Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Petani Milenial Hortikultura Didorong Menjadi Penggerak Pertanian Produktif di NTT

June 29, 2026June 29, 2026 Artikel
Petani Milenial Hortikultura Didorong Menjadi Penggerak Pertanian Produktif di NTT

Kupang, 29 Juni 2026 – Pengembangan petani milenial hortikultura terus mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, SP, melakukan kunjungan lapangan. Kunjungan tersebut dilakukan bersama Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan. Turut hadir Koordinator Ketersediaan dan Distribusi Pangan dalam kegiatan tersebut.

Rombongan mengunjungi lahan hortikultura milik Bapak Dominggus Anin. Lahan tersebut memiliki luas kurang lebih satu hektare. Pada lahan itu, dikembangkan berbagai komoditas hortikultura bernilai ekonomi. Komoditas yang dibudidayakan meliputi tomat, melon, mentimun, dan cabai.

Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pertanian produktif berbasis petani milenial. Pemerintah melihat potensi besar dari generasi muda dalam mengembangkan sektor pertanian. Petani milenial dinilai mampu membawa semangat baru dalam pengelolaan usaha tani.

Sektor hortikultura memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan pangan lokal. Komoditas hortikultura juga dapat meningkatkan pendapatan petani jika dikelola secara baik. Selain itu, usaha tani produktif dapat memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar lahan.

Namun, pengembangan usaha tani masih membutuhkan dukungan berkelanjutan. Petani memerlukan sarana dan prasarana pertanian yang memadai. Dukungan pendampingan teknis budidaya juga penting untuk meningkatkan hasil produksi.

Selain aspek budidaya, manajemen keuangan usaha tani perlu diperkuat. Pengelolaan keuangan yang baik membantu petani menghitung biaya dan keuntungan. Hal ini penting agar usaha tani dapat berjalan lebih mandiri.

Dengan pendampingan yang tepat, petani milenial dapat menjadi motor pertanian modern. Pemerintah berharap pertanian hortikultura di NTT semakin produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Post navigation

Previous Previous
Pelatihan Penguatan Kelembagaan dan Korporatisasi Petani NTT Dorong Penguatan Petani Hortikultura
NextContinue
Panen Cengkeh Detubapa Dilaksanakan Tepat Waktu untuk Menjaga Mutu dan Rendemen Minyak Atsiri
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search