Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Usman Husin dan Bupati Sumba Timur Bahas Penguatan Pertanian, Alsintan hingga Pupuk Jadi Perhatian

August 15, 2026August 15, 2026 Artikel
Usman Husin dan Bupati Sumba Timur Bahas Penguatan Pertanian, Alsintan hingga Pupuk Jadi Perhatian

Penguatan sektor pertanian menjadi perhatian dalam pertemuan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, bersama Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, di Rumah Jabatan Bupati Sumba Timur, Waingapu, Rabu (12/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah kebutuhan strategis untuk mendukung produktivitas petani di Kabupaten Sumba Timur, mulai dari alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit produktif, pupuk, hingga fasilitas penunjang sektor pertanian.

Pembahasan ini dinilai penting mengingat sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama kehidupan masyarakat Sumba Timur. Ketersediaan sarana produksi dan peralatan pertanian menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Usman Husin mengatakan, kebutuhan pertanian di Sumba Timur perlu mendapat perhatian secara menyeluruh, tidak hanya pada satu aspek.

“Yang kita bicarakan adalah bagaimana kebutuhan petani Sumba Timur bisa kita dukung secara lebih lengkap. Bukan hanya alat dan mesin pertanian, tetapi juga bibit, pupuk dan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Usman.

Menurutnya, bantuan pertanian harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan demikian, program yang diberikan tidak sekadar menjadi bantuan, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kapasitas produksi petani.

Salah satu perhatian dalam pembahasan tersebut adalah kebutuhan alsintan. Mekanisasi dinilai penting untuk membantu petani mengolah lahan secara lebih cepat dan efisien, terutama di wilayah dengan hamparan pertanian yang luas.

Dalam rangkaian kunjungannya di Sumba Timur, Usman sebelumnya juga telah menyerahkan bantuan traktor roda empat kepada kelompok tani di wilayah Lewa.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat mekanisasi pertanian dan membantu petani dalam mengolah lahan.

Usman menegaskan, dukungan terhadap petani harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kalau kita ingin pertanian semakin produktif, maka sarana pendukungnya harus diperkuat. Petani membutuhkan alat untuk mengolah lahan, membutuhkan bibit yang baik, pupuk dan fasilitas lainnya,” katanya.

Sementara itu, pertemuan dengan Bupati Sumba Timur menjadi ruang untuk menyelaraskan kebutuhan daerah dengan program yang dapat diperjuangkan melalui pemerintah pusat.

Usman mengatakan, pemerintah daerah memiliki gambaran yang lebih dekat mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, komunikasi dengan pemerintah daerah penting agar aspirasi yang dibawa ke tingkat pusat memiliki dasar kebutuhan yang jelas.

“Kita perlu komunikasi dengan pemerintah daerah supaya apa yang diperjuangkan ke pusat benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali menyambut baik komunikasi tersebut. Penguatan sektor pertanian dinilai membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI dan pemerintah pusat, terutama dalam pemenuhan sarana produksi serta fasilitas pendukung bagi petani.

Pertemuan itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Usman Husin di Sumba Timur untuk menyerap dan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat.

Dari alsintan, bibit produktif, pupuk hingga fasilitas pertanian, berbagai kebutuhan tersebut menjadi perhatian bersama untuk memperkuat sektor pertanian Sumba Timur.

Usman menegaskan komitmennya untuk terus membawa kebutuhan masyarakat daerah ke tingkat pemerintah pusat.

“Selama itu menjadi kebutuhan masyarakat dan bisa kita perjuangkan, tentu akan kita perjuangkan,” tegasnya.

Dengan sinergi pemerintah daerah dan dukungan perjuangan di tingkat pusat, penguatan sektor pertanian Sumba Timur diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan petani.

Sumber: Jarakpos.com

Post navigation

Previous Previous
Dari Lahan Kering Menuju Lumbung Pangan, NTT Genjot Revolusi Jagung dan Bawang Merah
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search