{"id":6725,"date":"2025-10-01T12:47:17","date_gmt":"2025-10-01T04:47:17","guid":{"rendered":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?p=6725"},"modified":"2025-10-01T12:47:20","modified_gmt":"2025-10-01T04:47:20","slug":"kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/","title":{"rendered":"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"626\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6726\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-300x200.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-768x511.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu ketika launching PK POM Model (Pekarangan Pro Oli Mila) di Desa Mbilur Pangadu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Selasa (30\/9\/2025). Foto: ProkopimST.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-text-align-center\"><strong><em>Bupati Sumba Tengah Paulus S. K. Limu Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Tekan Kemiskinan<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><strong>WAIBAKUL,SELATANINDONESIA.COM<\/strong>&nbsp;\u2013 Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, meluncurkan program Pekarangan Pro Oli Mila Model (PK-POM Model) sebagai strategi percepatan penanggulangan kemiskinan. Program ini mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk pemenuhan gizi dan peningkatan pendapatan keluarga miskin.<\/p>\n\n\n\n<p>Peluncuran lokasi kedelapan program ini berlangsung di Desa Mbilur Pangadu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Selasa (30\/9\/2025). Sebelumnya, PK-POM Model telah berjalan di tujuh desa lain, antara lain Desa Anajiaka, Dewajara, Tanamodu, Ole Dewa, dan Wangga Waiyengu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKemiskinan di Sumba Tengah tidak boleh diratapi, tetapi harus dijawab dengan kerja dan terobosan nyata,\u201d ujar Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, saat peluncuran.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sasaran 10.000 Keluarga Miskin<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>PK-POM Model menyasar 10.000 keluarga miskin tanpa lahan sawah maupun kebun. Mereka didorong mengelola pekarangan rumah untuk memenuhi gizi keluarga sekaligus menjadi sumber penghasilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap rumah tangga penerima manfaat dibekali 3 ekor kambing, 10 ekor bebek, kolam ikan dengan benih lele, serta lahan hortikultura sekitar 2 are untuk menanam sayur, cabai, tomat, dan buah. Program ini juga dilengkapi pelatihan pengolahan hasil produksi, seperti telur asin, saus tomat, hingga olahan ikan lele.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Bupati Paulus, program ini bukan bantuan sosial, melainkan bentuk pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri. \u201cPekarangan rumah harus menjadi sekolah ekonomi keluarga,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"752\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6727\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-1.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-1-300x240.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-1-768x614.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu ketika launching PK POM Model (Pekarangan Pro Oli Mila) di Desa Mbilur Pangadu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Selasa (30\/9\/2025). Foto: ProkopimST.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Penurunan Kemiskinan Bertahap<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah daerah menargetkan program ini mampu menurunkan angka kemiskinan 1,5\u20132 persen per tahun, sehingga pada 2030 tingkat kemiskinan Sumba Tengah dapat ditekan menjadi 20\u201325 persen.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, diperlukan dukungan lintas sektor, mulai dari organisasi perangkat daerah, perbankan, BUMN, BUMD, hingga TNI\/Polri. Pemerintah menyebut pendekatan Kolaborasi, Integrasi, Sinergitas, dan Keberlanjutan (KISS) menjadi kunci keberhasilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Data penerima program ditargetkan rampung pada November 2025, sementara peluncuran resmi dalam skala penuh dijadwalkan Januari 2026.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Gerakan Mandiri<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>PK-POM Model tidak hanya menekankan pemenuhan gizi dan peningkatan ekonomi, tetapi juga membangun solidaritas sosial. Penerima manfaat didorong untuk berbagi hasil panen atau ternak kepada sesama warga miskin.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPerjuangan ini memang tidak mudah. Tetapi dengan semangat gotong royong dan pengelolaan yang baik, dari pekarangan kita bisa menumbuhkan gerakan kemandirian untuk melawan kemiskinan,\u201d kata Paulus.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"627\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6728\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-2.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-2-300x200.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-2-768x512.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu ketika launching PK POM Model (Pekarangan Pro Oli Mila) di Desa Mbilur Pangadu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Selasa (30\/9\/2025). Foto: ProkopimST.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Program ini menekankan lima aspek utama, yaitu:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Aspek Pemenuhan Gizi dan Perbaikan Gizi<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Program ini mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi, beragam,\u00a0 berimbang sehat dan aman (B2SA). Setiap rumah tangga dapat memenuhi kebutuhan protein hewani dan nabati secara mandiri melalui: Telur dari ternak bebek; Ikan lele dari kolam pekarangan; Sayur dan buah dari kebun hortikultura. Dengan demikian, program ini mendukung peningkatan asupan gizi keluarga, pencegahan stunting, gizi buruk dan mencegah ibu hamil mengalami kekurangan energi kronis.