{"id":6821,"date":"2025-10-08T16:09:55","date_gmt":"2025-10-08T08:09:55","guid":{"rendered":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?p=6821"},"modified":"2025-10-09T16:19:52","modified_gmt":"2025-10-09T08:19:52","slug":"meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/","title":{"rendered":"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"975\" height=\"483\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6823\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png 975w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15-300x149.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15-768x380.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 975px) 100vw, 975px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Kupang 08 September 2025 &#8211;<\/strong> Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu\u00a0 Provinsi yang terdiri dari banyak pulau dan kaya akan hasil alam. Salah satu hasil alam yang menjadi sumber pemasukan daerah yaitu tanaman perkebunan. Diantaranya adalah tanaman\u00a0 kelapa yang tersebar luas di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di daerah pesisir seperti Kabupaten Kupang, Flores Timur, Sikka, dan Ende.<\/p>\n\n\n\n<p>Varietas kelapa lokal unggulan seperti&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.google.com\/search?sca_esv=7c40ceab512ed81b&amp;cs=0&amp;sxsrf=AE3TifOYPGONG2EbvNAcHmVhmyNdtr2SOg%3A1759503828519&amp;q=kelapa+Adonara&amp;sa=X&amp;ved=2ahUKEwjJ2aXFpoiQAxVQSGwGHd6BCvoQxccNegQIAxAB&amp;mstk=AUtExfCvfI73lZXwQlrTuoyToOdWB4UjDsYIt7Nm4xG5_YwW3lp7DdM8967UaeQuFhtxQE1MbK_cWOpsa26fwQtwqu7Ubbd-Phqs8MFndBsRuNSiSWaToJRR9ydJKCiBuK2HaBNQ9G29SHGNP-1nuTkkESCPY0SP4hnmgHMVA3xaKz1sJUI&amp;csui=3\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kelapa Adonara<\/a>&nbsp;dari Flores sangat penting karena memiliki produktivitas tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan Baculovirus Oryctes dapat memberikan harapan baru dalam pengendalian hama ini. Dengan cara ini, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari hama yang menyerang tanaman kelapa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam konteks ini, Baculovirus Oryctes muncul sebagai solusi potensial untuk mengatasi hama seperti Oryctes rhinoceros yang mengancam tanaman kelapa. Penggunaan Baculovirus Oryctes dapat memberikan harapan baru dalam pengendalian hama ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelapa (<em>Cocos nucifera<\/em>) merupakan komoditas strategis yang memiliki peran sosial, budaya, dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Manfaat tanaman kelapa tidak saja terletak pada daging buahnya yang dapat diolah menjadi santan, kopra, dan minyak kelapa, tetapi seluruh bagian tanaman kelapa mempunyai manfaat yang besar, sehingga kelapa juga disebut sebagai \u201cpohon kehidupan\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam meningkatkan produksi tanaman kelapa maka faktor biotik dan abiotik merupakan salah satu faktor pembatas yang perlu diperhatikan. Faktor biotik ini meliputi organisme pengganggu tanaman seperti hama, penyakit dan gulma, sedangkan faktor abiotik antara lain cuaca, iklim, cahaya, lama penyinaran, suhu, dan curah hujan. Serangan hama penyakit dapat menjadi ancaman serius pada budidaya tanaman kelapa yang berdampak pada penurunan produksi buah kelapa. Data BPPS NTT per 17 Juli 2025 data Produksi Tanaman Perkebunan, untuk kelapa mengalami penurunan dari tahun 2022 hingga 2024, yaitu 69.116,87 ( 2022), 64.933,00 ( 2023) dan 64.155,00 ( 2024).<\/p>\n\n\n\n<p>Hama yang menjadi masalah utama pada budidaya tanaman kelapa di Indonesia adalah kumbang <em>Oryctes rhinoceros. O. rhinoceros <\/em>merupakan hama yang dapat memberikan dampak negatif pada budidaya tanaman kelapa karena memiliki kemampuan merusak yang tinggi. Hama ini tersebar luas di seluruh provinsi Indonesia (Sambiran &amp; Hosang, 2007). <em>O. rhinoceros <\/em>aktif pada malam hari untuk melakukan reproduksi maupun memakan tanaman kelapa, kumbang memakan pucuk daun yang masih muda, sehingga bila daun terbuka terlihat kerusakannya, daun mempunyai sayatan berbentuk V (Siswanto &amp; Trisawa, 2018). Serangan <em>O. rhinoceros <\/em>pada tanaman kelapa terjadi pada saat hama memasuki stadium imago, serangan dilakukan oleh hama jantan ataupun betina. <\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman yang terserang berdampak pada hasil produksi yang menurun, dapat mematikan bibit tanaman yang masi muda pada persemaian sampai tanaman yang sudah tua, kemudian dapat merusak area tanaman baru. Serangan yang terjadi pada saat pertumbuhan generatif dapat mengakibatkan produktivitas terganggu (Rahman, 2010).<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"473\" height=\"260\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-17.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6825\" style=\"width:539px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-17.png 473w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-17-300x165.