Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Dinas Pertanian NTT Tinjau Penangkaran Kakao, Calon Lokasi Festival Kopi dan Balai Benih Lembor

August 3, 2026August 3, 2026 Artikel
Dinas Pertanian NTT Tinjau Penangkaran Kakao, Calon Lokasi Festival Kopi dan Balai Benih Lembor

Manggarai Barat, 30 Juli 2026 – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur terus memperkuat pengembangan komoditas unggulan dan sektor perbenihan melalui kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi strategis di wilayah Manggarai Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT diwakili oleh Kepala UPTD Perbenihan. Sejumlah lokasi yang menjadi agenda peninjauan meliputi penangkaran kakao, kebun dinas, penangkaran kopi, calon lokasi Festival Kopi, serta Balai Benih Lembor.

Kunjungan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan kegiatan, kondisi sarana dan prasarana, potensi kawasan, serta berbagai kebutuhan teknis yang dapat menjadi bahan tindak lanjut program pertanian dan perkebunan.

Penguatan Penangkaran Kakao dan Kopi

Penangkaran kakao menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam kunjungan tersebut.

Keberadaan penangkar memiliki peran penting dalam menjamin ketersediaan bahan tanam yang berkualitas. Benih dan bibit yang memenuhi standar merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya serta produktivitas tanaman dalam jangka panjang.

Penguatan penangkaran kakao juga sejalan dengan agenda Pemerintah Provinsi NTT dalam meningkatkan kualitas perbenihan perkebunan. Pada 2026, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT telah melakukan pemeriksaan benih kakao di sejumlah kabupaten, termasuk Manggarai Barat dan Manggarai Timur.

Selain kakao, kunjungan juga dilakukan ke lokasi penangkaran kopi.

Pengembangan penangkaran kopi penting untuk mendukung ketersediaan bahan tanam bermutu, terutama bagi kegiatan rehabilitasi, peremajaan maupun pengembangan kawasan kopi.

Penguatan sektor hulu ini diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan produktivitas kebun, pengolahan pascapanen, promosi dan pemasaran kopi NTT.

Tinjau Kebun Dinas dan Potensi Pengembangan Komoditas

Rangkaian kunjungan juga mencakup peninjauan kebun dinas yang memiliki potensi untuk mendukung pengembangan komoditas pertanian dan perkebunan.

Keberadaan kebun dinas memiliki nilai strategis karena dapat dikembangkan tidak hanya sebagai lokasi produksi, tetapi juga sebagai tempat percontohan, pembelajaran, penyedia bahan tanam serta pengembangan komoditas unggulan.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi aktual kebun, potensi pengembangan komoditas, pengelolaan lahan serta kebutuhan tindak lanjut yang diperlukan.

Melalui optimalisasi kebun, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap pengembangan pertanian sekaligus meningkatkan manfaat aset pertanian bagi masyarakat.

Tinjau Calon Lokasi Festival Kopi

Pada Kamis sore, rombongan meninjau salah satu lokasi yang dipersiapkan sebagai calon lokasi Festival Kopi di Kabupaten Manggarai Barat.

Berdasarkan dokumentasi lapangan, peninjauan lokasi dilakukan sekitar pukul 17.48 WITA.

Penentuan lokasi Festival Kopi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kegiatan promosi komoditas kopi NTT. Festival kopi diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan produk kopi unggulan daerah, tetapi juga menjadi tempat bertemunya petani, kelompok tani, penangkar, pelaku UMKM, komunitas kopi, pemerintah dan pelaku pasar.

Melalui kegiatan tersebut, kopi NTT diharapkan semakin dikenal sekaligus memiliki nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat di daerah sentra produksi.

Festival kopi juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya ekosistem usaha yang lebih kuat, mulai dari budidaya, pengolahan, pengemasan hingga pemasaran.

Kunjungi Balai Benih Lembor

Rangkaian kunjungan pada 30 Juli 2026 dilanjutkan ke Balai Benih Lembor, Kabupaten Manggarai Barat.

Dokumentasi lapangan mencatat kunjungan dilakukan sekitar pukul 20.16 WITA di kawasan Daleng, Kecamatan Lembor.

Balai benih memiliki fungsi strategis dalam mendukung ketersediaan benih tanaman pangan dan hortikultura yang bermutu bagi masyarakat.

Penguatan balai benih menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pertanian. Ketersediaan benih bermutu diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi usaha tani serta ketahanan pangan daerah.

Peninjauan lapangan juga menjadi kesempatan untuk melihat kondisi sarana dan prasarana, kegiatan produksi benih serta kebutuhan pengembangan balai ke depan.

Integrasikan Perbenihan, Produksi dan Promosi

Kunjungan ke penangkaran kakao, penangkaran kopi, kebun dinas, calon lokasi Festival Kopi dan Balai Benih Lembor menunjukkan pentingnya pengembangan pertanian secara terintegrasi.

Perbenihan yang berkualitas menjadi fondasi produksi. Selanjutnya, peningkatan produksi perlu diikuti dengan perbaikan mutu hasil, pengolahan, promosi, branding serta perluasan pasar.

Melalui kunjungan lapangan ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT memperoleh gambaran kondisi secara langsung sekaligus dapat mengidentifikasi langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memperkuat pelayanan perbenihan serta pengembangan kopi dan kakao.

Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, UPTD, pengelola balai benih, penangkar, kelompok tani serta pelaku usaha diharapkan dapat semakin meningkatkan produktivitas dan nilai tambah sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur.

Post navigation

Previous Previous
Kepala Dinas Pertanian NTT Tinjau Gudang Benih Padi PT KIR di Labuan Bajo
NextContinue
Kadis Pertanian NTT Tinjau Lahan Kelompok Tani Fajar Harapan di Wae Kelambu
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search