Pelatihan Pertanian GMIT Dorong Pemberdayaan Jemaat dan Petani di Alor

Kupang, 16 Juni 2026 –Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, SP, hadir dalam Pelatihan Pertanian GMIT. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis jemaat di Kabupaten Alor. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Sinode GMIT bersama berbagai pemangku kepentingan daerah.
Pelatihan tersebut turut dihadiri Ketua Sinode GMIT, Semuel Pandie. Hadir pula Rektor Universitas Tribuana Kalabahi dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Alor. Kehadiran para pihak menunjukkan dukungan bersama terhadap pengembangan sektor pertanian masyarakat.
Sebanyak 10 Ketua Klasis se-Alor mengikuti kegiatan ini. Para pendeta dan diaken dari 10 klasis juga hadir. Mereka menjadi bagian penting dalam mendorong edukasi pertanian di lingkungan jemaat.
Melalui pelatihan ini, gereja diharapkan berperan lebih luas dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pertanian dipandang sebagai sektor strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena itu, penguatan kapasitas jemaat menjadi langkah penting dalam pembangunan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT menyerahkan satu unit traktor roda dua. Bantuan tersebut diberikan kepada salah satu klasis di Kabupaten Alor. Traktor ini diharapkan mendukung pengolahan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Bantuan tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap kerja kolaboratif bersama lembaga keagamaan. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan di tingkat komunitas. Selain itu, pelatihan ini dapat membuka ruang pendampingan pertanian yang lebih berkelanjutan.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam membangun pertanian NTT. Pemerintah, gereja, kampus, dan masyarakat perlu bergerak bersama. Dengan kolaborasi tersebut, pertanian dapat menjadi motor pemberdayaan dan ketahanan pangan lokal.
