{"id":5295,"date":"2025-05-10T19:35:00","date_gmt":"2025-05-10T11:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?p=5295"},"modified":"2025-05-15T10:23:51","modified_gmt":"2025-05-15T02:23:51","slug":"menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/","title":{"rendered":"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"573\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-5297\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43-300x183.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43-768x468.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tengah memacu langkah menuju swasembada pangan, sebagai bagian dari implementasi visi besar nasional Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran serta Dasa Cita Gubernur Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.Salah satu fokus utamanya adalah penguatan produksi padi dan jagung sebagai komoditas utama dalam menciptakan ketahanan pangan di wilayah kepulauan ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Defisit Beras Capai 239 Ribu Ton<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, mengungkapkan bahwa menurut data BPS tahun 2024, luas panen padi di NTT mencapai 168.727 hektare, dari potensi luas baku sawah sebesar 176.693 hektare.<\/p>\n\n\n\n<p>Produksi gabah kering giling (GKG) sebesar 707.793 ton, atau setara dengan 414.576 ton beras. Angka ini masih defisit 239.224 ton, mengingat kebutuhan beras tahunan NTT mencapai 653.800 ton.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKondisi ini mendorong kami untuk menyusun strategi menyeluruh demi mencapai swasembada pangan, khususnya beras,\u201d ujar Joaz.<\/p>\n\n\n\n<p>Tiga Strategi Utama: Intensifikasi, Ekstensifikasi, Diversifikasi, Untuk menutup defisit dan menuju surplus, Joaz memaparkan tiga pendekatan utama:<\/p>\n\n\n\n<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Intensifikasi<\/p>\n\n\n\n<p>     \u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Meningkatkan indeks pertanaman padi dari 1 kali tanam menjadi 2\u20133 kali tanam per tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>     \u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Optimalisasi jaringan irigasi sesuai Inpres No.1 Tahun 2025.<\/p>\n\n\n\n<p>     \u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Modernisasi pertanian lewat alsintan, benih unggul, pengawalan penyuluh, dan penguatan kapasitas petani.<\/p>\n\n\n\n<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Ekstensifikasi<\/p>\n\n\n\n<p>      \u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Perluasan areal tanam melalui cetak sawah rakyat dan pemanfaatan lahan kering atau tumpangsari di perkebunan untuk padi gogo.<\/p>\n\n\n\n<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Diversifikasi<\/p>\n\n\n\n<p>      \u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mendorong pengembangan pangan lokal sebagai alternatif beras, demi menciptakan pola konsumsi beragam dan sehat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Fokus Wilayah Kepulauan dan Pentahelix<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Upaya mandiri pangan juga menyasar wilayah kepulauan seperti Alor, Rote, Sabu, dan Lembata yang selama ini bergantung pada pasokan dari daratan. Produksi lokal diharapkan mengurangi risiko inflasi dan ketimpangan distribusi saat musim hujan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mewujudkan cita-cita ini, Joaz menekankan pentingnya keterlibatan pentahelix: TNI\/Polri, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan (SMA, SMK, dan perguruan tinggi), serta sektor swasta dan media sebagai mitra pembangunan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Target 2026: Surplus Beras untuk NTT<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan sarana prasarana, Pemerintah Provinsi NTT optimis bahwa pada <strong>tahun 2026<\/strong>, provinsi ini akan mencatat <strong>luas panen 288.890 hektare<\/strong>, produksi GKG sebesar <strong>1.266.770 ton<\/strong>, dan <strong>produksi beras setara 707.806 ton <\/strong>\u2014 yang artinya NTT <strong>tidak lagi defisit, bahkan mengalami surplus beras<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cLangkah ini bukan hanya soal pangan, tapi soal harga diri dan kemandirian daerah,\u201d tutup Joaz.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/www.ntthits.com\/humaniora\/57715125382\/menuju-swasembada-pangan-ntt-targetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci?page=2\">Menuju Swasembada Pangan: NTT Targetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci &#8211; NTT Hits &#8211; Halaman 2<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tengah memacu langkah menuju swasembada pangan, sebagai bagian dari implementasi visi besar nasional Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran serta Dasa Cita Gubernur Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.Salah satu fokus utamanya adalah penguatan produksi padi dan jagung sebagai komoditas utama dalam menciptakan ketahanan pangan di wilayah kepulauan ini.<br \/>\nPlt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, mengungkapkan bahwa menurut data BPS tahun 2024, luas panen padi di NTT mencapai 168.727 hektare, dari potensi luas baku sawah sebesar 176.693 hektare.<br \/>\nProduksi gabah kering giling (GKG) sebesar 707.793 ton, atau setara dengan 414.576 ton beras. Angka ini masih defisit 239.224 ton, mengingat kebutuhan beras tahunan NTT mencapai 653.800 ton.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5297,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-5295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tengah memacu langkah menuju swasembada pangan, sebagai bagian dari implementasi visi besar nasional Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran serta Dasa Cita Gubernur Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.Salah satu fokus utamanya adalah penguatan produksi padi dan jagung sebagai komoditas utama dalam menciptakan ketahanan pangan di wilayah kepulauan ini. Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, mengungkapkan bahwa menurut data BPS tahun 2024, luas panen padi di NTT mencapai 168.727 hektare, dari potensi luas baku sawah sebesar 176.693 hektare. Produksi gabah kering giling (GKG) sebesar 707.793 ton, atau setara dengan 414.576 ton beras. Angka ini masih defisit 239.224 ton, mengingat kebutuhan beras tahunan NTT mencapai 653.800 ton.