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 473px) 100vw, 473px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 1. Pohon&nbsp; kelapa yang terserang hama <em>Oryctes rhinoceros<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"514\" height=\"289\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-18.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6826\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-18.png 514w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-18-300x169.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 514px) 100vw, 514px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 2. Ukuran kumbang tanduk dewasa, <em>Oryctes rhinoceros<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"272\" height=\"362\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-19.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6827\" style=\"width:318px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-19.png 272w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-19-225x300.png 225w\" sizes=\"auto, (max-width: 272px) 100vw, 272px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 3. <em>Oryctes rhinoceros <\/em>Jantan&nbsp;<\/figcaption><\/figure>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"272\" height=\"362\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-21.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6829\" style=\"width:322px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-21.png 272w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-21-225x300.png 225w\" sizes=\"auto, (max-width: 272px) 100vw, 272px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 4. <em>Oryctes rhinoceros <\/em>betina<\/figcaption><\/figure>\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p>Pada laporan serangan OPT&nbsp; <em>Oryctes rhinoceros<\/em>&nbsp; yang menyerang tanaman kelapa di Wilayah NTT, triwulan pertama tahun 2025 terdapat tiga wilayah sengan nilai tertinggi yaitu , yaitu Sikka 19325, Ende 12146 dan Kupang 10898. UPTD PKDLHP Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov NTT&nbsp; melalui Sub Laboratorium&nbsp; Baumata yang merupakan salah satu Sub lab yang ada di bawah&nbsp; Sie Laboratorium&nbsp; Hayati dan Pestisida yang selama ini fokus mengatasi hama <em>Oryctes rhinoceros <\/em>mengunakan<em> Baculovirus&nbsp; oryctes, <\/em>melakukan&nbsp; peremajaan&nbsp; (Rejuvenation) untuk meningkatan virulensi&nbsp; <em>Baculovirus&nbsp; oryctes. <\/em>Pada proses meningkatkan virulensi <em>Baculovirus oryctes,<\/em> digunakan larva <em>Oryctes rhinoceros <\/em>istar 3 yang sehat diinfeksi&nbsp; Baculovirus, kemudian di masukkan dalam wadah yang telah disisi dengan&nbsp; kotoran sapi dan dedak yang sudah disteril sebagai makanan untuk larva tersebut dan diamati perubahan morfologi serta tingkah lakunya.Larva yang terserang <em>Baculovirus<\/em> mempunyai gejala seperti kulit tubuhnya tampak membengkak, kulit larva berwarna merah, rapuh, dan mudah pecah, sehingga jaringan tubuh menjadi hancur dan bewarna kehitaman (Uhan, 2006).<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"492\" height=\"278\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-22.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6830\" style=\"width:556px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-22.png 492w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-22-300x170.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 492px) 100vw, 492px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 6.&nbsp; Pemeliharaan larva Orytes yang sudah terinfeksi <em>Baculovirus<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"385\" height=\"199\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-24.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6832\" style=\"width:471px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-24.png 385w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-24-300x155.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 385px) 100vw, 385px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar a<\/figcaption><\/figure>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"377\" height=\"199\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-25.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6833\" style=\"width:459px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-25.png 377w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-25-300x158.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 377px) 100vw, 377px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar b<\/figcaption><\/figure>\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center has-small-font-size\">Gambar 6. Larva <em>Orytes Rhonoceros<\/em> pada fase Istar 3<\/p>\n\n\n\n<p>Keterangan : <\/p>\n\n\n\n<p>A :<em>&nbsp; <\/em>Larva <em>Orytes Rhonoceros <\/em>sehat, gerakan lincah dan pertumbuhan baik<\/p>\n\n\n\n<p>B : Larva <em>Orytes Rhonocerosyang terinfeksi, <\/em>gerakan pasiv, mengeluarkan kotoran dan tampak tidak sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>Peningkatan virulensi <em>Baculovirus oryctes <\/em>diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dalam mengatasi hama <em>Oryctes rhinoceros<\/em><em>.