Penanaman Benih Padi Inpari 32 di BBI Noelbaki Dukung Ketersediaan Benih Bermutu

Penanaman benih padi Inpari 32 dilaksanakan BBI Noelbaki pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat penyediaan benih padi bermutu bagi petani di Nusa Tenggara Timur.
Tahapan kegiatan diawali dengan pengolahan lahan sawah menggunakan traktor tangan. Penggunaan alat tersebut membantu mempercepat proses pembalikan tanah pada petakan yang telah ditentukan. Tanah kemudian digemburkan agar struktur lahan lebih baik dan mudah ditanami. Permukaan sawah juga diratakan untuk menjaga kedalaman air selama masa awal pertumbuhan tanaman.
Setelah lahan siap, bibit padi dipindahkan menuju area penanaman pada Blok 1. Penanaman dilakukan secara berkelompok agar pekerjaan berlangsung lebih cepat, tertib, dan terkoordinasi. Jarak tanam diperhatikan untuk memberikan ruang tumbuh yang cukup bagi setiap rumpun padi. Penataan tanaman yang baik dapat mendukung penyerapan unsur hara, cahaya, dan air secara lebih optimal.
Varietas Inpari 32 dipilih sebagai bagian dari pengembangan benih padi yang sesuai kebutuhan produksi. Varietas ini diharapkan menghasilkan pertumbuhan seragam serta mendukung produktivitas pertanian di wilayah Nusa Tenggara Timur. Seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan tahapan budidaya, mulai dari persiapan lahan hingga penanaman bibit.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas UPTD Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura dalam menyediakan benih sumber berkualitas. Ketersediaan benih bermutu sangat penting untuk membantu petani memperoleh hasil panen yang lebih baik. Melalui kegiatan ini, BBI Noelbaki memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan pertanian tanaman pangan daerah.
Pengolahan lahan dan penanaman juga menjadi dasar penting bagi keberhasilan tahapan pemeliharaan berikutnya. Tanaman akan dipantau secara berkala untuk memastikan pertumbuhan berjalan sehat dan seragam. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mendukung peningkatan produksi padi serta ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur.
