daerah melalui kegiatan olahraga yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang identik dengan kegiatan bersepeda, tahun ini Tour de EnTeTe dikemas melalui jalan sehat dan lomba lari di sejumlah wilayah NTT.
Selain mendorong pola hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menghadirkan berbagai bentuk dukungan bagi masyarakat di daerah yang dilalui.
Bantuan Benih dan Pompa Air bagi Kelompok Tani
Setibanya di Pantai Lasiana sebagai titik finis, rangkaian Tour de EnTeTe 2026 dilanjutkan dengan sejumlah agenda, termasuk penyerahan bantuan pertanian secara simbolis kepada kelompok tani.
Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT turut mendukung penyaluran tiga paket benih hortikultura yang terdiri atas dua paket benih cabai rawit dan satu paket benih tomat.
Dua paket benih cabai rawit diberikan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Nefo Honis dan Kelompok Tani Benbantua. Sementara itu, satu paket benih tomat diperuntukkan bagi Kelompok Tani Kreatif Fatubena.
Selain benih hortikultura, bantuan juga mencakup benih jagung hibrida sebanyak 10 kilogram untuk mendukung kegiatan budidaya tanaman pangan.
Dukungan sarana pertanian turut diberikan melalui bantuan pompa air kepada kelompok tani di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Berdasarkan informasi kegiatan, bantuan untuk kelompok tani di Kota Kupang sebanyak dua unit pompa air, sedangkan bantuan pompa air juga diperuntukkan bagi kelompok tani di Kabupaten Kupang.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan sarana produksi pertanian, khususnya penyediaan benih serta peralatan pengairan yang dibutuhkan petani dalam mengelola lahan pertanian.
Dukung Pengairan Lahan dan Produktivitas Pertanian
Ketersediaan air masih menjadi salah satu faktor penting dalam kegiatan budidaya pertanian di Nusa Tenggara Timur. Pada wilayah yang memiliki keterbatasan air atau mengandalkan curah hujan, penggunaan pompa air dapat membantu petani memanfaatkan sumber air yang tersedia untuk kebutuhan tanaman.
Melalui bantuan tersebut, kelompok tani diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengairan lahan sehingga kegiatan budidaya dapat berlangsung lebih optimal.
Sementara itu, penyaluran benih cabai rawit, tomat, dan jagung hibrida diharapkan dapat mendukung pengembangan komoditas pertanian sesuai dengan potensi dan kebutuhan kelompok tani penerima.
Komoditas hortikultura seperti cabai dan tomat memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sedangkan jagung menjadi salah satu komoditas tanaman pangan yang terus dikembangkan di NTT. Dukungan benih dan sarana pengairan diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketersediaan pangan lokal.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa rangkaian Tour de EnTeTe 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kebersamaan, tetapi turut menghadirkan dukungan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk petani.
Melalui partisipasi dalam Tour de EnTeTe 2026, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui pemanfaatan sarana produksi, pengembangan komoditas lokal, serta kerja sama antara pemerintah dan kelompok tani.
Semangat kebersamaan dalam peringatan HUT ke-68 Provinsi NTT diharapkan dapat terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor, pemanfaatan bantuan secara berkelanjutan, dan peningkatan produktivitas pertanian untuk mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur.
