Kunjungan Kerja Pertanian NTT Alor: Penguatan Petani Mandiri dan Budidaya Pepaya

Kupang, 17 Juni 2026 – Kunjungan Kerja Pertanian NTT Alor dilaksanakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT.
Kegiatan ini meninjau lahan petani mandiri di Desa Mola dan budidaya pepaya.
Lokasi lain berada di Kelurahan Welai Timur Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor.
Kunjungan ini didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Alor Bapak Rashid Miran.
Turut hadir Katim Kerja Penyuluhan serta para penyuluh pertanian lapangan.
Pendampingan dilakukan untuk memperkuat koordinasi program pertanian daerah.
Desa Mola memiliki potensi pertanian mandiri yang terus berkembang.
Petani mengembangkan sistem kebun campuran untuk meningkatkan ketahanan pangan.
Budidaya pepaya di Welai Timur menunjukkan peningkatan produktivitas lahan.

Program penyuluhan pertanian difokuskan pada peningkatan kapasitas petani lokal.
Inovasi pertanian diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas hortikultura.
Pemerintah daerah mendorong sinergi antara petani dan penyuluh pertanian.
Hasil kunjungan menjadi dasar evaluasi kebijakan sektor pertanian daerah.
Data lapangan digunakan untuk memperkuat perencanaan pembangunan pertanian berkelanjutan.
Kunjungan ini memperkuat komitmen pembangunan pertanian di Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan lapangan menekankan pentingnya adaptasi teknologi pertanian modern.
Petani didorong meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan sumber daya air.
Penguatan kelembagaan petani menjadi fokus utama pembangunan sektor pertanian.
Kolaborasi pemerintah dan masyarakat diharapkan meningkatkan produktivitas pertanian lokal.
Komoditas pepaya di Welai Timur memiliki potensi pasar yang berkembang.
Pengembangan hortikultura menjadi strategi peningkatan ekonomi masyarakat Alor.
Program pendampingan penyuluh memastikan keberlanjutan produksi pertanian daerah.
Hasil kunjungan diharapkan mempercepat transformasi pertanian berbasis inovasi.
Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat ketahanan pangan wilayah kepulauan NTT.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan pertanian Alor.
Fokus utama adalah peningkatan kesejahteraan petani melalui produktivitas berkelanjutan.
Kebijakan ini mendukung pembangunan ekonomi daerah berbasis pertanian.
