{"id":8715,"date":"2026-05-18T09:27:20","date_gmt":"2026-05-18T01:27:20","guid":{"rendered":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?p=8715"},"modified":"2026-05-19T11:06:29","modified_gmt":"2026-05-19T03:06:29","slug":"jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/","title":{"rendered":"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"939\" height=\"793\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8716\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png 939w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-300x253.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-768x649.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 939px) 100vw, 939px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bongkar muat beras SPHP di salah satu dermaga di Pulau Adonara NTT<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Di Nusa Tenggara Timur, perjalanan beras tidak selalu dimulai dari jalan raya. Di Flores Timur, Adonara, Solor, hingga Lembata, perjalanan pangan dimulai dari dermaga kecil, laut yang tak selalu bersahabat, serta kapal-kapal pengangkut yang harus menembus ombak demi memastikan masyarakat tetap bisa makan dengan harga terjangkau.<\/p>\n\n\n\n<p>Di wilayah kepulauan seperti ini, distribusi pangan bukan sekadar urusan logistik. Ini adalah perjuangan menjaga kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hamparan laut yang memisahkan pulau-pulau di NTT menjadikan distribusi pangan jauh lebih rumit dibanding daerah daratan. Gelombang tinggi, arus laut, cuaca ekstrem, hingga keterbatasan transportasi menjadi tantangan yang dihadapi setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Joaz Billy Oemboe Wanda mengatakan, kondisi geografis NTT membuat distribusi pangan sangat bergantung pada jalur laut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cWilayah NTT merupakan daerah kepulauan sehingga distribusi pangan sangat bergantung pada transportasi laut. Tantangan utama yang dihadapi adalah cuaca ekstrem, gelombang tinggi, arus laut, hingga keterbatasan sarana pelabuhan dan transportasi di wilayah tujuan,\u201d ujarnya, (18\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, kondisi tersebut membuat peran Perum BULOG menjadi sangat penting dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cProgram SPHP sangat membantu masyarakat karena menjaga ketersediaan beras dan keterjangkauan harga, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil yang sangat bergantung pada distribusi laut,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia mengakui perjuangan distribusi pangan di wilayah kepulauan bukan pekerjaan mudah. Saat cuaca buruk datang, distribusi tetap harus berjalan karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami melihat bagaimana petugas di lapangan tetap berupaya memastikan distribusi berjalan meskipun menghadapi gelombang tinggi dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Ini bukan pekerjaan mudah karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Joaz, ketahanan pangan bukan hanya soal stok beras tersedia di gudang, tetapi bagaimana pangan bisa sampai tepat waktu dan tetap terjangkau hingga ke masyarakat di pulau-pulau kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKetahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan beras, tetapi bagaimana pangan itu bisa sampai kepada masyarakat tepat waktu dan dengan harga yang terjangkau. Karena itu distribusi hingga ke pulau terluar menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat dan masa depan daerah,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Perjuangan itu dirasakan langsung oleh para pelaku logistik di lapangan. Kosmas Simalaya, pelaku logistik di Kabupaten Flores Timur, mengatakan tantangan terbesar dalam pengiriman pangan adalah cuaca, arus laut, dan ombak.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cYang kami alami setiap pengantaran logistik di laut pertama adalah cuaca, kedua arus dan ombak. Kadang juga terhambat karena keadaan pelabuhan yang penuh sehingga tidak bisa kami drop,\u201d katanya, (9\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, kondisi pelabuhan di Adonara dan Solor sebenarnya cukup baik. Namun saat air pasang surut, proses bongkar muat menjadi sangat sulit.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau air pasang surut, bongkar beras dari kapal ke darat sangat susah. Di desa juga kadang kendaraan kurang dan jalan tidak selalu bagus. Tapi walaupun cuaca di Flores Timur maupun di pulau berat, kami tetap jalan terus dan belum pernah ada penundaan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"950\" height=\"766\" src=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8718\" srcset=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14.png 950w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-300x242.png 300w, https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-768x619.