{"id":6583,"date":"2025-09-19T20:34:00","date_gmt":"2025-09-19T12:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?p=6583"},"modified":"2025-09-20T19:38:52","modified_gmt":"2025-09-20T11:38:52","slug":"menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/","title":{"rendered":"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"543\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6585\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18-300x173.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18-768x444.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Kupang, NTT<\/strong>&nbsp;\u2013 Ancaman penyakit darah yang melanda tanaman pisang kapuk, salah satu komoditas unggulan dan plasma nutfah khas Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong para ahli dan praktisi pertanian untuk bergerak cepat. Jawabannya hadir dari dalam negeri sendiri, melalui sebuah inovasi berbasis sains:&nbsp;<strong>teknik kultur jaringan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Inisiatif strategis ini dipelopori oleh UPTD Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata dari&nbsp;<strong>Kegiatan Praktisi Mengajar Kelas Bioteknologi Pertanian<\/strong>&nbsp;yang sebelumnya digelar pada akhir September 2022 silam, bekerja sama dengan Pakar Bioteknologi dari P4S V&amp;M,&nbsp;<strong>Ir. Pranowo Singgihsandjojo<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Acara pelatihan yang berlangsung via Zoom dan praktik langsung di Laboratorium Hayati Kupang itu rupanya telah membuka wawasan dan membangkitkan semangat baru. Tidak berhenti pada teori, tim Laboratorium Hayati yang berada di bawah pimpinan\u00a0<strong>Ir. Maria I. R. Manek,\u00a0<a href=\"https:\/\/m.sc\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">M.Sc<\/a><\/strong>\u00a0(Kepala UPTD) dan\u00a0<strong>Corry Nai Ulu, SP.,\u00a0M.Si<\/strong>\u00a0(Penanggung Jawab Laboratorium), bersama dengan CPNS POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan), langsung mempraktikkan ilmu yang didapat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pisang Kapuk sebagai Fokus Utama<\/strong><\/h4>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"854\" height=\"378\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-20.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6587\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-20.png 854w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-20-300x133.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-20-768x340.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>pengambilan material pisang<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Mengapa pisang kapuk? Varietas pisang ini tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merupakan bagian dari warisan biodiversitas (plasma nutfah) NTT yang sangat berharga. Serangan penyakit darah, yang menyebabkan tanaman layu dan mati, telah mengancam kelestariannya. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin pisang kapuk akan menuju kepunahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kultur jaringan menawarkan solusi yang elegan. Teknik ini memungkinkan perbanyakan tanaman dalam jumlah besar, seragam, dan bebas penyakit dalam waktu yang relatif singkat. Dengan mengambil sedikit bagian jaringan (eksplan) dari tanaman induk yang sehat, para peneliti dapat menumbuhkannya dalam media steril di laboratorium untuk menghasilkan ratusan bahkan ribuan bibit baru.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"907\" height=\"404\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-22.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6589\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-22.png 907w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-22-300x134.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-22-768x342.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 907px) 100vw, 907px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">pembuatan media kultur<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Langkah Awal untuk Masa Depan yang Berkelanjutan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>\u201cIni adalah langkah awal yang sangat penting. Kami belajar, mempraktikkan, dan berkomitmen untuk terus mengembangkan teknik ini,\u201d ujar Ibu Dewi. Proses yang dimulai dengan pisang kapuk ini diharapkan dapat menjadi pilot project untuk menyelamatkan berbagai plasma nutfah pertanian dan perkebunan lain khas NTT yang juga terancam.<\/p>\n\n\n\n<p>Dukungan dari seluruh pihak, termasuk tenaga muda seperti CPNS POPT, menunjukkan adanya regenerasi dan transfer ilmu yang berkesinambungan. Kolaborasi antara akademisi, praktisi ahli (P4S V&amp;M Biotech), dan pemerintah (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT) melalui UPTD PKDLHP ini menjadi formula sukses untuk menghadapi tantangan pertanian modern.