Peringatan Dini Cuaca Wilayah Nusa Tenggara Timur 27 – 28 Juli 2026
Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, tidak terdapat wilayah di Nusa Tenggara Timur yang masuk dalam kategori waspada, siaga, maupun awas akibat hujan lebat hingga ekstrem pada periode yang tercantum dalam tabel peringatan dini, yakni 26, 28, dan 29 Juli 2026. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa potensi hujan sedang hingga ekstrem di wilayah NTT secara umum berada pada kategori nihil.
Meskipun tidak terdapat peringatan hujan lebat, BMKG mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Rote Ndao, dan Kabupaten Sabu Raijua. Peringatan tersebut berlaku pada setiap periode mulai pukul 08.00 WITA hingga pukul 08.00 WITA pada hari berikutnya.
BMKG menjelaskan bahwa Angin Monsun Timur telah aktif dan menyebabkan berlangsungnya musim kemarau di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini dapat memicu munculnya angin kencang yang bersifat kering, terutama di wilayah yang memiliki tutupan vegetasi dan lahan dengan tingkat kekeringan tinggi.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan karena angin kencang dan kondisi udara yang kering dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Warga juga perlu berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang, kerusakan bangunan ringan, gangguan aktivitas transportasi, serta penyebaran api yang lebih cepat pada lahan kering.
Informasi cuaca terbaru dapat diperoleh melalui layanan BMKG selama 24 jam di nomor telepon (0380) 881613, WhatsApp 0811-3940-4264, media sosial @infobmkg dan @infobmkgeltari, serta aplikasi INFO BMKG.
