Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Jagung Kodi Utara Didorong Jadi Penopang Pasokan Pakan Ternak

June 18, 2026June 18, 2026 Artikel
Jagung Kodi Utara Didorong Jadi Penopang Pasokan Pakan Ternak

Kupang, 18 Juni 2026 – Pengembangan jagung Kodi Utara menjadi perhatian pemerintah untuk memperkuat produksi pertanian di Sumba Barat Daya. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT melakukan kunjungan langsung ke wilayah tersebut. Kunjungan ini dilakukan bersama Tim Pusat, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan NTT, dan Kepala SPP Lili NTT.

Rombongan meninjau hamparan jagung di Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.Kegiatan tersebut bertujuan memastikan perkembangan pertanaman jagung berjalan sesuai rencana produksi. Pada kesempatan itu, pemerintah memantau pertanaman jagung seluas 10.000 hektare.

Luas tersebut merupakan bagian dari total potensi pengembangan mencapai 20.000 hektare. Penanaman dilakukan secara bertahap agar ketersediaan produksi dapat terjaga sepanjang periode panen. Pola tanam bertahap juga mendukung stabilitas pasokan jagung bagi kebutuhan pasar.

Dengan cara ini, produksi tidak hanya bergantung pada satu masa panen besar. Hasil panen jagung dari wilayah tersebut telah memiliki jalur penyerapan yang jelas.Sejumlah offtaker turut menyerap hasil produksi petani dari kawasan Kodi Utara.

Beberapa offtaker tersebut antara lain Charoen Pokphand, Seger Agro, Wonokoyo, dan pembeli lokal. Selain diserap di tingkat lokal, jagung juga dipasarkan ke Surabaya. Pasar Surabaya menjadi salah satu tujuan penting untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak.

Volume pemasaran jagung mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 ton per bulan. Angka tersebut menunjukkan bahwa jagung Kodi Utara memiliki peran ekonomi yang semakin strategis. Ketersediaan lahan, dukungan pemerintah, dan keterlibatan offtaker menjadi modal penting pengembangan komoditas ini.

Kemitraan pasar juga memberi kepastian bagi petani dalam menjual hasil panen. Melalui pemantauan ini, pemerintah mendorong produksi jagung tetap berkelanjutan dan berorientasi pasar. Penguatan sektor jagung diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani dan mendukung kebutuhan pakan ternak nasional.

Post navigation

Previous Previous
Pabrik Chip Porang NTT di Waitabula Siapkan Ekspor ke Tiongkok
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search