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan semangat \u201cbelajar dan seterusnya\u201d, Laboratorium Hayati Kupang tidak hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi sedang menorehkan sejarah untuk menjaga warisan alam NTT agar tetap hidup dan menghidupi generasi mendatang. Upaya ini adalah bukti nyata bahwa sains dan teknologi, ketika diterapkan dengan tepat, dapat menjadi senjata ampuh untuk melestarikan kekayaan biodiversitas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>#KulturJaringanNTT#SelamatkanPisangKapuk#BioteknologiUntukNTT#PlasmaNutfahNTT<br>#PertanianModernNTT#InovasiPertanian#LaboratoriumHayatiKupang#PisangKapokNTT#PertanianBerkelanjutan#DistanpangNTT#POPTNTT#P4SVMBiotech#KedaulatanPanganNTT#LestarikanBudidaya#CPNSHebatNTT<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ancaman penyakit darah yang melanda tanaman pisang kapuk, salah satu komoditas unggulan dan plasma nutfah khas Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong para ahli dan praktisi pertanian untuk bergerak cepat. Jawabannya hadir dari dalam negeri sendiri, melalui sebuah inovasi berbasis sains:\u00a0teknik kultur jaringan.<\/p>\n<p>Inisiatif strategis ini dipelopori oleh UPTD Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata dari\u00a0Kegiatan Praktisi Mengajar Kelas Bioteknologi Pertanian\u00a0yang sebelumnya digelar pada akhir September 2022 silam, bekerja sama dengan Pakar Bioteknologi dari P4S V&#038;M,\u00a0Ir. Pranowo Singgihsandjojo.<\/p>\n<p>Acara pelatihan yang berlangsung via Zoom dan praktik langsung di Laboratorium Hayati Kupang itu rupanya telah membuka wawasan dan membangkitkan semangat baru. Tidak berhenti pada teori, tim Laboratorium Hayati yang berada di bawah pimpinan\u00a0Ir. Maria I. R. Manek,\u00a0M.Sc\u00a0(Kepala UPTD) dan\u00a0Corry Nai Ulu, SP.,\u00a0M.Si\u00a0(Penanggung Jawab Laboratorium), bersama dengan CPNS POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan), langsung mempraktikkan ilmu yang didapat.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6585,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-6583","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ancaman penyakit darah yang melanda tanaman pisang kapuk, salah satu komoditas unggulan dan plasma nutfah khas Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong para ahli dan praktisi pertanian untuk bergerak cepat. Jawabannya hadir dari dalam negeri sendiri, melalui sebuah inovasi berbasis sains:\u00a0teknik kultur jaringan. Inisiatif strategis ini dipelopori oleh UPTD Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata dari\u00a0Kegiatan Praktisi Mengajar Kelas Bioteknologi Pertanian\u00a0yang sebelumnya digelar pada akhir September 2022 silam, bekerja sama dengan Pakar Bioteknologi dari P4S V&amp;M,\u00a0Ir. Pranowo Singgihsandjojo. Acara pelatihan yang berlangsung via Zoom dan praktik langsung di Laboratorium Hayati Kupang itu rupanya telah membuka wawasan dan membangkitkan semangat baru. Tidak berhenti pada teori, tim Laboratorium Hayati yang berada di bawah pimpinan\u00a0Ir. Maria I. R. Manek,\u00a0M.Sc\u00a0(Kepala UPTD) dan\u00a0Corry Nai Ulu, SP.,\u00a0M.Si\u00a0(Penanggung Jawab Laboratorium), bersama dengan CPNS POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan), langsung mempraktikkan ilmu yang didapat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-19T12:34:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-20T11:38:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"940\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"543\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"distankp Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"distankp Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/\"},\"author\":{\"name\":\"distankp Admin\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\"},\"headline\":\"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan\",\"datePublished\":\"2025-09-19T12:34:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-20T11:38:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/\"},\"wordCount\":459,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/\",\"name\":\"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png\",\"datePublished\":\"2025-09-19T12:34:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-20T11:38:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png\",\"width\":940,\"height\":543},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"description\":\"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"width\":500,\"height\":79,\"caption\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\",\"name\":\"distankp Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"distankp Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\"],\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","og_description":"Ancaman penyakit darah yang melanda tanaman pisang kapuk, salah satu komoditas unggulan dan plasma nutfah