Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Edukasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

SMKN 1 Ndoso Siapkan SISWA Menjadi PETANI Masa Depan, LAHAN Gambut Disulap Jadi KEBUN JAGUNG

November 3, 2026November 3, 2026 Artikel
SMKN 1 Ndoso Siapkan SISWA Menjadi PETANI Masa Depan, LAHAN Gambut Disulap Jadi KEBUN JAGUNG

LABUAN BAJO – LAHAN gambut seluas lima hektare yang sebelumnya ditumbuhi rumput liar kini mulai diarahkan menjadi kawasan pertanian produktif. Di atas lahan itu, para siswa SMK Negeri 1 Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sedang belajar membuktikan bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi masyarakat.

Melalui program kemitraan budidaya jagung hibrida, SMKN 1 Ndoso menggandeng dua perusahaan ternama, yakni PT Silvano Maynard Jaya (SMJ) dan PT Syngenta Indonesia.

Kolaborasi ini tidak sekadar menghadirkan lahan praktik bagi siswa, tetapi juga membuka jalan bagi pengembangan ekosistem pertanian yang terhubung dengan teknologi, produksi, hingga kepastian pasar.

Program Kemitraan yang diprakarsai Titus Untung, Ketua Komite SMKN 1 Ndoso tersebut melibatkan siswa jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) untuk terjun langsung mengolah dan mengembangkan lahan seluas lima hektare menjadi kawasan budidaya jagung hibrida.

Bagi Titus, kerja sama ini merupakan bagian dari mimpi besar membangun pertanian yang memberikan keuntungan bagi petani. Ia ingin pendidikan pertanian tidak berhenti pada teori di ruang kelas, tetapi menghasilkan keterampilan yang dapat membuka peluang ekonomi bagi generasi muda.

“Kami punya mimpi besar membangun ekosistem pertanian yang menguntungkan petani. Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, produksi, hingga pemasaran ditopang oleh dua perusahaan ternama,” kata Titus.

Sumber: CitraNews

Post navigation

Previous Previous
BBI Noelbaki Laksanakan Pengemasan dan Fumigasi 7.090 Kg Benih Padi Ciherang
NextContinue
Bapanas Memperkuat Kesiapsiagaan Pangan NTT Lewat Bantuan 4.000 Paket
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Edukasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search