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 950px) 100vw, 950px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kapal pengangkut berkapasitas 6 ton<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Perjalanan distribusi pangan di wilayah kepulauan ini juga melibatkan kapal pengangkut berkapasitas 6 ton. Kapal itulah yang menjadi penghubung kebutuhan pangan masyarakat di pulau-pulau kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Salmawati, Kepala Cabang PT Elo Mangenre Pusat Larantuka yang selama ini bekerja sama dengan Perum BULOG Kantor Cabang Larantuka dalam distribusi beras ke Solor, Adonara, dan Lembata mengatakan tantangan di laut menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTantangan kami di laut itu cuaca, arus, gelombang dan pasang surut. Kadang itu yang membuat pengiriman terkendala. Tapi sejauh ini masih bisa dilayani,\u201d katanya, (9\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Baginya, distribusi beras bukan hanya pekerjaan logistik, tetapi juga membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya senang bisa membantu mendistribusikan beras karena selain membantu masyarakat, pelayanan juga lebih cepat dan harga tetap terjangkau sampai ke pelosok pulau-pulau terutama Solor, Adonara dan Lembata. Pokoknya semua senang,\u201d ujarnya sambil tersenyum.<\/p>\n\n\n\n<p>Di balik distribusi tersebut, Perum BULOG Kantor Cabang Larantuka menghadapi tantangan yang cukup berat. Meski merupakan kantor cabang kecil, BULOG Larantuka harus membawahi dua kabupaten dengan cakupan distribusi hingga tiga pulau sekaligus.<\/p>\n\n\n\n<p>Jumlah petugas di lapangan juga masih terbatas. Namun kondisi itu tidak membuat pelayanan berhenti.<\/p>\n\n\n\n<p>Demi memastikan penyaluran beras SPHP tetap berjalan sampai ke masyarakat, pimpinan cabang bahkan kerap turun langsung membawa dan menahkodai kapal menuju wilayah kepulauan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di daerah yang cukup sering terdampak cuaca ekstrem dan bencana itu, perjuangan distribusi pangan benar-benar membutuhkan tenaga, keberanian, dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi masyarakat di pulau-pulau kecil, hadirnya beras SPHP sangat berarti. Albina Ledo Punang, ibu rumah tangga berusia 63 tahun, warga Desa Lamalera B, Kabupaten Lembata, mengaku sangat terbantu dengan distribusi beras dari BULOG.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau cuaca buruk biasanya harga beras cepat naik dan masyarakat susah beli. Jadi kami sangat bersyukur karena BULOG tetap kirim beras sampai ke sini. Kami merasa terbantu sekali karena harga masih bisa dijangkau masyarakat kecil seperti kami,\u201d ujarnya, (10\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Guru Besar Bidang Ekonomi Pertanian dan Pemasaran Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. D. Roy Nendissa, M.P., CRA., CRP., C.SEPro menilai tantangan ketahanan pangan di wilayah kepulauan memang jauh lebih berat dibanding daerah daratan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, persoalan pangan di daerah kepulauan bukan sekadar soal ketersediaan stok, tetapi bagaimana negara mampu menghadirkan pangan hingga ke meja makan masyarakat di pulau-pulau kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDi wilayah seperti Adonara, Solor dan Lembata, persoalannya bukan hanya apakah stok beras tersedia atau tidak, tetapi bagaimana pangan itu bisa sampai ke masyarakat dengan aman dan tepat waktu,\u201d ujarnya, (16\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menilai keterlambatan distribusi pangan akan sangat berdampak terhadap masyarakat kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKetika distribusi terlambat, harga pangan langsung naik. Dan yang paling pertama merasakan tekanan adalah nelayan kecil, petani kecil, buruh harian, dan keluarga miskin di pulau-pulau terpencil,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Prof Roy, program SPHP dari BULOG memiliki makna yang jauh lebih besar di wilayah kepulauan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSPHP bukan hanya menjaga harga tetap stabil, tetapi menjadi bentuk perlindungan negara bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat distribusi besar,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menyoroti perjuangan para petugas distribusi pangan yang sering kali tidak terlihat publik.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita menikmati pembahasan soal ketahanan pangan di ruang seminar atau kantor ber-AC, tetapi di lapangan ada orang-orang yang bertaruh dengan cuaca laut demi memastikan masyarakat tetap bisa membeli beras,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, perjuangan distribusi pangan di wilayah kepulauan seharusnya menjadi perhatian besar bagi Indonesia sebagai negara maritim.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau distribusi pangan saja masih sulit menjangkau masyarakat di pulau terluar, maka itu pertanda pembangunan kita belum benar-benar merata,\u201d tegasnya. Prof Roy menilai persoalan distribusi pangan di wilayah kepulauan tidak bisa dibebankan hanya kepada BULOG. Semua pihak harus ikut terlibat, mulai dari pemerintah, swasta, akademisi hingga masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia mendorong pemerintah mulai serius membangun sistem logistik maritim pangan, memperkuat dermaga kecil, gudang pangan antarpulau, kapal distribusi khusus, hingga sistem cadangan pangan berbasis musim gelombang.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pangan lokal seperti jagung, ubi, sorgum, pisang, dan hasil laut juga perlu diperkuat agar masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar pulau.