Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Kelompok Tani Bea Noang Manfaatkan RMU Kapasitas 5 Ton untuk Pengembangan Beras di Manggarai Timur

October 13, 2026October 13, 2026 Artikel
Kelompok Tani Bea Noang Manfaatkan RMU Kapasitas 5 Ton untuk Pengembangan Beras di Manggarai Timur

Manggarai Timur, NTT – Kelompok Tani Bea Noang di Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, terus mengoptimalkan pemanfaatan bantuan pemerintah berupa Rice Milling Unit (RMU) atau mesin penggilingan padi untuk mendukung pengolahan hasil panen petani. Mesin bantuan Tahun Anggaran 2023 yang dilaporkan memiliki kapasitas 5 ton tersebut turut dimanfaatkan dalam pengolahan beras varietas Membramo, sekaligus mendukung arah pengembangan beras premium melalui program BERAS KITA.

Pemanfaatan sarana penggilingan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kegiatan pascapanen di tingkat kelompok tani. Dengan tersedianya mesin penggilingan di dekat sentra produksi, petani memiliki akses yang lebih mudah untuk mengolah gabah menjadi beras tanpa harus sepenuhnya bergantung pada layanan penggilingan di luar wilayah.

Keberadaan RMU juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses pengolahan hasil pertanian, memperpendek rantai pascapanen, serta membuka peluang peningkatan nilai tambah produk beras yang dihasilkan masyarakat.

Pengolahan Beras Membramo Didukung RMU Kapasitas 5 Ton

Salah satu hasil pengolahan yang diperlihatkan dalam dokumentasi Kelompok Tani Bea Noang adalah beras varietas Membramo. Varietas ini merupakan salah satu varietas padi yang telah dikenal dalam pengembangan tanaman pangan di Indonesia.

Berdasarkan publikasi Kementerian Pertanian, Membramo termasuk varietas padi yang dilepas pada tahun 1995 dan dikenal memiliki karakteristik mutu beras yang baik. Varietas ini menjadi salah satu pilihan dalam pengembangan produksi padi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Dukungan RMU berkapasitas 5 ton menjadi sarana penting bagi kelompok tani dalam mengembangkan kegiatan pengolahan gabah. Melalui proses penggilingan yang tepat, kualitas fisik beras diharapkan dapat lebih terjaga sehingga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Selain menghasilkan beras untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, penguatan kegiatan pascapanen juga memberikan kesempatan bagi kelompok tani untuk meningkatkan kualitas dan daya saing hasil pertanian lokal.

Potensi 135 Hektare Sawah Dukung Program BERAS KITA

Desa Watu Mori memiliki potensi lahan sawah seluas sekitar 135 hektare yang menjadi salah satu sumber produksi padi masyarakat. Dari total luasan tersebut, sekitar 5 hektare merupakan lokasi pertanaman padi yang dilaporkan dalam kegiatan pemantauan.

Potensi lahan sawah tersebut menjadi modal penting dalam mendukung ketersediaan bahan baku bagi pengolahan beras di tingkat kelompok tani. Ketersediaan produksi yang berkelanjutan juga menjadi faktor pendukung dalam pengembangan usaha penggilingan dan pemasaran hasil pertanian.

Pemanfaatan RMU oleh Kelompok Tani Bea Noang turut mendukung arah pengembangan beras premium melalui program BERAS KITA, yang dalam laporan kegiatan disebut sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur.

Pengembangan beras premium tidak hanya memerlukan dukungan sarana penggilingan, tetapi juga pengelolaan budidaya, penanganan panen, pengeringan gabah, serta proses pengolahan yang memperhatikan standar mutu beras.

Dengan dukungan sarana pertanian dan potensi produksi padi yang tersedia, kelompok tani diharapkan mampu mengembangkan pengolahan hasil panen secara bertahap sehingga menghasilkan produk beras yang semakin berkualitas dan memiliki peluang pasar lebih luas.

Penguatan sektor pascapanen ini juga menjadi bagian dari upaya pembangunan pertanian di Nusa Tenggara Timur yang mengedepankan efisiensi rantai produksi, pemanfaatan teknologi pertanian, serta peningkatan nilai tambah komoditas lokal.

Melalui pemanfaatan bantuan pemerintah secara berkelanjutan dan kerja sama antara petani, kelompok tani, serta pemerintah daerah, pengembangan beras lokal di Desa Watu Mori diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Manggarai Timur dan Provinsi NTT.

Post navigation

Previous Previous
Diseminasi Pangan Fungsional di NTT, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Stunting
NextContinue
Dukung Target Program Strategis Kementan, NTT Perkuat Koordinasi Data Pertanian
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search