PLN Dukung Pengembangan Hortikultura di Desa Hoder Sikka melalui Irigasi Berbasis Listrik

SIKKA – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendapat dukungan melalui kolaborasi berbagai pihak. PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Timur meluncurkan program HORTI the BEST (Hortikultura Berdaya Edukatif Sejahtera Tangguh) di Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, yang ditandai dengan penanaman perdana tanaman hortikultura pada Kamis (8/10/2026).
Program yang dilaksanakan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN ini menyasar Kelompok Tani Saing Tomowair dengan fokus pada pemanfaatan energi listrik untuk mendukung pengairan lahan pertanian. Inisiatif tersebut menjadi salah satu upaya mengatasi keterbatasan akses air yang selama ini menjadi kendala dalam pengembangan usaha tani masyarakat setempat.
Melalui program ini, lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal diharapkan dapat dikembangkan menjadi kawasan hortikultura yang lebih produktif, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi keluarga petani.
Dukungan Infrastruktur Irigasi dan Benih Hortikultura
Untuk mendukung pelaksanaan program, PLN menyediakan satu unit sumur bor beserta instalasi pengairan, satu unit reservoir atau penampung air, serta penyambungan dan penambahan daya listrik hingga 5.500 VA untuk mengoperasikan pompa irigasi.
Dukungan tersebut dilengkapi dengan penyediaan lebih dari 4.000 benih hortikultura melalui kerja sama PLN dengan Yayasan FREN. Komoditas yang dikembangkan meliputi tomat, cabai, buncis, kangkung, dan terong.
Penerapan sistem pengairan berbasis listrik menjadi bagian dari pendekatan Electrifying Agriculture, yakni pemanfaatan energi listrik untuk mendukung kegiatan pertanian yang lebih efisien dan produktif.
Ketersediaan air merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya hortikultura, khususnya pada wilayah yang menghadapi keterbatasan pengairan selama musim kemarau. Dengan dukungan sarana irigasi, petani diharapkan memiliki kesempatan lebih baik untuk mengatur kebutuhan air tanaman dan menjaga keberlanjutan kegiatan budidaya.
Peluncuran program yang ditandai dengan penanaman perdana juga melibatkan masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong pemanfaatan lahan pertanian secara lebih terencana dan berkelanjutan.
Kolaborasi untuk Memperkuat Ketahanan Pangan Daerah
Pemerintah Kabupaten Sikka menyambut positif pelaksanaan program HORTI the BEST yang melibatkan PLN dan Yayasan FREN. Dukungan terhadap pengembangan hortikultura dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan yang bersumber dari produksi lokal.
Pengembangan pertanian melalui penyediaan infrastruktur pengairan dan penerapan teknologi tepat guna juga sejalan dengan kebutuhan pembangunan sektor pertanian di NTT. Akses air yang lebih baik dapat membantu petani meningkatkan intensitas pemanfaatan lahan, sementara penguatan produksi hortikultura lokal berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pasokan komoditas dari luar daerah.
Selain dukungan sarana produksi, keberlanjutan kegiatan pertanian juga memerlukan pengelolaan kelompok tani, pendampingan teknis, serta pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kondisi wilayah.
Melalui kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan petani, program pengembangan hortikultura di Desa Hoder diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Inisiatif ini sekaligus menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai sektor dalam memperkuat produksi pangan lokal, meningkatkan efisiensi usaha tani, dan membangun pertanian NTT yang lebih produktif, mandiri, serta berkelanjutan.
Sumber artikel: Fokus Nusa Tenggara – Bukan Sekadar Listrik! PLN Sulap Lahan Gersang Hoder Jadi Ladang Harapan dan Pangan (9 Oktober 2026)
