Dinas Pertanian NTT Bersama Pemerintah Daerah Ikuti Fact Finding Mission OECD di Kupang

KUPANG, 28 Oktober 2026 – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama perwakilan Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Kabupaten Kupang mengikuti kegiatan Fact Finding Mission bersama Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang berlangsung di Kota Kupang, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pengumpulan informasi, pemetaan kondisi daerah, serta pendalaman berbagai aspek pembangunan yang dapat menjadi bahan kajian dalam memperkuat kebijakan dan kerja sama pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah dan perwakilan OECD dalam forum diskusi untuk membangun pemahaman mengenai kondisi, potensi, serta tantangan pembangunan di daerah. Partisipasi lintas instansi juga mencerminkan pentingnya koordinasi antarsektor dalam mendukung penyusunan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Fact Finding Mission OECD Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kebijakan Pembangunan
Fact Finding Mission merupakan kegiatan pengumpulan fakta dan informasi yang dilakukan untuk memperoleh gambaran lebih mendalam mengenai kebijakan, tata kelola, kelembagaan, serta kondisi pelaksanaan pembangunan.
Dalam konteks nasional, kegiatan Fact Finding Mission OECD juga menjadi salah satu instrumen dalam proses tinjauan teknis (technical review) terkait upaya Indonesia untuk bergabung sebagai anggota OECD.
Indonesia secara resmi memasuki proses aksesi OECD setelah Dewan OECD memutuskan membuka diskusi aksesi pada 20 Februari 2024. Proses tersebut mencakup peninjauan berbagai bidang kebijakan, termasuk tata kelola pemerintahan, perekonomian, lingkungan hidup, investasi, dan pelayanan publik.
Melalui kegiatan yang berlangsung di Kupang, pemerintah daerah memperoleh ruang untuk berpartisipasi dalam proses pengumpulan informasi sekaligus memperkuat komunikasi dengan OECD mengenai pembangunan di tingkat daerah.
Keterlibatan Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, dan Pemerintah Kabupaten Kupang menjadi bagian penting dalam menghadirkan perspektif daerah pada pembahasan pembangunan yang lebih luas.
Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan Memiliki Peran Strategis
Keikutsertaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT dalam kegiatan ini memiliki relevansi dengan upaya penguatan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian dan ketahanan pangan masyarakat.
Sebagai daerah dengan potensi pertanian, perkebunan, dan peternakan, NTT memerlukan pendekatan pembangunan yang memperhatikan kondisi wilayah, ketersediaan sumber daya, produktivitas, serta akses masyarakat terhadap pelayanan dan kegiatan ekonomi.
Dalam konteks tersebut, penguatan tata kelola pembangunan dapat mendukung perencanaan program pertanian yang lebih terarah, pemanfaatan data yang lebih baik, serta koordinasi antarlembaga dalam menghadapi berbagai tantangan di tingkat daerah.
Perhatian terhadap efisiensi rantai pasok, peningkatan nilai tambah hasil pertanian lokal, pemanfaatan teknologi, dan penguatan akses pasar juga menjadi aspek penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Dengan perencanaan dan kebijakan yang semakin berbasis data, potensi daerah diharapkan dapat dikembangkan secara optimal sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi petani, pelaku usaha, dan masyarakat.
Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan NTT yang Berkelanjutan
Pertemuan bersama OECD ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga internasional dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai kebijakan pembangunan tidak hanya memperhatikan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta memperluas kesempatan ekonomi di daerah.
Bagi NTT, penguatan kerja sama dan pertukaran informasi menjadi salah satu langkah penting untuk mengembangkan potensi sumber daya lokal, meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, serta mendorong pengelolaan sektor-sektor produktif secara lebih efektif.
Melalui partisipasi dalam Fact Finding Mission OECD, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT turut mendukung terbangunnya komunikasi dan kerja sama yang konstruktif sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Nusa Tenggara Timur yang berkelanjutan, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
