Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Pengawasan Panen Mata Tempel Perkuat Mutu Benih Jeruk Keprok Soe di BBH Nonbes

June 5, 2026June 5, 2026 Artikel
Pengawasan Panen Mata Tempel Perkuat Mutu Benih Jeruk Keprok Soe di BBH Nonbes

Kupang, 05 Juni 2026 –  Benih jeruk keprok Soe menjadi fokus pengawasan di Kebun Balai Benih Hortikultura Nonbes, Kecamatan Amarasi. Kegiatan ini berlangsung di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Pengawasan dilakukan oleh tim teknis pengawas benih bersama pengelola lapangan.

Kegiatan tersebut mencakup pengawasan panen mata tempel dan okulasi jeruk keprok Soe. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses perbanyakan vegetatif berjalan sesuai standar operasional prosedur. Penerapan SOP menjadi aspek penting dalam menjaga mutu dan kemurnian varietas.

Pengawasan dimulai dari seleksi pohon induk di dalam rumah jaring. Setiap pohon induk diperiksa berdasarkan kondisi kesehatan, identitas varietas, dan kelayakan sumber mata tunas. Tahapan ini penting untuk mencegah penularan penyakit pada bahan perbanyakan.

Setelah seleksi, tim mengawal proses panen mata tempel secara cermat. Mata tunas dipilih dari pohon induk yang sehat dan telah memenuhi persyaratan teknis. Kebersihan alat, ketepatan pemotongan, dan penanganan bahan tanam menjadi perhatian utama.

Pengawasan kemudian dilanjutkan pada proses okulasi di area pembibitan. Teknik penempelan mata tunas dilakukan secara hati-hati agar tingkat keberhasilan tetap optimal. Pengelola lapangan juga memastikan kondisi bibit tetap terpantau selama masa pertumbuhan awal.

Melalui kegiatan ini, produksi 2.000 pohon anakan jeruk keprok Soe berhasil dikawal dengan baik. Anakan tersebut dipersiapkan sebagai benih unggul bermutu yang siap menuju proses sertifikasi.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT terus mendorong penguatan sistem perbenihan hortikultura. Upaya ini menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan produktivitas jeruk keprok Soe. Selain itu, kegiatan ini memperkuat ketersediaan benih bermutu bagi petani di Nusa Tenggara Timur.

Post navigation

Previous Previous
Dukung OVOP dan Tingkatkan PAD, Dinas Pertanian NTT Mulai Pasarkan Kopi De Roma Produk Asli Kebun Dinas
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search