{"id":5925,"date":"2025-07-19T10:00:00","date_gmt":"2025-07-19T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?p=5925"},"modified":"2025-07-22T15:44:54","modified_gmt":"2025-07-22T07:44:54","slug":"brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/","title":{"rendered":"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengolah lahan tandus butuh kerja keras dan kreativitas. Banyak lahan di Timor menanti digarap.<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Suhu berkisar 34 derajat celsius menikam kepala saat berjalan membelah semak belukar yang meranggas. Jumat (18\/7\/2025) itu, tanah Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur menunjukkan jati dirinya ketika musim kemarau datang: kerontang.<\/p>\n\n\n\n<p>Berharap kemarau basah membawa sedikit titik air pun tak banyak menyelamatkan lahan kering di tanah berkapur itu. Tanaman menyerah, menguning, lalu menanti tersulut api dan terbakar. Siklus rutin yang terjadi setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Daratan itu bakal menghijau lagi pada Desember jika musim hujan datang tepat waktu. Beberapa tahun belakangan, musim hujan sudah bergeser sebagai dampak perubahan iklim akibat pemanasan global tiga dekade terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Kini, di tengah hamparan lahan tandus itu terlihat hamparan tanaman menghijau dalam areal sekitar 10.000 meter persegi. Hamparan hijau itu berada di Desa Tanah Putih, Kabupaten Kupang. Kesegaran itu hadir berkat tangan Ajun Inspektur Dua Benny Sem Meni, anggota Satuan Brigade Mobil Polda NTT. Ia bersetia membangun pertanian hortikultura di wilayah itu.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"705\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-32.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-5926\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-32.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-32-300x225.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-32-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Lahan tandus diolah menjadi kebun hortikultura di Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Jumat (18\/7\/2025). Lahan itu oleh Ajun Inspektur Dua Benny Sem Meni, anggota Brimob Polda NTT. (KOMPAS\/FRANSISKUS PATI HERIN)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sawi, kangkung, dan beberapa jenis tanaman hortikultura sudah tumbuh dengan umur bervariasi. Beberapa bedeng menanti datang hari panen. Di bedeng yang lain, sedang ditanami. Waktu tanam diatur agar panen berkelanjutan. Kangkung, misalnya, tiga minggu sudah bisa dipanen.<\/p>\n\n\n\n<p>Areal tanaman berupa lapangan terbuka itu produktif ketika musim kemarau. Saat musim hujan, budidaya tanaman hortikultura bakal gagal karena kelebihan air. \u201dKarena itu, butuh pengadaan terpal bening, tapi saya masih kumpul modal dulu,\u201d ucap Benny.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sudut lahan, mesin pompa air terus menyedot air dari sumur bor berkedalaman 12 meter. Setiap hari, tanaman disiram paling lama 4 jam tergantung umur tanaman dan tingkat kelembaban tanah. Kondisi tanah Pulau Timor yang berkapur dengan panas terik cukup boros air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menyulap lahan tandus&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Lahan yang diolah Benny dulunya tandus dan jauh dari sumber air. Warga sekitar biasanya menjadikannya tempat mencari kayu bakar. Ketika musim hujan, mereka menggembalakan ternak sapi di sana. Tak ada yang melirik untuk mengolahnya karena tidak ada akses jalan ke sana.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"705\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-33.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-5927\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-33.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-33-300x225.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-33-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Proses penanaman sayur di Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18\/7\/2025). (KOMPAS\/FRANSISKUS PATI HERIN)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Setelah membeli lahan tersebut, Benny awalnya menanam jagung sekali dalam setahun. Ia kemudian memutuskan budidaya hortikultura karena prospek ekonomi menjanjikan. Perputaran uang dari bisnis tersebut lebih cepat dan berlipat ganda dalam waktu singkat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ia mempekerjakan 14 warga lokal dengan sistem bagi hasil. Di luar jam dinas, ia ikut bekerja dan mencari pasar di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Banyak pedagang datang ke kebun untuk memborong sayuran.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar laku di pasar, Benny menciptakan diferensiasi. Fokusnya produk hortikultura berbasis organik. Ia tidak menggunakan pupuk kimia, melainkan pupuk dari kotoran sapi yang banyak bertebaran di dekat kebun. Ia memberdayakan warga lokal untuk menyiapkan pupuk kandang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201dKami memilih pertanian organik karena saat ini pasarnya cukup besar. Banyak kalangan menengah ke atas yang memilih makan sayur organik demi kesehatan,\u201d kata Benny. Kini ia mengelola 42 bedeng tanaman sayur.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"423\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-34.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-5928\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-34.