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-10T11:35:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-15T02:23:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"940\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"573\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"distankp Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"distankp Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/\"},\"author\":{\"name\":\"distankp Admin\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\"},\"headline\":\"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci\",\"datePublished\":\"2025-05-10T11:35:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-15T02:23:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/\"},\"wordCount\":426,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/\",\"name\":\"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png\",\"datePublished\":\"2025-05-10T11:35:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-15T02:23:51+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png\",\"width\":940,\"height\":573},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"description\":\"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"width\":500,\"height\":79,\"caption\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\",\"name\":\"distankp Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"distankp Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\"],\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","og_description":"Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tengah memacu langkah menuju swasembada pangan, sebagai bagian dari implementasi visi besar nasional Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran serta Dasa Cita Gubernur Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.Salah satu fokus utamanya adalah penguatan produksi padi dan jagung sebagai komoditas utama dalam menciptakan ketahanan pangan di wilayah kepulauan ini. Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, mengungkapkan bahwa menurut data BPS tahun 2024, luas panen padi di NTT mencapai 168.727 hektare, dari potensi luas baku sawah sebesar 176.693 hektare. Produksi gabah kering giling (GKG) sebesar 707.793 ton, atau setara dengan 414.576 ton beras. Angka ini masih defisit 239.224 ton, mengingat kebutuhan beras tahunan NTT mencapai 653.800 ton.","og_url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/","og_site_name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","article_published_time":"2025-05-10T11:35:00+00:00","article_modified_time":"2025-05-15T02:23:51+00:00","og_image":[{"width":940,"height":573,"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png","type":"image\/png"}],"author":"distankp Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"distankp Admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/"},"author":{"name":"distankp Admin","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649"},"headline":"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci","datePublished":"2025-05-10T11:35:00+00:00","dateModified":"2025-05-15T02:23:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/"},"wordCount":426,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/","name":"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png","datePublished":"2025-05-10T11:35:00+00:00","dateModified":"2025-05-15T02:23:51+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#primaryimage","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png","width":940,"height":573},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menuju-swasembada-pangan-ntt-argetkan-surplus-beras-pada-2026-sinergi-komoditi-padi-dan-jagung-jadi-kunci\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menuju Swasembada Pangan: NTT argetkan Surplus Beras pada 2026, Sinergi Komoditi Padi dan Jagung Jadi Kunci"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","description":"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan","publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","width":500,"height":79,"caption":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649","name":"distankp Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","caption":"distankp Admin"},"sameAs":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web"],"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png",940,573,false],"landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png",940,573,false],"portraits":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png",940,573,false],"thumbnail":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43-300x183.png",300,183,true],"large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png",940,573,false],"1536x1536":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png",940,573,false],"2048x2048":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png",940,573,false],"ultp_layout_landscape_large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43.png",940,573,false],"ultp_layout_landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43-870x570.png",870,570,true],"ultp_layout_portrait":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43-600x573.png",600,573,true],"ultp_layout_square":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-43-600x573.png",600,573,true]},"rttpg_author":{"display_name":"distankp Admin","author_link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kategori\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","rttpg_excerpt":"Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tengah memacu langkah menuju swasembada pangan, sebagai bagian dari implementasi visi besar nasional Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran serta Dasa Cita Gubernur Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.Salah satu fokus utamanya adalah penguatan produksi padi dan jagung sebagai komoditas utama dalam menciptakan ketahanan&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5295"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5295\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5298,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5295\/revisions\/5298"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}