<\/p>\n\n\n\n<p>2. <strong>Aspek Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pemanfaatan pekarangan tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga sebagai sumber pendapatan tambahan. Pekarangan menjadi aset ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.\u00a0Penerima program dapat menjual hasil ternak, ikan, dan tanaman hortikultura, sehingga: Meningkatkan penghasilan rumah tangga; Mengurangi ketergantungan ekonomi; Mendorong kemandirian dan keluar dari kemiskinan.<\/p>\n\n\n\n<p>3. <strong>Aspek Pemberdayaan Sumber Daya Manusia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Program ini membekali kepala keluarga dengan pelatihan dan pendampingan teknis dari dinas terkait untuk mengembangkan keterampilan, seperti: Budidaya telur asin; Produksi saus tomat rumahan; Pengolahan ikan lele dalam kemasan kaleng; Pengelolaan kebun hortikultura secara intensif. Tujuannya adalah menciptakan individu yang terampil, produktif, dan mandiri dalam mengelola usaha berbasis rumah tangga.<\/p>\n\n\n\n<p>4. <strong>Aspek Bela Rasa<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pekarangan Pro Oli Mila juga membangun nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui hasil pekarangan yang dimiliki, penerima manfaat didorong untuk Berbagi hasil panen atau ternak kepada sesama rumah tangga miskin yang membutuhkan; Menumbuhkan rasa empati, ketulusan, dan keikhlasan; Meningkatkan kepekaan dan solidaritas sosial di lingkungan sekitar. Aspek ini memperkuat jalinan sosial dan semangat gotong royong diantara sesama.<\/p>\n\n\n\n<p>5. <strong>Aspek Keberlanjutan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Program ini dirancang untuk berjalan secara berkelanjutan, bukan hanya sebatas bantuan sementara. Beberapa strategi keberlanjutan yang ditekankan antara lain: Pemanfaatan sumber daya lokal yang mudah diakses dan murah; Transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan secara terus-menerus; Replikasi model pekarangan pro oli Mila model oleh rumah tangga miskin lain secara mandiri; Pendampingan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan lintas sektor.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan pendekatan ini, Pekarangan Pro Oli Mila dapat tumbuh menjadi gerakan kemandirian masyarakat yang tahan terhadap perubahan dan tantangan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"480\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6729\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-3.png 940w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-3-300x153.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-3-768x392.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu ketika launching PK POM Model (Pekarangan Pro Oli Mila) di Desa Mbilur Pangadu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Selasa (30\/9\/2025). Foto: ProkopimST.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Bupati Paulus menyerukan kepada camat dan kepala desa yang memiliki peranan penting agar saling berkolaborasi, mengintegrasikan, bersinergi, dan menjalankan program secara berkelanjutan (KISS). Mulai tahun 2026, seluruh program atau kegiatan harus tertuju dan berfokus pada pengembangan pekarangan dengan model Pro Oli Mila.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, anggaran juga harus difokuskan untuk pembiayaan kegiatan PK POM model sebagai langkah percepatan penanggulangan kemiskinan. Bupati mengingatkan pentingnya efisiensi waktu dalam pelaksanaan program PK POM model agar jadwal yang telah ditentukan dan disepakati tidak tertunda atau dilanggar.<\/p>\n\n\n\n<p>Bupati Paulus menegaskan bahwa pada bulan November 2025, data penerima program PK POM model harus sudah disampaikan, dan peluncuran program (launching) harus dilakukan mulai Januari 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelaksanaan program harus berdasarkan sistem dan aturan yang telah dibuat, dengan memperhatikan tata kelola dan manajemen yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh, Bupati berpesan agar seluruh pihak senantiasa memegang komitmen penuh dengan sehati, sepikir, sepenanggungan, serta semangat gotong-royong untuk menolong masyarakat keluar dari belenggu kemiskinan. Perjuangan ini tidak mudah dan membutuhkan kepekaan yang tinggi, niat yang tulus, kepedulian, serta keikhlasan dalam percepatan penanggulangan kemiskinan.<strong><em>*\/ProkopimSTeng\/Laurens Leba Tukan<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/selatanindonesia.com\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/\">https:\/\/selatanindonesia.com\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PK-POM Model menyasar 10.000 keluarga miskin tanpa lahan sawah maupun kebun. Mereka didorong mengelola pekarangan rumah untuk memenuhi gizi keluarga sekaligus menjadi sumber penghasilan.<\/p>\n<p>Setiap rumah tangga penerima manfaat dibekali 3 ekor kambing, 10 ekor bebek, kolam ikan dengan benih lele, serta lahan hortikultura sekitar 2 are untuk menanam sayur, cabai, tomat, dan buah. Program ini juga dilengkapi pelatihan pengolahan hasil produksi, seperti telur asin, saus tomat, hingga olahan ikan lele.<\/p>\n<p>Menurut Bupati Paulus, program ini bukan bantuan sosial, melainkan bentuk pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri. \u201cPekarangan rumah harus menjadi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6726,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-6725","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PK-POM Model menyasar 10.000 keluarga miskin tanpa lahan sawah maupun kebun. Mereka didorong mengelola pekarangan rumah untuk memenuhi gizi keluarga sekaligus menjadi sumber penghasilan. Setiap rumah tangga penerima manfaat dibekali 3 ekor kambing, 10 ekor bebek, kolam ikan dengan benih lele, serta lahan hortikultura sekitar 2 are untuk menanam sayur, cabai, tomat, dan buah. Program ini juga dilengkapi pelatihan pengolahan hasil produksi, seperti telur asin, saus tomat, hingga olahan ikan lele. Menurut Bupati Paulus, program ini bukan bantuan sosial, melainkan bentuk pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri. \u201cPekarangan rumah harus menjadi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-01T04:47:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-01T04:47:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"940\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"626\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"distankp Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"distankp Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/\"},\"author\":{\"name\":\"distankp Admin\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\"},\"headline\":\"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan\",\"datePublished\":\"2025-10-01T04:47:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-01T04:47:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/\"},\"wordCount\":947,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/\",\"name\":\"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png\",\"datePublished\":\"2025-10-01T04:47:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-01T04:47:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png\",\"width\":940,\"height\":626},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"description\":\"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"width\":500,\"height\":79,\"caption\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\",\"name\":\"distankp Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"distankp Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\"],\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","og_description":"PK-POM Model menyasar 10.000 keluarga miskin tanpa lahan sawah maupun kebun. Mereka didorong mengelola pekarangan rumah untuk memenuhi gizi keluarga sekaligus menjadi sumber penghasilan. Setiap rumah tangga penerima manfaat dibekali 3 ekor kambing, 10 ekor bebek, kolam ikan dengan benih lele, serta lahan hortikultura sekitar 2 are untuk menanam sayur, cabai, tomat, dan buah. Program ini juga dilengkapi pelatihan pengolahan hasil produksi, seperti telur asin, saus tomat, hingga olahan ikan lele. Menurut Bupati Paulus, program ini bukan bantuan sosial, melainkan bentuk pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri. \u201cPekarangan rumah harus menjadi","og_url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/","og_site_name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","article_published_time":"2025-10-01T04:47:17+00:00","article_modified_time":"2025-10-01T04:47:20+00:00","og_image":[{"width":940,"height":626,"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png","type":"image\/png"}],"author":"distankp Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"distankp Admin","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/"},"author":{"name":"distankp Admin","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649"},"headline":"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan","datePublished":"2025-10-01T04:47:17+00:00","dateModified":"2025-10-01T04:47:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/"},"wordCount":947,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/","name":"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png","datePublished":"2025-10-01T04:47:17+00:00","dateModified":"2025-10-01T04:47:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#primaryimage","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png","width":940,"height":626},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kemiskinan-dan-keterbatasan-bukan-untuk-diratapi-paulus-limu-menanam-harapan-dari-pekarangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kemiskinan dan Keterbatasan Bukan untuk Diratapi: Paulus Limu Menanam Harapan dari Pekarangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","description":"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan","publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","width":500,"height":79,"caption":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649","name":"distankp Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","caption":"distankp Admin"},"sameAs":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web"],"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png",940,626,false],"landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png",940,626,false],"portraits":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png",940,626,false],"thumbnail":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-300x200.png",300,200,true],"large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png",940,626,false],"1536x1536":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png",940,626,false],"2048x2048":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png",940,626,false],"ultp_layout_landscape_large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png",940,626,false],"ultp_layout_landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-870x570.png",870,570,true],"ultp_layout_portrait":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-600x626.png",600,626,true],"ultp_layout_square":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-600x600.png",600,600,true]},"rttpg_author":{"display_name":"distankp Admin","author_link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kategori\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","rttpg_excerpt":"PK-POM Model menyasar 10.000 keluarga miskin tanpa lahan sawah maupun kebun. Mereka didorong mengelola pekarangan rumah untuk memenuhi gizi keluarga sekaligus menjadi sumber penghasilan. Setiap rumah tangga penerima manfaat dibekali 3 ekor kambing, 10 ekor bebek, kolam ikan dengan benih lele, serta lahan hortikultura sekitar 2 are untuk menanam sayur, cabai, tomat, dan buah. Program&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6725"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6725\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6730,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6725\/revisions\/6730"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}