SMKN 1 Ndoso Siapkan SISWA Menjadi PETANI Masa Depan, LAHAN Gambut Disulap Jadi KEBUN JAGUNG

LABUAN BAJO – LAHAN gambut seluas lima hektare yang sebelumnya ditumbuhi rumput liar kini mulai diarahkan menjadi kawasan pertanian produktif. Di atas lahan itu, para siswa SMK Negeri 1 Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sedang belajar membuktikan bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi masyarakat.
Melalui program kemitraan budidaya jagung hibrida, SMKN 1 Ndoso menggandeng dua perusahaan ternama, yakni PT Silvano Maynard Jaya (SMJ) dan PT Syngenta Indonesia.
Kolaborasi ini tidak sekadar menghadirkan lahan praktik bagi siswa, tetapi juga membuka jalan bagi pengembangan ekosistem pertanian yang terhubung dengan teknologi, produksi, hingga kepastian pasar.
Program Kemitraan yang diprakarsai Titus Untung, Ketua Komite SMKN 1 Ndoso tersebut melibatkan siswa jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) untuk terjun langsung mengolah dan mengembangkan lahan seluas lima hektare menjadi kawasan budidaya jagung hibrida.
Bagi Titus, kerja sama ini merupakan bagian dari mimpi besar membangun pertanian yang memberikan keuntungan bagi petani. Ia ingin pendidikan pertanian tidak berhenti pada teori di ruang kelas, tetapi menghasilkan keterampilan yang dapat membuka peluang ekonomi bagi generasi muda.
“Kami punya mimpi besar membangun ekosistem pertanian yang menguntungkan petani. Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, produksi, hingga pemasaran ditopang oleh dua perusahaan ternama,” kata Titus.
Sumber: CitraNews