<\/em> Tingkat virulensi <em>Baculovirus&nbsp; oryctes <\/em>dapat diamati di bawah mikroskop dengan menghitung nilai PIB yang tampak seperti butiran polyhedral refraktif dengan mengunakan haemositometer.<\/p>\n\n\n\n<p>Efektivitas Baculovirus Oryctes dalam menanggulangi serangan hama akan menjadi harapan baru bagi para petani kelapa.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"975\" height=\"483\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6823\" style=\"width:769px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png 975w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15-300x149.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15-768x380.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 975px) 100vw, 975px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 5. Pengamatan&nbsp; butiran&nbsp; polyhedral pada butiran&nbsp; polyhedral<em>Baculovirus&nbsp; oryctes<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Daftar Pustaka<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Rahman. (2010). <em>Major Pests of Oil Palm<\/em>.http:\/\/www.aarsb.com.my\/wp content\/Publication\/Newsletter\/PDF\/2010-Apr.pdf, diakses 7\/10\/14. Sambiran, W. J., &amp; Hosang, M. L. (2007). Pertumbuhan cendawan <em>Metarhizium anisopliae <\/em>(Metch)<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sorokin pada media air kelapa. <em>Buletin Palma, 33<\/em>(9), 1-11. Siswanto, &amp; Trisawa, I. M. (2018). Uji mutu dan keefektifan metarhizium anisopliae isolat kalimantan tengah terhadap <em>Oryctes rhinoceros <\/em>(Coleoptera: Scarabaeidae). <em>Buletin Palma<\/em>, <em>19<\/em>(2), 79-88. <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.21082\/bp.v19n2.2018.79-88\">https:\/\/doi.org\/10.21082\/bp.v19n2.2018.79-88<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Uhan, T.S. 2006. Efikasi Ekstrak kasar Baculovirus. Balai penelitian Tanaman. Lembang, Bandung<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penulis : Musyarofah S.Si<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jabatan : POPT, Sub Lab Baumata-UPTD PKDLHP DISTAN KP NTT<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu\u00a0 Provinsi yang terdiri dari banyak pulau dan kaya akan hasil alam. Salah satu hasil alam yang menjadi sumber pemasukan daerah yaitu tanaman perkebunan. Diantaranya adalah tanaman\u00a0 kelapa yang tersebar luas di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di daerah pesisir seperti Kabupaten Kupang, Flores Timur, Sikka, dan Ende.\u00a0Varietas kelapa lokal unggulan seperti\u00a0kelapa Adonara\u00a0dari Flores sangat penting karena memiliki produktivitas tinggi.\u00a0<\/p>\n<p>Kelapa (Cocos nucifera) merupakan komoditas strategis yang memiliki peran sosial, budaya, dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Manfaat tanaman kelapa tidak saja terletak pada daging buahnya yang dapat diolah menjadi santan, kopra, dan minyak kelapa, tetapi seluruh bagian tanaman kelapa mempunyai manfaat yang besar, sehingga kelapa juga disebut sebagai \u201cpohon kehidupan\u201d.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6823,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-6821","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nusa Tenggara Timur kaya akan sumber daya alam, dengan perkebunan kelapa yang tumbuh subur. Penggunaan Baculovirus Oryctes memberikan harapan baru dalam mengendalikan hama Oryctes rhinoceros.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nusa Tenggara Timur kaya akan sumber daya alam, dengan perkebunan kelapa yang tumbuh subur. Penggunaan Baculovirus Oryctes memberikan harapan baru dalam mengendalikan hama Oryctes rhinoceros.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-08T08:09:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-09T08:19:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"975\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"483\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"distankp Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"distankp Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/\"},\"author\":{\"name\":\"distankp Admin\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\"},\"headline\":\"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur\",\"datePublished\":\"2025-10-08T08:09:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-09T08:19:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/\"},\"wordCount\":810,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/\",\"name\":\"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png\",\"datePublished\":\"2025-10-08T08:09:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-09T08:19:52+00:00\",\"description\":\"Nusa Tenggara Timur kaya akan sumber daya alam, dengan perkebunan kelapa yang tumbuh subur. Penggunaan Baculovirus Oryctes memberikan harapan baru dalam mengendalikan hama Oryctes rhinoceros.