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-34-300x135.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-34-768x346.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Kepala Polda Nusa Tenggara Timur Inspektur Jenderal Rudi Darmoko (KOMPAS\/FRANSISKUS PATI HERIN)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Polri untuk masyarakat&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kepala Polda NTT Inspektur Jenderal Rudi Darmoko yang dihubungi secara terpisah mengapresiasi dan memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada Benny atas dedikasi dan inovasi dalam mendukung ketahanan pangan. Benny dianggap sosok pekerja keras dan memiliki kreativitas tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Rudi, inisiatif Benny sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto melalui Makan Bergizi Gratis. Pasokan sayur segar dari lokal ikut mendukung program tersebut. Benny juga dinilai memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201dIni adalah bukti bahwa anggota Polri tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan dan solusi bagi berbagai tantangan sosial. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh personel jajaran Polda NTT. Sejatinya, Polri untuk masyarakat,\u201d kata Rudi berharap.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan NTT Joaz Umbu Wanda mengatakan, budidaya tanaman hortikultura banyak digeluti karena perputaran uang yang berlangsung cepat. \u201dDua sampai tiga minggu sudah menghasilkan uang,\u201d kata Joaz.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"705\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-5929\" style=\"width:940px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35-300x225.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Ajun Inspektur Dua Benny Sem Meni (kiri) dan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan NTT Joaz Umbu Wanda. (KOMPAS\/FRANSISKUS PATI HERIN)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Menurutnya, pertumbuhan ekonomi NTT dominan disokong sektor pertanian dan tanaman pangan. Tanaman hortikultura menyumbang kontribusi paling besar. Hortikultura terdiri atas tanaman sayuran, buah, dan tanaman obatan. Total rumah tangga petani di NTT sebanyak 1,46 juta.<\/p>\n\n\n\n<p>Sentra tanaman hortikultura di NTT tersebar di Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Belu, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya. \u201dCabai di Kabupaten Belu sebagian diekspor ke Timor Leste,\u201d ucap Joaz.<\/p>\n\n\n\n<p>Di NTT masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan untuk pertanian. Tengoklah pada cerita Benny, seorang anggota brigade mobil yang menyulap lahan tandus menjadi kebun hortikultura yang produktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/www.kompas.id\/artikel\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\">https:\/\/www.kompas.id\/artikel\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suhu berkisar 34 derajat celsius menikam kepala saat berjalan membelah semak belukar yang meranggas. Jumat (18\/7\/2025) itu, tanah Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur menunjukkan jati dirinya ketika musim kemarau datang: kerontang.<\/p>\n<p>Berharap kemarau basah membawa sedikit titik air pun tak banyak menyelamatkan lahan kering di tanah berkapur itu. Tanaman menyerah, menguning, lalu menanti tersulut api dan terbakar. Siklus rutin yang terjadi setiap tahun.<\/p>\n<p>Daratan itu bakal menghijau lagi pada Desember jika musim hujan datang tepat waktu. Beberapa tahun belakangan, musim hujan sudah bergeser sebagai dampak perubahan iklim akibat pemanasan global tiga dekade terakhir.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5929,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-5925","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0 - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0 - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Suhu berkisar 34 derajat celsius menikam kepala saat berjalan membelah semak belukar yang meranggas. Jumat (18\/7\/2025) itu, tanah Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur menunjukkan jati dirinya ketika musim kemarau datang: kerontang. Berharap kemarau basah membawa sedikit titik air pun tak banyak menyelamatkan lahan kering di tanah berkapur itu. Tanaman menyerah, menguning, lalu menanti tersulut api dan terbakar. Siklus rutin yang terjadi setiap tahun. Daratan itu bakal menghijau lagi pada Desember jika musim hujan datang tepat waktu. Beberapa tahun belakangan, musim hujan sudah bergeser sebagai dampak perubahan iklim akibat pemanasan global tiga dekade terakhir.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-19T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-22T07:44:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"940\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"705\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"distankp Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"distankp Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/\"},\"author\":{\"name\":\"distankp Admin\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\"},\"headline\":\"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0\",\"datePublished\":\"2025-07-19T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-22T07:44:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/\"},\"wordCount\":793,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/\",\"name\":\"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0 - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png\",\"datePublished\":\"2025-07-19T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-22T07:44:54+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png\",\"width\":940,\"height\":705},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"description\":\"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"width\":500,\"height\":79,\"caption\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\",\"name\":\"distankp Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"distankp Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\"],\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0 - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0 - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","og_description":"Suhu berkisar 34 derajat celsius menikam kepala saat berjalan membelah semak belukar yang meranggas. Jumat (18\/7\/2025) itu, tanah Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur menunjukkan jati dirinya ketika musim kemarau datang: kerontang. Berharap kemarau basah membawa sedikit titik air pun tak banyak menyelamatkan lahan kering di tanah berkapur itu. Tanaman menyerah, menguning, lalu menanti tersulut api dan terbakar. Siklus rutin yang terjadi setiap tahun. Daratan itu bakal menghijau lagi pada Desember jika musim hujan datang tepat waktu. Beberapa tahun belakangan, musim hujan sudah bergeser sebagai dampak perubahan iklim akibat pemanasan global tiga dekade terakhir.","og_url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/","og_site_name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","article_published_time":"2025-07-19T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-07-22T07:44:54+00:00","og_image":[{"width":940,"height":705,"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png","type":"image\/png"}],"author":"distankp Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"distankp Admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/"},"author":{"name":"distankp Admin","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649"},"headline":"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0","datePublished":"2025-07-19T02:00:00+00:00","dateModified":"2025-07-22T07:44:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/"},"wordCount":793,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/","name":"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0 - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png","datePublished":"2025-07-19T02:00:00+00:00","dateModified":"2025-07-22T07:44:54+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#primaryimage","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png","width":940,"height":705},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/brigade-penyulap-lahan-tandus-di-timor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Brigade Penyulap Lahan Tandus di Timor\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","description":"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan","publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","width":500,"height":79,"caption":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649","name":"distankp Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","caption":"distankp Admin"},"sameAs":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web"],"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png",940,705,false],"landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png",940,705,false],"portraits":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png",940,705,false],"thumbnail":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35-300x225.png",300,225,true],"large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png",940,705,false],"1536x1536":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png",940,705,false],"2048x2048":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png",940,705,false],"ultp_layout_landscape_large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35.png",940,705,false],"ultp_layout_landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35-870x570.png",870,570,true],"ultp_layout_portrait":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35-600x705.png",600,705,true],"ultp_layout_square":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-35-600x600.png",600,600,true]},"rttpg_author":{"display_name":"distankp Admin","author_link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kategori\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","rttpg_excerpt":"Suhu berkisar 34 derajat celsius menikam kepala saat berjalan membelah semak belukar yang meranggas. Jumat (18\/7\/2025) itu, tanah Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur menunjukkan jati dirinya ketika musim kemarau datang: kerontang. Berharap kemarau basah membawa sedikit titik air pun tak banyak menyelamatkan lahan kering di tanah berkapur itu. Tanaman menyerah, menguning, lalu menanti tersulut&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5925","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5925"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5925\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5934,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5925\/revisions\/5934"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5925"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5925"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5925"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}