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, ketahanan pangan bukan berarti semua orang harus selalu makan beras, tetapi bagaimana masyarakat memiliki sumber pangan yang kuat sesuai kondisi daerahnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tengah segala keterbatasan itu, perjuangan menjaga pangan di wilayah kepulauan NTT terus berjalan. Kapal-kapal kecil tetap berlayar menembus ombak. Petugas tetap turun ke lapangan meski cuaca tidak bersahabat.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua dilakukan demi satu hal sederhana namun paling penting: memastikan masyarakat tetap bisa makan. Karena di pulau-pulau kecil yang jauh dari pusat kota, hadirnya beras bukan hanya soal distribusi pangan. Tetapi tentang hadirnya negara di tengah masyarakatnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/www.jarrakpos.com\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/\">Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar | Jarrakpos.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Nusa Tenggara Timur, perjalanan beras tidak selalu dimulai dari jalan raya. Di Flores Timur, Adonara, Solor, hingga Lembata, perjalanan pangan dimulai dari dermaga kecil, laut yang tak selalu bersahabat, serta kapal-kapal pengangkut yang harus menembus ombak demi memastikan masyarakat tetap bisa makan dengan harga terjangkau.<\/p>\n<p>Di wilayah kepulauan seperti ini, distribusi pangan bukan sekadar urusan logistik. Ini adalah perjuangan menjaga kehidupan.<\/p>\n<p>Hamparan laut yang memisahkan pulau-pulau di NTT menjadikan distribusi pangan jauh lebih rumit dibanding daerah daratan. Gelombang tinggi, arus laut, cuaca ekstrem, hingga keterbatasan transportasi menjadi tantangan yang dihadapi setiap hari.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8716,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-8715","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perjalanan Beras di NTT menyoroti perjuangan distribusi pangan lewat laut agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat pulau.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perjalanan Beras di NTT menyoroti perjuangan distribusi pangan lewat laut agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat pulau.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-18T01:27:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-19T03:06:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"939\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"793\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"distankp Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Perjalanan Beras di NTT menyoroti perjuangan distribusi pangan lewat laut agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat pulau.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"distankp Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"distankp Admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\"},\"headline\":\"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar\",\"datePublished\":\"2026-05-18T01:27:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-19T03:06:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/\"},\"wordCount\":1208,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/image-13.png\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/\",\"name\":\"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/image-13.png\",\"datePublished\":\"2026-05-18T01:27:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-19T03:06:29+00:00\",\"description\":\"Perjalanan Beras di NTT menyoroti perjuangan distribusi pangan lewat laut agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat pulau.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/image-13.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/image-13.png\",\"width\":939,\"height\":793,\"caption\":\"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"description\":\"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/#organization\",\"name\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\",\"url\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/cropped-distan-logo-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/cropped-distan-logo-1.png\",\"width\":500,\"height\":79,\"caption\":\"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649\",\"name\":\"distankp Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3c2d7e281ef1b6a401f30bd1297a8eae0667ac77c2d929b0eb48b02f0f68f647?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3c2d7e281ef1b6a401f30bd1297a8eae0667ac77c2d929b0eb48b02f0f68f647?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3c2d7e281ef1b6a401f30bd1297a8eae0667ac77c2d929b0eb48b02f0f68f647?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"distankp Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/distankp.nttprov.go.id\\\/web\\\/author\\\/distankp\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","description":"Perjalanan Beras di NTT menyoroti perjuangan distribusi pangan lewat laut agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat pulau.