Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

PLN Dukung Pengembangan Hortikultura di Desa Hoder Sikka melalui Irigasi Berbasis Listrik

October 10, 2026October 10, 2026 Artikel

SIKKA – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendapat dukungan melalui kolaborasi berbagai pihak. PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Timur meluncurkan program HORTI the BEST (Hortikultura Berdaya Edukatif Sejahtera Tangguh) di Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, yang ditandai dengan penanaman perdana tanaman hortikultura pada Kamis (8/10/2026).

Program yang dilaksanakan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN ini menyasar Kelompok Tani Saing Tomowair dengan fokus pada pemanfaatan energi listrik untuk mendukung pengairan lahan pertanian. Inisiatif tersebut menjadi salah satu upaya mengatasi keterbatasan akses air yang selama ini menjadi kendala dalam pengembangan usaha tani masyarakat setempat.

Melalui program ini, lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal diharapkan dapat dikembangkan menjadi kawasan hortikultura yang lebih produktif, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi keluarga petani.

Dukungan Infrastruktur Irigasi dan Benih Hortikultura

Untuk mendukung pelaksanaan program, PLN menyediakan satu unit sumur bor beserta instalasi pengairan, satu unit reservoir atau penampung air, serta penyambungan dan penambahan daya listrik hingga 5.500 VA untuk mengoperasikan pompa irigasi.

Dukungan tersebut dilengkapi dengan penyediaan lebih dari 4.000 benih hortikultura melalui kerja sama PLN dengan Yayasan FREN. Komoditas yang dikembangkan meliputi tomat, cabai, buncis, kangkung, dan terong.

Penerapan sistem pengairan berbasis listrik menjadi bagian dari pendekatan Electrifying Agriculture, yakni pemanfaatan energi listrik untuk mendukung kegiatan pertanian yang lebih efisien dan produktif.

Ketersediaan air merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya hortikultura, khususnya pada wilayah yang menghadapi keterbatasan pengairan selama musim kemarau. Dengan dukungan sarana irigasi, petani diharapkan memiliki kesempatan lebih baik untuk mengatur kebutuhan air tanaman dan menjaga keberlanjutan kegiatan budidaya.

Peluncuran program yang ditandai dengan penanaman perdana juga melibatkan masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong pemanfaatan lahan pertanian secara lebih terencana dan berkelanjutan.

Kolaborasi untuk Memperkuat Ketahanan Pangan Daerah

Pemerintah Kabupaten Sikka menyambut positif pelaksanaan program HORTI the BEST yang melibatkan PLN dan Yayasan FREN. Dukungan terhadap pengembangan hortikultura dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan yang bersumber dari produksi lokal.

Pengembangan pertanian melalui penyediaan infrastruktur pengairan dan penerapan teknologi tepat guna juga sejalan dengan kebutuhan pembangunan sektor pertanian di NTT. Akses air yang lebih baik dapat membantu petani meningkatkan intensitas pemanfaatan lahan, sementara penguatan produksi hortikultura lokal berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pasokan komoditas dari luar daerah.

Selain dukungan sarana produksi, keberlanjutan kegiatan pertanian juga memerlukan pengelolaan kelompok tani, pendampingan teknis, serta pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kondisi wilayah.

Melalui kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan petani, program pengembangan hortikultura di Desa Hoder diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Inisiatif ini sekaligus menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai sektor dalam memperkuat produksi pangan lokal, meningkatkan efisiensi usaha tani, dan membangun pertanian NTT yang lebih produktif, mandiri, serta berkelanjutan.

Sumber artikel: Fokus Nusa Tenggara – Bukan Sekadar Listrik! PLN Sulap Lahan Gersang Hoder Jadi Ladang Harapan dan Pangan (9 Oktober 2026)

Post navigation

Previous Previous
Panen Bawang Putih Eban di TTU, Pemurnian Benih Lokal Libatkan Tiga Kelompok Tani
NextContinue
BMKG Catat Peringatan Dini Cuaca NTT Nihil pada 9–11 Oktober 2026
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search