Distankp NTT Bahas Dukungan Alsintan HKTI Bersama NTT Manis dan Pemerintah Desa

Kupang – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama jajaran menerima kunjungan kerja Direktur NTT Manis, Jote, bersama Kepala Desa Oeletsala, unsur dari Baumata, dan sejumlah pihak terkait, Senin (5/10/2026). Pertemuan tersebut membahas koordinasi dukungan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) untuk menunjang kegiatan pertanian di NTT.
Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, organisasi petani, pelaku usaha pertanian, dan pemerintah desa dalam menjawab kebutuhan sarana produksi di tingkat petani.
Pembahasan difokuskan pada peluang dukungan alsintan yang diharapkan dapat membantu petani meningkatkan efisiensi pekerjaan di lahan, mempercepat proses budidaya, serta mendorong produktivitas pertanian.
Perkuat Dukungan Alsintan dan Penerapan Teknologi Pertanian
Ketersediaan alat dan mesin pertanian menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengembangan pertanian di NTT, terutama pada wilayah dengan karakteristik lahan kering dan keterbatasan tenaga kerja pertanian.
Pemanfaatan alsintan yang sesuai dengan kondisi lahan dapat membantu mempercepat pengolahan tanah, meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga, serta mendukung kegiatan usaha tani yang lebih produktif.
Koordinasi bersama NTT Manis dan unsur pemerintah desa ini juga sejalan dengan penguatan kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTT dan HKTI dalam mendorong modernisasi pertanian.
Sebelumnya, pada 16 September 2026, jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bersama pengurus HKTI melakukan kunjungan ke lokasi pertanian NTT Manis di Baumata, Kabupaten Kupang. Kegiatan tersebut turut menjadi ruang untuk melihat potensi pertanian lahan kering serta berbagai kebutuhan petani, termasuk sarana produksi, pengelolaan air, dan mekanisasi pertanian.
Melalui koordinasi lanjutan antarpihak, kebutuhan alsintan diharapkan dapat diidentifikasi secara lebih tepat sehingga dukungan yang direncanakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan petani di lapangan.
Kolaborasi untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian NTT
Penguatan sarana dan prasarana pertanian memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi petani, pemerintah desa, hingga pelaku usaha yang bergerak dalam pengembangan pertanian.
Selain mendukung peningkatan produksi, penerapan teknologi pertanian juga diharapkan dapat membantu petani mengelola usaha tani secara lebih efisien. Peningkatan produktivitas tersebut perlu diikuti dengan penguatan kelembagaan petani dan akses pemasaran agar hasil pertanian lokal semakin memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Pertemuan ini menjadi langkah koordinasi dalam memperluas dukungan terhadap kebutuhan pertanian di NTT. Melalui kerja sama yang berkelanjutan antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, HKTI, NTT Manis, dan pemerintah desa, pengembangan pertanian diharapkan semakin didukung oleh sarana yang memadai, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta peningkatan kapasitas petani.
Sinergi tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, penguatan ekonomi masyarakat perdesaan, dan pembangunan sektor pertanian NTT yang lebih maju dan berkelanjutan.