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","og_description":"Perjalanan Beras di NTT menyoroti perjuangan distribusi pangan lewat laut agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat pulau.","og_url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/","og_site_name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","article_published_time":"2026-05-18T01:27:20+00:00","article_modified_time":"2026-05-19T03:06:29+00:00","og_image":[{"width":939,"height":793,"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png","type":"image\/png"}],"author":"distankp Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","twitter_description":"Perjalanan Beras di NTT menyoroti perjuangan distribusi pangan lewat laut agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat pulau.","twitter_image":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png","twitter_misc":{"Written by":"distankp Admin","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/"},"author":{"name":"distankp Admin","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649"},"headline":"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar","datePublished":"2026-05-18T01:27:20+00:00","dateModified":"2026-05-19T03:06:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/"},"wordCount":1208,"publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/","name":"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","isPartOf":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png","datePublished":"2026-05-18T01:27:20+00:00","dateModified":"2026-05-19T03:06:29+00:00","description":"Perjalanan Beras di NTT menyoroti perjuangan distribusi pangan lewat laut agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat pulau.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/#primaryimage","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png","width":939,"height":793,"caption":"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/jejak-beras-sphp-menembus-ombak-ntt-perjuangan-bulog-menjaga-pangan-hingga-pulau-terluar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jejak Beras SPHP Menembus Ombak NTT, Perjuangan BULOG Menjaga Pangan hingga Pulau Terluar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#website","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","description":"Ayo Bangun NTT, Ayo Bangun Pertanian NTT \u2013 Swasembada Pangan Pasti Bisa, Jaga Pangan Jaga Masa Depan","publisher":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#organization","name":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-distan-logo-1.png","width":500,"height":79,"caption":"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT"},"image":{"@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/#\/schema\/person\/5d1ab907fa121eeeaaefdb7cb8ab4649","name":"distankp Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3c2d7e281ef1b6a401f30bd1297a8eae0667ac77c2d929b0eb48b02f0f68f647?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3c2d7e281ef1b6a401f30bd1297a8eae0667ac77c2d929b0eb48b02f0f68f647?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3c2d7e281ef1b6a401f30bd1297a8eae0667ac77c2d929b0eb48b02f0f68f647?s=96&d=mm&r=g","caption":"distankp Admin"},"sameAs":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web"],"url":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png",939,793,false],"landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png",939,793,false],"portraits":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png",939,793,false],"thumbnail":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-300x253.png",300,253,true],"large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png",939,793,false],"1536x1536":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png",939,793,false],"2048x2048":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png",939,793,false],"ultp_layout_landscape_large":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png",939,793,false],"ultp_layout_landscape":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-870x570.png",870,570,true],"ultp_layout_portrait":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-600x793.png",600,793,true],"ultp_layout_square":["https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-600x600.png",600,600,true]},"rttpg_author":{"display_name":"distankp Admin","author_link":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/author\/distankp\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/kategori\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","rttpg_excerpt":"Di Nusa Tenggara Timur, perjalanan beras tidak selalu dimulai dari jalan raya. Di Flores Timur, Adonara, Solor, hingga Lembata, perjalanan pangan dimulai dari dermaga kecil, laut yang tak selalu bersahabat, serta kapal-kapal pengangkut yang harus menembus ombak demi memastikan masyarakat tetap bisa makan dengan harga terjangkau. Di wilayah kepulauan seperti ini, distribusi pangan bukan sekadar&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8715","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8715"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8715\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8719,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8715\/revisions\/8719"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/distankp.nttprov.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}