Kepala Dinas Pertanian NTT Hadiri Panen Raya Padi Tahun 2026 di Babau

Kupang, 02 Juni 2026 – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT menghadiri Panen Raya Padi Tahun 2026 di Kelurahan Babau. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, pada Selasa, 2 Juni 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Korem 161/Wira Sakti sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produksi padi. Panen raya ini juga menjadi ruang penguatan kerja sama lintas sektor.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah, TNI, petani, dan pemangku kepentingan memperkuat komitmen bersama. Tujuannya adalah mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional secara berkelanjutan.
Panen Raya Padi Tahun 2026 di Wilayah Korem 161/Wira Sakti
Panen Raya Padi Tahun 2026 dilaksanakan di area persawahan Kelurahan Babau. Lokasi kegiatan berada di wilayah Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Kegiatan dijadwalkan mulai pukul 09.00 Wita sampai selesai. Acara tersebut dipimpin oleh Danrem 161/Wira Sakti.
Kehadiran Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT menunjukkan dukungan pemerintah daerah. Dukungan ini penting dalam memperkuat produktivitas pertanian di Nusa Tenggara Timur.
Sinergi Pemerintah, TNI, dan Pemangku Kepentingan
Kegiatan panen raya ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan TNI. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung sektor pertanian.
Selain unsur pemerintah dan TNI, kegiatan ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Unsur yang diundang mencakup Forkopimda NTT, TNI, Polri, dan instansi terkait.
Undangan kegiatan juga mencakup Bupati Kupang, Kapolres Kupang, Camat Kupang Timur, serta Kapolsek Kupang Timur. Selain itu, hadir pula unsur pertanian, pangan, dan kelembagaan pendukung lainnya.
Dukungan terhadap Peningkatan Produksi Padi
Panen raya ini memiliki makna strategis bagi pembangunan pertanian di NTT. Padi merupakan komoditas penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Oleh karena itu, peningkatan produksi padi perlu didukung melalui kerja sama yang kuat. Dukungan tersebut meliputi pendampingan, koordinasi, dan penguatan peran petani.
Melalui Panen Raya Padi Tahun 2026, pemerintah daerah terus mendorong pertanian yang produktif. Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan pangan masyarakat.
Penguatan Ketahanan Pangan Daerah dan Nasional
Ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada hasil panen. Ketahanan pangan juga membutuhkan kerja sama antarinstansi dan dukungan berkelanjutan bagi petani.
Karena itu, kegiatan panen raya menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi. Pemerintah daerah, TNI, dan pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah secara lebih terarah.
Dengan adanya sinergi tersebut, sektor pertanian diharapkan semakin tangguh. Hasil akhirnya adalah peningkatan produksi, ketersediaan pangan, dan kesejahteraan petani.
Kesimpulan
Panen Raya Padi Tahun 2026 di Kelurahan Babau menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian. Kegiatan ini memperkuat kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTT, Korem 161/Wira Sakti, petani, dan pemangku kepentingan.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, peningkatan produksi padi dapat berjalan lebih optimal. Upaya ini sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan daerah dan nasional.
