Tortila Ubi hingga Labu, Desa Oebelo Siap Luncurkan Produk Unggulan Baru

Kupang, 08 Juli 2026 – Pemerintah Desa Oebelo saat ini tengah bersiap meluncurkan produk makanan ringan (chips) tortila sebagai produk unggulan terbaru desa. Hadirnya produk tersebut sebagai wujud mendukung program One Village One Product yang digaungkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk menggerakkan perekonomian warga sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya bagi kaum ibu di desa Oebelo.
Sebagai langkah awal, sebanyak 19 orang ibu dari Desa Oebelo telah dikirim untuk mengikuti pelatihan intensif di Balai Pelatihan Provinsi pada tahun lalu. Pelatihan tersebut fokus pada pembekalan materi produksi, manajemen bimbingan teknis, hingga strategi pemasaran.
Maksimalkan Potensi Bahan Baku Lokal
Kepala Desa Oebelo, Marten Halla kepada AtlasNews menjelaskan bahwa salah satu keunggulan utama dari produk tortila ini adalah penggunaan bahan baku yang 100% berasal dari hasil bumi desa sendiri.
“Bahan bakunya ubi, jagung, pisang, dan labu. Kami punya bahan baku yang melimpah di desa, jadi tidak perlu impor atau mengambil dari luar,” ujarnya pada Selasa, (7/7/2026).
Ia juga menyoroti fenomena yang selama ini terjadi, di mana hasil bumi seperti jagung dijual keluar daerah dalam bentuk mentah, lalu kembali ke desa dalam bentuk camilan jadi dengan harga yang lebih mahal.
Menyadari hal itu, PKK Desa Oebelo bersama BUMDES Desa Oebelo menginisiasi hadirnya produk baru tersebut.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Desa Oebelo berkomitmen untuk memproses sendiri hasil panen mereka agar memiliki nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi.
Dukungan Penuh Pemerintah Kabupaten dan Target Pasar
Marten Halla mengungkapkan jika rencana peluncuran produk ini mendapat respons yang sangat positif dari Pemerintah Kabupaten. Bentuk dukungan yang diberikan difokuskan pada penyediaan sarana dan prasarana produksi.
Dukungan Berupa Alat: Pemerintah Kabupaten membantu menyediakan peralatan produksi yang sesuai dengan kebutuhan para peserta pelatihan.
Waktu Operasional: Produksi skala penuh akan segera dimulai begitu seluruh bantuan peralatan dari pemerintah daerah telah rampung diterima oleh pihak desa.
Untuk urusan pemasaran, masyarakat tidak perlu cemas. Para peserta telah dibekali dengan kemampuan marketing modern, termasuk sistem pemasaran digital (online marketing).
Target pasar untuk produk tortila Desa Webelo ini pun cukup mentereng, yakni menyasar toko-toko retail modern seperti Alfamart dan Indomaret, selain juga akan dipasarkan melalui jaringan UMKM setempat.
Melalui produk tortila ini, Pemerintah Desa Webelo berharap usaha ini dapat berjalan normal dan berkelanjutan, sehingga mampu menjadi roda penggerak ekonomi baru yang mandiri bagi warga desa.
