Pascapanen Cengkeh Detubapa Berjalan Optimal Melalui Pengelolaan Kebun Terpadu

Kupang, 01 Juli 2026 — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur terus mengoptimalkan pengelolaan kebun. Melalui UPTD PKDLHP, kegiatan Pascapanen Cengkeh Detubapa dilaksanakan secara terpadu setiap hari. Seluruh tahapan mendukung peningkatan mutu hasil perkebunan. Kegiatan juga menjaga produktivitas tanaman secara berkelanjutan. Pengelolaan dilakukan di Kebun Dinas Detubapa, Kabupaten Ende.
Kegiatan diawali dengan manajemen kebutuhan air melalui penyiraman tanaman hortikultura. Penyiraman juga dilakukan pada benih kopi Arabika di area nursery. Ketersediaan air membantu menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal. Perawatan rutin mendukung kualitas bibit sebelum dipindahkan ke lahan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan kebun.
Petugas juga mempersiapkan sarana panen sebelum kegiatan pemetikan dimulai. Persiapan dilakukan melalui mobilisasi tangga menuju lokasi panen. Sarana yang memadai memperlancar proses pemanenan di lapangan. Kesiapan peralatan meningkatkan efisiensi kerja petugas. Seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan keselamatan kerja.
Pemanenan cengkeh dilaksanakan pada tingkat kematangan yang sesuai. Setelah panen, petugas melakukan pemisahan kuntum bunga dari tangkainya. Penanganan pascapanen tersebut menghasilkan capaian 6,5 kilogram berat basah. Sortasi awal membantu menjaga mutu bahan baku. Tahapan ini menjadi langkah penting sebelum proses pengeringan.
Proses penjemuran buah cengkeh terus dilanjutkan hingga mencapai tingkat kekeringan yang diharapkan. Penjemuran yang tepat membantu mempertahankan kualitas hasil panen. Seluruh rangkaian kegiatan mencerminkan pengelolaan kebun yang terencana dan berkelanjutan. Upaya tersebut mendukung peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT berkomitmen menghasilkan produk perkebunan yang berkualitas dan berdaya saing.
