Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Perkuat Agribisnis NTT, Distan KP Dorong Kolaborasi Akademisi dan Pelaku Usaha

September 18, 2026September 18, 2026 Artikel

Kupang – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur menerima kunjungan kerja dosen Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis bersama pemilik Morige di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Pertemuan tersebut membahas pengembangan hilirisasi pertanian serta peluang menghasilkan produk olahan pertanian yang semakin berkualitas, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di pasar.

Pertemuan menjadi ruang untuk mempertemukan peran pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha dalam melihat pengembangan pertanian secara lebih utuh, mulai dari produksi di tingkat petani hingga pengolahan, pengembangan produk, dan pemasaran.

Kolaborasi tersebut penting agar hasil pertanian NTT tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Menghubungkan Pertanian dengan Pengolahan dan Pasar

Pembahasan dalam kunjungan kerja diarahkan pada pentingnya membangun keterhubungan antara sektor hulu dan hilir. Produksi pertanian yang terus ditingkatkan perlu diikuti dengan penguatan kualitas bahan baku, proses pengolahan, inovasi produk, pengemasan, hingga akses pasar.

Pendekatan tersebut juga membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi melalui pengembangan pengetahuan, riset, inovasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang agribisnis. Sementara itu, pelaku usaha dapat menjadi penghubung agar komoditas yang dihasilkan petani dapat masuk ke proses pengolahan dan memperoleh pasar yang lebih luas.

Arah pengembangan tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap hilirisasi sektor pertanian. Kementerian Pertanian pada 2026 juga menempatkan hilirisasi sebagai bagian penting dalam upaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditas pertanian.

Morige dan Pengembangan Pangan Lokal NTT

Keterlibatan Morige dalam pertemuan ini memiliki kaitan dengan pengembangan produk berbasis komoditas lokal NTT. Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bersama Morige juga telah membangun komunikasi untuk menghubungkan produksi sorgum di tingkat petani dengan kebutuhan pengolahan dan pemasaran.

Dalam pengembangannya, Morige telah memanfaatkan komoditas lokal seperti sorgum dan kelor menjadi berbagai produk pangan olahan. Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga pernah melibatkan Founder MoriGe dalam pelatihan pengolahan produk berbahan baku kelor dan sorgum bagi pelaku industri kecil dan menengah.

Pada awal September 2026, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bersama pemilik Morige juga meninjau pertanaman sorgum di Kabupaten Kupang sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara petani, bahan baku, pengolahan, dan pasar. Morige tercatat mengembangkan antara lain beras sorgum, tepung sorgum, serta produk cookies berbahan sorgum.

Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa hilirisasi membutuhkan kesinambungan. Ketersediaan bahan baku dari petani perlu bertemu dengan kemampuan pengolahan, inovasi produk, standar mutu, dan jaringan pemasaran sehingga manfaat ekonomi dapat kembali dirasakan di daerah.

Kolaborasi untuk Produk Pertanian yang Lebih Berdaya Saing

Kunjungan kerja ini sekaligus memperkuat pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem agribisnis di NTT. Pemerintah memiliki peran dalam fasilitasi dan pembangunan sektor pertanian, perguruan tinggi dapat mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, sedangkan pelaku usaha membantu membawa hasil pertanian menuju produk akhir dan pasar.

Penguatan hilirisasi juga menjadi salah satu arah pembangunan pertanian di NTT. Pendekatan dari hulu hingga hilir diharapkan dapat memperpendek rantai pasok, meningkatkan pemanfaatan hasil pertanian lokal, serta menciptakan produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Dengan semakin kuatnya keterhubungan antara petani, pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha, pengembangan produk pertanian NTT diharapkan tidak berhenti pada peningkatan produksi. Pertanian juga perlu tumbuh melalui inovasi, pengolahan, peningkatan mutu, dan perluasan pasar sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Nusa Tenggara Timur.

Post navigation

Previous Previous
Distan KP NTT Evaluasi Realisasi PAD Tiga Bulan Terakhir, Perkuat Langkah Optimalisasi
NextContinue
Distan KP NTT Perluas Bedeng Sayur, Optimalkan Pekarangan Kantor Jadi Lahan Produktif
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search