Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Hadiri Penanaman Serentak 2.000 Hektare di Sumba Barat Daya

June 15, 2026June 16, 2026 Artikel
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Hadiri Penanaman Serentak 2.000 Hektare di Sumba Barat Daya

Kupang, 15 Juni 2026 – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT menghadiri kegiatan Penanaman Serentak 2.000 Hektare se-Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada lokasi Optimalisasi Lahan atau Oplah dan Corporate Social Responsibility atau CSR Kementerian Pertanian, (Jumat, 12 Juni 2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam mempercepat peningkatan produksi pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Secara nasional, Kementerian Pertanian terus mendorong pemanfaatan lahan produktif melalui program Oplah dan CSR. Program ini diarahkan untuk memperkuat produksi pangan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur.

NTT Ambil Bagian dalam Gerakan Tanam Nasional

Untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, kegiatan dipusatkan di Daerah Irigasi Weekelo Sawah. Lokasi ini berada di Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Daerah Irigasi Weekelo Sawah memiliki cakupan areal seluas 8.127 hektare. Sementara itu, lokasi utama pelaksanaan berada di Desa Tema Tana dengan luas areal tanam mencapai 647 hektare.

Kehadiran NTT dalam Penanaman Serentak 2.000 Hektare menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung program pangan nasional. Terlebih lagi, Sumba Barat Daya memiliki potensi pertanian yang perlu terus dikembangkan.

Kegiatan Dipimpin Secara Daring oleh Kementerian Pertanian

Kegiatan Penanaman Serentak 2.000 Hektare dilaksanakan secara daring dan terhubung dengan berbagai lokasi penanaman di Indonesia. Agenda ini dipimpin bersama oleh Sam Herodian selaku Staf Ahli Menteri Pertanian dan Tien Latifah.

Melalui sistem daring, koordinasi antar wilayah dapat berjalan lebih efektif. Dengan demikian, setiap daerah dapat menunjukkan kesiapan dan dukungan terhadap percepatan tanam nasional.

Selain menjadi agenda teknis, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi. Pemerintah pusat dan daerah bergerak bersama untuk memperkuat sektor pertanian.

Kolaborasi Pusat, Daerah, Penyuluh, dan Petani

Kegiatan penanaman di Kabupaten Sumba Barat Daya turut dihadiri oleh Santi selaku Kepala BPPSDMP. Hadir pula Usman Husin selaku Anggota Komisi IV DPR RI.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ratu Ngadu Bonu Wulla selaku Bupati Sumba Barat Daya. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan kuatnya dukungan terhadap pembangunan pertanian di daerah.

Turut hadir Tim Pusat Kementerian Pertanian, para Kepala Balai lingkup Kementerian Pertanian di NTT, serta penyuluh pertanian se-Pulau Sumba. Petani, kelompok tani, Gapoktan, dan Brigade Pangan Kabupaten Sumba Barat Daya juga ikut ambil bagian.

Keterlibatan penyuluh pertanian menjadi hal penting dalam kegiatan ini. Sebab, penyuluh berperan mendampingi petani dalam menerapkan teknologi dan praktik budidaya yang tepat.

Mendukung Peningkatan Indeks Pertanaman

Melalui Penanaman Serentak 2.000 Hektare, pemerintah mendorong peningkatan indeks pertanaman. Langkah ini penting agar lahan pertanian dapat dimanfaatkan lebih optimal.

Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mempercepat tanam pada lahan potensial. Dengan begitu, produksi pangan dapat terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Kementerian Pertanian sebelumnya menegaskan bahwa gerakan tanam serentak menjadi strategi percepatan tanam. Program ini juga mendukung penguatan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Sinergi untuk Pertanian Maju dan Berkelanjutan

Semangat gotong royong menjadi kunci dalam pelaksanaan kegiatan ini. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, petani, dan Brigade Pangan saling mendukung di lapangan.

Karena itu, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi untuk membangun pertanian maju, mandiri, dan modern.

Dengan pengelolaan lahan yang lebih optimal, NTT diharapkan mampu memperkuat kontribusi terhadap produksi pangan nasional. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan.

Kesimpulan

Kegiatan Penanaman Serentak 2.000 Hektare di Sumba Barat Daya menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, pemanfaatan lahan pertanian diharapkan semakin optimal.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT terus mendukung program strategis Kementerian Pertanian. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan pertanian yang produktif, modern, dan berkelanjutan.

Post navigation

Previous Previous
Perempuan NTT Pilar Ekonomi Restoratif dan Ketahanan Pangan
NextContinue
Pengujian Adaptasi Kacang Hijau Biji Hitam di Kabupaten Sikka Dorong Pengembangan Varietas Unggul Lokal
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search