Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Jelang Penyaluran Benih Padi PM-AAS, Distankp NTT Cek Kesiapan Gudang di Ngada

October 30, 2026October 30, 2026 Artikel
Tim Dinas Pertanian NTT bersama Dinas Pertanian Kabupaten Ngada mengecek kesiapan benih padi PM-AAS di gudang CV. Wilmourt Pratama pada 30 Oktober 2026.
Tim Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bersama Dinas Pertanian Kabupaten Ngada meninjau kesiapan benih padi di gudang CV. Wilmourt Pratama, Jumat (30/10/2026), menjelang penyaluran bantuan PM-AAS.

NGADA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) melakukan koordinasi dan pengecekan kesiapan benih padi untuk mendukung pelaksanaan program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kabupaten Ngada, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ngada serta Ketua Tim Kerja (Katimker) Penyuluh Kabupaten Ngada. Koordinasi difokuskan pada kesiapan pelaksanaan program dan rencana penyaluran bantuan benih padi sebanyak 63,49 ton untuk mendukung kegiatan pada lahan seluas 907 hektare.

Pastikan Kesiapan Benih dan Pengawalan Penyuluh

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah provinsi dan kabupaten membahas langkah-langkah persiapan penyaluran bantuan agar pelaksanaan PM-AAS dapat berjalan sesuai rencana. Salah satu hasil koordinasi adalah kesepakatan pengawalan kegiatan oleh penyuluh pertanian di tiga kecamatan, yakni Bajawa, Bajawa Utara, dan Golewa Selatan.

Pengawalan penyuluh menjadi bagian penting dalam memastikan kelompok tani penerima bantuan memperoleh pendampingan selama pelaksanaan kegiatan, termasuk dalam penerapan teknologi budidaya padi yang sesuai dengan kondisi lahan.

Usai koordinasi, tim Bidang TPH Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bersama Kepala Bidang TPH Kabupaten Ngada melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan benih di gudang CV. Wilmourt Pratama selaku penyedia benih padi.

Pengecekan tersebut merupakan bagian dari persiapan distribusi untuk memastikan ketersediaan benih sebelum disalurkan kepada kelompok tani penerima bantuan.

Sesuai hasil koordinasi, penyaluran benih padi dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 November 2026, dengan pengawalan oleh penyuluh pertanian.

Dukung Pertanian Modern dan Peningkatan Produktivitas Padi

Program PM-AAS merupakan pendekatan budidaya padi modern yang dikembangkan Kementerian Pertanian untuk mendorong peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi, pengaturan sistem tanam, serta pengelolaan usaha tani yang lebih efisien.

Pendekatan ini antara lain menekankan penggunaan benih unggul bermutu, sistem tanam benih langsung, pengaturan populasi tanaman, dan pemanfaatan mekanisasi pertanian sesuai kebutuhan dan kondisi lahan.

Di Kabupaten Ngada, dukungan benih padi seluas 907 hektare menjadi salah satu langkah dalam mempersiapkan penerapan program tersebut di tingkat petani. Ketersediaan benih yang memadai, ketepatan waktu penyaluran, serta pendampingan teknis diharapkan dapat membantu petani melaksanakan kegiatan budidaya secara lebih terarah.

Koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, dan penyedia benih juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kepada kelompok tani sekaligus mendukung kelancaran distribusi sarana produksi pertanian.

Melalui kesiapan penyaluran bantuan benih dan pengawalan pelaksanaan PM-AAS, Pemerintah Provinsi NTT terus mendorong penerapan pertanian yang lebih produktif dan efisien. Sinergi lintas sektor ini diharapkan memberikan manfaat bagi petani, memperkuat produksi padi daerah, serta mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.

Post navigation

Previous Previous
Panen Padi Cakrabuana Agritan di Manggarai Timur Perkuat Pengembangan Benih Lokal
NextContinue
Dari Jagung hingga Jambu Mete, CPNS Dinas Pertanian NTT Belajar Langsung di Lapangan
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search