Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

BMKG: NTT Masih Dilanda Musim Kemarau, Waspadai Potensi Kebakaran Lahan pada 16–18 Oktober 2026

October 16, 2026October 16, 2026 Informasi

Powered By EmbedPress

KUPANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang merilis informasi peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlaku pada 16–18 Oktober 2026. Berdasarkan informasi yang diterbitkan pada Jumat (16/10/2026), tidak terdapat wilayah di NTT yang masuk kategori peringatan dini hujan sedang hingga ekstrem maupun angin kencang. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca kering yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Informasi tersebut berlaku mulai pukul 08.00 WITA hingga pukul 08.00 WITA pada hari berikutnya untuk setiap periode prakiraan. BMKG menjelaskan bahwa angin monsun timur masih aktif sehingga musim kemarau masih berlangsung di wilayah NTT.

Tidak Ada Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang

Berdasarkan laporan Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, seluruh kategori peringatan dini cuaca untuk tanggal 16, 17, dan 18 Oktober 2026 menunjukkan status NIL, yang berarti tidak terdapat wilayah yang masuk dalam kategori potensi cuaca ekstrem sebagaimana tercantum dalam buletin tersebut.

Kategori yang dimaksud meliputi status Waspada untuk hujan sedang hingga lebat, Siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat, Awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem, serta peringatan dini angin kencang.

Meski tidak terdapat peringatan dini pada kategori tersebut, kondisi ini bukan berarti seluruh wilayah NTT dipastikan bebas dari perubahan cuaca. Masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan informasi meteorologi, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Dalam prospek cuaca nasional periode 16–22 Oktober 2026, BMKG juga menjelaskan bahwa kondisi panas dan kering masih berlangsung di sebagian wilayah Indonesia, sementara hujan lokal tetap berpeluang terjadi.

Musim Kemarau, Petani Diimbau Waspada Kebakaran Lahan

Masih aktifnya angin monsun timur menjadi perhatian bagi masyarakat NTT, khususnya petani dan pelaku usaha pertanian yang menjalankan aktivitas di lahan terbuka.

BMKG mengingatkan bahwa angin yang bersifat kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Kondisi vegetasi yang mengering selama musim kemarau dapat memudahkan api menyebar, terutama apabila terjadi pembakaran terbuka yang tidak terkendali.

Sejalan dengan kondisi tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT mengajak masyarakat pertanian untuk memperhatikan langkah-langkah pencegahan, antara lain menghindari pembakaran lahan dan sisa tanaman secara sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan pertanian dari bahan yang mudah terbakar, serta memanfaatkan air secara efisien untuk kebutuhan budidaya.

Langkah antisipatif juga penting dilakukan melalui penyesuaian kegiatan pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman, dan pengelolaan sumber air sesuai dengan kondisi cuaca setempat.

BMKG dalam informasi cuaca nasional periode 13–19 Oktober 2026 turut menekankan pentingnya penghematan air dan pencegahan kebakaran hutan serta lahan di tengah kondisi kering yang masih berlangsung.

Informasi Cuaca Mendukung Keberlanjutan Pertanian NTT

Pemanfaatan informasi cuaca menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim, khususnya di NTT yang memiliki karakteristik wilayah dengan musim kemarau cukup panjang.

Bagi petani, informasi cuaca dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan waktu pengolahan lahan, menyusun pola tanam, mengatur kebutuhan pengairan, serta mengantisipasi risiko yang dapat mengganggu produktivitas pertanian.

Ketersediaan informasi meteorologi yang akurat juga mendukung koordinasi antara pemerintah, petani, penyuluh pertanian, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan daerah.

Melalui peningkatan kewaspadaan dan pemanfaatan informasi cuaca secara berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko kebakaran lahan, menjaga sumber daya pertanian, serta mendukung penguatan ketahanan pangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Masyarakat dapat mengikuti pembaruan prakiraan dan peringatan dini cuaca melalui situs resmi BMKG, aplikasi Info BMKG, serta kanal informasi resmi Stasiun Meteorologi El Tari Kupang.

Post navigation

Previous Previous
Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, DistanKP NTT dan TP PKK Gelar Gerakan Menanam
NextContinue
Buletin Klimatologi BMKG Edisi Oktober 2026
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search