khas Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong para ahli dan praktisi pertanian untuk bergerak cepat. Jawabannya hadir dari dalam negeri sendiri, melalui sebuah inovasi berbasis sains:\u00a0teknik kultur jaringan. Inisiatif strategis ini dipelopori oleh UPTD Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata dari\u00a0Kegiatan Praktisi Mengajar Kelas Bioteknologi Pertanian\u00a0yang sebelumnya digelar pada akhir September 2022 silam, bekerja sama dengan Pakar Bioteknologi dari P4S V&M,\u00a0Ir. Pranowo Singgihsandjojo. Acara pelatihan yang berlangsung via Zoom dan praktik langsung di Laboratorium Hayati Kupang itu rupanya telah membuka wawasan dan membangkitkan semangat baru. Tidak berhenti pada teori, tim Laboratorium Hayati yang berada di bawah pimpinan\u00a0Ir. Maria I. R. Manek,\u00a0M.Sc\u00a0(Kepala UPTD) dan\u00a0Corry Nai Ulu, SP.,\u00a0M.Si\u00a0(Penanggung Jawab Laboratorium), bersama dengan CPNS POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan), langsung mempraktikkan ilmu yang didapat.","og_url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/","og_site_name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","article_published_time":"2025-09-19T12:34:00+00:00","article_modified_time":"2025-09-20T11:38:52+00:00","og_image":[{"width":940,"height":543,"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png","type":"image\/png"}],"author":"distankp Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"distankp Admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/"},"author":{"name":"distankp Admin","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649"},"headline":"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan","datePublished":"2025-09-19T12:34:00+00:00","dateModified":"2025-09-20T11:38:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/"},"wordCount":459,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/","name":"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png","datePublished":"2025-09-19T12:34:00+00:00","dateModified":"2025-09-20T11:38:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#primaryimage","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png","width":940,"height":543},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/menyelamatkan-pisang-kapuk-ntt-dari-kepunahan-langkah-strategis-melalui-inovasi-kultur-jaringan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menyelamatkan Pisang Kapuk NTT dari Kepunahan: Langkah Strategis melalui Inovasi Kultur Jaringan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","description":"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan","publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","width":500,"height":79,"caption":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649","name":"distankp Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","caption":"distankp Admin"},"sameAs":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web"],"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png",940,543,false],"landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png",940,543,false],"portraits":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png",940,543,false],"thumbnail":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18-300x173.png",300,173,true],"large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png",940,543,false],"1536x1536":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png",940,543,false],"2048x2048":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png",940,543,false],"ultp_layout_landscape_large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18.png",940,543,false],"ultp_layout_landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18-870x543.png",870,543,true],"ultp_layout_portrait":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18-600x543.png",600,543,true],"ultp_layout_square":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-18-600x543.png",600,543,true]},"rttpg_author":{"display_name":"distankp Admin","author_link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kategori\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","rttpg_excerpt":"Ancaman penyakit darah yang melanda tanaman pisang kapuk, salah satu komoditas unggulan dan plasma nutfah khas Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong para ahli dan praktisi pertanian untuk bergerak cepat. Jawabannya hadir dari dalam negeri sendiri, melalui sebuah inovasi berbasis sains:\u00a0teknik kultur jaringan. Inisiatif strategis ini dipelopori oleh UPTD Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan,&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6583"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6583\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6591,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6583\/revisions\/6591"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6585"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}