Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

NTT Manis Baumata Jadi Lokasi Penguatan Sinergi Pertanian, Pelatihan dan Akses Pasar

September 17, 2026September 17, 2026 Artikel
NTT Manis Baumata Jadi Lokasi Penguatan Sinergi Pertanian, Pelatihan dan Akses Pasar

Kabupaten Kupang – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi pertanian NTT Manis di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Rabu (16/9/2026). Kunjungan dilakukan bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI), Sudaryono, serta jajaran DPD HKTI Provinsi NTT periode 2026–2031 yang baru dilantik.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peninjauan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi pertanian, potensi lahan, kegiatan budidaya, serta peluang pengembangan usaha pertanian di Baumata. Berdasarkan pemberitaan sejumlah media lokal, agenda di lokasi NTT Manis juga diisi dengan penanaman secara simbolis dan pertemuan bersama kelompok tani.

Kunjungan berlangsung setelah pengurus DPD HKTI NTT periode 2026–2031 dilantik di Universitas Nusa Cendana, Kupang, pada hari yang sama. Kepengurusan tersebut dipimpin Fernando Osorio Soares dan diharapkan memperkuat hubungan kelembagaan dengan petani serta pemerintah daerah di seluruh NTT.

Melihat Potensi Lahan Kering dan Kebutuhan Petani

Peninjauan langsung memberikan gambaran mengenai peluang sekaligus tantangan pengembangan pertanian di wilayah Baumata. Lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya buah-buahan dan sayuran menunjukkan bahwa kawasan lahan kering tetap memiliki ruang pengembangan apabila didukung pengelolaan air, sarana produksi, teknologi budidaya, serta pendampingan yang sesuai dengan karakter wilayah.

Dalam pertemuan lapangan tersebut, sejumlah kebutuhan yang berkembang di tingkat petani antara lain ketersediaan air, benih, sarana produksi serta alat dan mesin pertanian. Persoalan air menjadi salah satu perhatian karena keberlanjutan budidaya pada lahan kering sangat bergantung pada kemampuan petani mengelola sumber air secara efisien. Penerapan teknologi seperti irigasi tetes menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk kondisi tersebut.

Kegiatan bersama petani juga memperlihatkan pentingnya mempertemukan kegiatan produksi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dari dokumentasi kegiatan, rangkaian kunjungan turut ditandai dengan peresmian Pusat Pelatihan dan Bisnis HKTI NTT di Baumata pada 16 September 2026. Kehadiran fasilitas seperti ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat pembelajaran, penerapan teknologi pertanian, pengembangan usaha, serta jejaring antara petani dan berbagai pemangku kepentingan.

Penguatan Pelatihan, Teknologi, dan Akses Pasar

Pengembangan pertanian tidak berhenti pada peningkatan produksi. Hasil pertanian juga perlu terhubung dengan pasar yang jelas agar kegiatan budidaya memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.

Dalam konteks tersebut, kolaborasi pemerintah daerah, organisasi petani, kelompok tani, serta lembaga pemerintah pusat membuka ruang untuk membangun rantai pasok yang lebih pendek dan efisien. Produk buah, sayuran maupun komoditas pertanian lokal berpotensi memperoleh pasar yang semakin luas sepanjang memenuhi kebutuhan kualitas, kontinuitas produksi, keamanan pangan serta mekanisme pengadaan yang ditetapkan.

Hal ini relevan dengan arah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional mendorong pemanfaatan rantai pasok lokal melalui keterlibatan petani, peternak, UMKM dan pelaku usaha di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan bahan pangan, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian lokal.

Namun, kunjungan di Baumata ini belum dapat diartikan sebagai penetapan atau kerja sama resmi NTT Manis sebagai pemasok MBG. Peluang tersebut tetap bergantung pada standar, mekanisme pengadaan dan ketentuan yang berlaku. Kepala BGN saat ini adalah Sudaryono, sebagaimana tercantum dalam struktur resmi Badan Gizi Nasional.

Bagi NTT, penguatan sisi produksi sekaligus akses pasar menjadi penting agar petani tidak hanya menghasilkan komoditas, tetapi juga memperoleh nilai tambah dari proses ekonomi setelah panen. Dukungan teknologi, pelatihan, pengelolaan air dan kepastian pasar dapat membantu membangun kegiatan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Kunjungan ke Baumata sekaligus menunjukkan pentingnya kerja bersama antara pemerintah, organisasi petani dan masyarakat. Dengan potensi pertanian lokal yang terus dikembangkan, kolaborasi lintas sektor diharapkan memperkuat kapasitas petani, memperpendek rantai pasok, membuka akses pasar dan menjadikan hasil pertanian NTT semakin mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dari dalam daerah sendiri.

Post navigation

Previous Previous
HKTI NTT Periode 2026–2031 Dilantik, Kolaborasi untuk Petani dan Pertanian Modern Diperkuat
NextContinue
UPTD Proteksi Panen Trichokompos, Pupuk Organik untuk Tanaman Sehat dan Pekarangan Produktif
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search