Tour de EnTeTe 2026 Bawa Berkah bagi Pedagang Madu di TTU, Warga Juga Terima Bantuan Rumah

Timor Tengah Utara, NTT – Pelaksanaan Tour de EnTeTe 2026 memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi NTT dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi NTT ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan promosi potensi daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat tersebut adalah Marselina, seorang pedagang madu yang berjualan di sepanjang jalur yang dilintasi peserta Tour de EnTeTe 2026 pada Kamis (5/11/2026).
Marselina mengaku senang karena kehadiran para peserta turut meningkatkan jumlah pembeli sehingga produk madu yang dijajakannya lebih banyak terjual.
“Jujur, kami sangat senang karena lokasi tempat kami berjualan madu menjadi salah satu jalur yang dilewati peserta Tour de EnTeTe. Kehadiran para peserta memberikan kesempatan bagi kami untuk menjual lebih banyak produk. Madu yang kami jual pun laku dibeli,” ungkap Marselina.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha kecil untuk memperoleh tambahan penghasilan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di sepanjang rute kegiatan.
“Ini tentu sangat membantu usaha kecil seperti kami dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan Tour de EnTeTe 2026 juga disampaikan oleh Alfons, salah seorang peserta kegiatan.
Ia menilai bahwa kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan melintasi sejumlah wilayah di NTT tersebut tidak hanya mendorong aktivitas olahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi daerah.
“Sebagai peserta Tour de EnTeTe 2026, kami merasa sangat senang dan memberikan apresiasi kepada Gubernur NTT beserta seluruh jajaran. Ini merupakan kegiatan positif yang tidak hanya mendorong masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan dan memperkenalkan potensi daerah,” tutur Alfons.
Warga TTU Terharu Menerima Bantuan Rumah
Selain memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM, pelaksanaan Tour de EnTeTe 2026 juga menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi NTT untuk menyalurkan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kebahagiaan tersebut dirasakan oleh Kanisius bersama istrinya, Yovita, warga Desa Oeprigi, Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten TTU.
Pasangan suami istri ini merupakan salah satu dari lima keluarga di Kabupaten TTU yang menerima bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Pemerintah Provinsi NTT.
Keduanya mengaku terharu karena kondisi tempat tinggal mereka mendapat perhatian pemerintah. Mereka bahkan tidak menyangka Gubernur NTT bersama rombongan berkesempatan mengunjungi langsung kediaman mereka.
Dengan mata berkaca-kaca, Kanisius dan Yovita menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Kami sungguh bersyukur dan terharu karena pemerintah daerah masih memberikan perhatian kepada masyarakat kecil seperti kami melalui bantuan pembangunan rumah ini. Sejujurnya, ini merupakan sesuatu yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya,” kata Kanisius.
Ia mengungkapkan bahwa keluarganya telah lama mengharapkan bantuan agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan seluruh jajaran atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Terlebih karena hari ini Bapak Gubernur juga berkesempatan mengunjungi rumah kami,” lanjutnya.
Sepuluh Warga TTU dan TTS Menerima Bantuan RTLH
Selain keluarga Kanisius Nitjano, terdapat empat warga lainnya di Kabupaten Timor Tengah Utara yang menerima bantuan pembangunan RTLH, yakni Adrianus Pulo, Antonia Sone, Lemaskus Nuban, dan Fredik Nubatonis.
Sementara itu, lima warga Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) turut menerima bantuan serupa. Mereka adalah Arto Kamlasi, Yabar Manu, Semli Tunliu, Foktoria Koah, dan Jonathan Sonbae.
Secara keseluruhan, sebanyak sepuluh warga dari kedua kabupaten tersebut menjadi penerima bantuan pembangunan RTLH dari Pemerintah Provinsi NTT.
Tour de EnTeTe Jadi Momentum Penguatan Ekonomi dan Kepedulian Sosial
Pelaksanaan Tour de EnTeTe 2026 Etape I Rute II yang melintasi wilayah Kabupaten TTU menuju Kabupaten TTS menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat di sepanjang jalur kegiatan.
Bagi pelaku UMKM seperti Marselina, kegiatan ini membuka peluang untuk meningkatkan penjualan dan memperoleh tambahan penghasilan.
Sementara itu, bagi keluarga penerima bantuan RTLH, perhatian dan kunjungan pemerintah memberikan harapan baru untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni.
Dengan demikian, Tour de EnTeTe 2026 tidak hanya menghadirkan semangat olahraga dan kebersamaan, tetapi juga memberikan manfaat sosial serta peluang ekonomi bagi masyarakat di daerah yang dilintasinya.
Sumber Artikel: Kompas
