Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

LL Sikka dan Sublab Nita UPTD PKDLHP Produksi POC dari Limbah Sabut Kelapa untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan

September 4, 2026September 4, 2026 Artikel

Sikka, NTT – Laboratorium Lapangan (LL) Sikka bersama Sublaboratorium (Sublab) Nita pada UPTD Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan (PKDLHP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan dasar limbah sabut kelapa. Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan potensi limbah pertanian menjadi produk yang bernilai guna bagi mendukung kebutuhan budidaya tanaman.

Pembuatan POC dilakukan melalui proses fermentasi menggunakan bahan sederhana yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Setelah melalui tahapan fermentasi selama kurang lebih dua minggu, POC berbahan sabut kelapa tersebut telah selesai diproses dan siap digunakan sebagai salah satu alternatif input pertanian ramah lingkungan.

Proses Pembuatan POC dari Sabut Kelapa

Dalam proses pembuatannya, POC ini menggunakan campuran bahan berupa 2 kilogram sabut kelapa, 2 liter air, 500 mililiter air beras, 60 mililiter EM4, serta 500 gram gula pasir.

Seluruh bahan kemudian dicampurkan dan difermentasi selama dua minggu untuk menghasilkan larutan pupuk organik cair. Tahapan fermentasi menjadi bagian penting dalam proses pembuatan karena membantu menguraikan bahan organik sehingga menghasilkan kandungan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Pemanfaatan sabut kelapa sebagai bahan dasar POC menjadi salah satu bentuk pengelolaan limbah pertanian yang lebih efektif. Limbah yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat diolah kembali menjadi produk yang mendukung kegiatan pertanian.

Dorong Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna di Bidang Pertanian

Pengembangan pupuk organik cair dari bahan lokal menjadi langkah sederhana dalam mendorong penerapan teknologi tepat guna di tingkat pertanian. Selain mengurangi ketergantungan terhadap bahan input dari luar, inovasi pengolahan limbah juga dapat meningkatkan nilai tambah hasil samping pertanian.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya penguatan sektor pertanian Nusa Tenggara Timur melalui pemanfaatan sumber daya lokal, peningkatan efisiensi usaha tani, serta penerapan praktik pertanian yang lebih berkelanjutan. Pengolahan limbah menjadi produk pertanian juga mendukung pelayanan pertanian yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi antara unit pelayanan teknis dan pengembangan inovasi pertanian, pemanfaatan bahan lokal seperti sabut kelapa diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan dalam mendukung ketersediaan sarana produksi pertanian yang mudah diperoleh dan ramah lingkungan.

Pemanfaatan Limbah Pertanian untuk Mendukung Pembangunan Pertanian NTT

Produksi POC dari sabut kelapa menunjukkan bahwa limbah pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari sistem pertanian yang lebih efisien. Pendekatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi tanaman, tetapi juga mendukung pengelolaan lingkungan melalui pengurangan limbah organik.

Ke depan, penguatan inovasi pertanian berbasis sumber daya lokal, peningkatan kapasitas pelayanan teknis, serta kolaborasi antarunit menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan pertanian NTT yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Post navigation

Previous Previous
Bawang Merah Goreng Sumlili Diluncurkan, Dorong Hilirisasi Produk Pertanian NTT Bernilai Tambah
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search