Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Dinas Pertanian NTT Pantau MBTP di Ngada, Dorong Percepatan Tanam pada 5 Hektare Lahan Tersisa

October 30, 2026October 30, 2026 Artikel
Tim Dinas Pertanian NTT bersama petugas pertanian melakukan monitoring di kawasan persawahan Kabupaten Ngada.
Tim Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bersama pihak terkait melaksanakan pemantauan kegiatan pertanian di Kabupaten Ngada, Kamis (29/10/2026)

NGADA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), bersama Dinas Pertanian Kabupaten Ngada dan penyuluh pertanian, melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) kegiatan Mandiri Benih Tanaman Pangan (MBTP) di Kelompok Tani DMB Tunas Jaya, Desa Wololika, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memantau perkembangan pertanaman padi sekaligus mengevaluasi kesiapan lahan yang belum ditanami. Pemantauan juga menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program perbenihan berjalan sesuai perencanaan dan dapat mendukung kebutuhan benih padi di daerah.

Lima Hektare Padi Inpari 32 Telah Ditanam

Dari total areal kegiatan MBTP seluas 10 hektare, sebanyak 5 hektare telah ditanami padi varietas Inpari 32. Saat pelaksanaan monitoring, tanaman telah memasuki umur 47 hari setelah tanam (HST), dengan perkiraan panen pada awal Januari 2027.

Sementara itu, lahan seluas 5 hektare lainnya belum memasuki tahap penanaman karena masih terdapat pekerjaan perbaikan saluran irigasi di sekitar areal persawahan melalui kegiatan Optimasi Lahan Tahun 2026.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan monitoring, mengingat ketersediaan dan kelancaran distribusi air merupakan faktor penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi.

Perbaikan jaringan irigasi diharapkan dapat meningkatkan fungsi layanan air pertanian sehingga lahan yang belum ditanami dapat segera dimanfaatkan secara optimal.

Melalui kegiatan ini, kelompok tani penerima bantuan juga didorong untuk mempercepat persiapan dan pelaksanaan penanaman pada lahan tersisa, dengan memperhatikan perkembangan pekerjaan irigasi serta ketentuan waktu pelaksanaan kegiatan dalam Tahun Anggaran 2026.

Penguatan Perbenihan dan Infrastruktur Pertanian

Pelaksanaan MBTP menjadi salah satu upaya mendukung ketersediaan benih padi melalui pengembangan produksi benih di tingkat kelompok tani. Dengan pengelolaan pertanaman yang baik, hasil kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat penyediaan benih untuk mendukung musim tanam berikutnya.

Di sisi lain, keterkaitan antara kegiatan perbenihan dan perbaikan infrastruktur irigasi menunjukkan pentingnya pengelolaan pertanian secara terpadu. Ketersediaan benih perlu didukung oleh kesiapan lahan, pengairan yang memadai, serta pendampingan teknis secara berkelanjutan.

Penguatan infrastruktur pertanian juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan lahan produktif dan menjaga kesinambungan produksi pangan melalui perbaikan sistem pengairan.

Melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh, dan kelompok tani, pelaksanaan MBTP di Kabupaten Ngada diharapkan dapat berjalan lebih efektif, memperkuat kemandirian benih padi, serta memberikan manfaat bagi pengembangan pertanian dan ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur.

Post navigation

Previous Previous
Panen Padi MBTP di Sikka, Produktivitas Capai 9 Ton GKP per Hektare
NextContinue
Brigade Alsintan Perkuat Pengolahan Lahan Cetak Sawah Rakyat di TTS dan Sumba Timur
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search