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png\",\"width\":975,\"height\":483},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"description\":\"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png\",\"width\":500,\"height\":79,\"caption\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\",\"name\":\"distankp Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"distankp Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\"],\"url\":\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","description":"Nusa Tenggara Timur kaya akan sumber daya alam, dengan perkebunan kelapa yang tumbuh subur. Penggunaan Baculovirus Oryctes memberikan harapan baru dalam mengendalikan hama Oryctes rhinoceros.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","og_description":"Nusa Tenggara Timur kaya akan sumber daya alam, dengan perkebunan kelapa yang tumbuh subur. Penggunaan Baculovirus Oryctes memberikan harapan baru dalam mengendalikan hama Oryctes rhinoceros.","og_url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/","og_site_name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","article_published_time":"2025-10-08T08:09:55+00:00","article_modified_time":"2025-10-09T08:19:52+00:00","og_image":[{"width":975,"height":483,"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png","type":"image\/png"}],"author":"distankp Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"distankp Admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/"},"author":{"name":"distankp Admin","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649"},"headline":"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur","datePublished":"2025-10-08T08:09:55+00:00","dateModified":"2025-10-09T08:19:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/"},"wordCount":810,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/","name":"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png","datePublished":"2025-10-08T08:09:55+00:00","dateModified":"2025-10-09T08:19:52+00:00","description":"Nusa Tenggara Timur kaya akan sumber daya alam, dengan perkebunan kelapa yang tumbuh subur. Penggunaan Baculovirus Oryctes memberikan harapan baru dalam mengendalikan hama Oryctes rhinoceros.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#primaryimage","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png","width":975,"height":483},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/meremajakan-baculovirus-oryctes-harapan-baru-mengatasi-hama-kelapa-oryctes-rhinoceros-di-nusa-tenggara-timur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Meremajakan Baculovirus Oryctes, Harapan Baru Mengatasi Hama Kelapa \u201c Oryctes rhinoceros\u201d Di Nusa Tenggara Timur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","description":"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan","publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","width":500,"height":79,"caption":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649","name":"distankp Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/80be47071392a285977073443dacece8e6f6309a69d7976d9d94ed74dca87b27?s=96&d=mm&r=g","caption":"distankp Admin"},"sameAs":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web"],"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png",975,483,false],"landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png",975,483,false],"portraits":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png",975,483,false],"thumbnail":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15-300x149.png",300,149,true],"large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png",975,483,false],"1536x1536":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png",975,483,false],"2048x2048":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png",975,483,false],"ultp_layout_landscape_large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15.png",975,483,false],"ultp_layout_landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15-870x483.png",870,483,true],"ultp_layout_portrait":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15-600x483.png",600,483,true],"ultp_layout_square":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-15-600x483.png",600,483,true]},"rttpg_author":{"display_name":"distankp Admin","author_link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kategori\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","rttpg_excerpt":"Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu\u00a0 Provinsi yang terdiri dari banyak pulau dan kaya akan hasil alam. Salah satu hasil alam yang menjadi sumber pemasukan daerah yaitu tanaman perkebunan. Diantaranya adalah tanaman\u00a0 kelapa yang tersebar luas di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di daerah pesisir seperti Kabupaten Kupang, Flores Timur, Sikka, dan Ende.\u00a0Varietas kelapa lokal&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6821","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6821"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6821\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6836,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6821\/revisions\/6836"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}