BBI Noelbaki Laksanakan Pengemasan dan Fumigasi 7.090 Kg Benih Padi Ciherang

KABUPATEN KUPANG – Balai Benih Induk (BBI) Noelbaki melalui UPTD Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan kegiatan pengemasan benih padi varietas Ciherang kelas Benih Dasar (BD), serta fumigasi dan pengemasan benih kelas Benih Pokok (BP) sebanyak 7.090 kilogram.
Kegiatan yang berlangsung di BBI Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, ini merupakan bagian dari pengelolaan hasil produksi perbenihan untuk menjaga mutu benih selama penyimpanan sekaligus mendukung ketersediaan benih padi bagi pengembangan pertanian di NTT.
Pengemasan dan Fumigasi untuk Menjaga Mutu Benih Padi
Dalam pelaksanaannya, petugas BBI Noelbaki melakukan pengemasan benih padi varietas Ciherang kelas Benih Dasar (BD). Sementara itu, sebanyak 7.090 kilogram benih padi varietas yang sama pada kelas Benih Pokok (BP) menjalani proses fumigasi dan pengemasan sebagai bagian dari penanganan hasil produksi benih.
Fumigasi merupakan salah satu metode pengendalian organisme pengganggu, khususnya hama yang berpotensi menyerang komoditas selama penyimpanan. Pelaksanaannya bertujuan membantu melindungi benih dari risiko kerusakan akibat serangan hama gudang, dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan dan ketentuan teknis yang berlaku.
Selain fumigasi, pengemasan juga menjadi tahapan penting dalam pengelolaan benih. Pengemasan yang tepat membantu melindungi benih dari pengaruh lingkungan, mempermudah penataan di tempat penyimpanan, serta mendukung kelancaran penanganan dan pengangkutan.
Dalam sistem perbenihan padi, Benih Dasar (BD) dan Benih Pokok (BP) merupakan dua kelas benih sumber yang memiliki peran penting dalam proses perbanyakan benih. Pengelolaan kedua kelas benih tersebut memerlukan penanganan yang cermat agar mutu dan identitas varietas tetap terjaga sesuai persyaratan yang berlaku.
Mendukung Ketersediaan Benih Padi di NTT
Kegiatan pengemasan dan fumigasi di BBI Noelbaki menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan perbenihan tanaman pangan di Nusa Tenggara Timur.
Ketersediaan benih sumber yang dikelola dengan baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan produksi pertanian. Melalui pengelolaan pascapanen, penyimpanan, dan penyiapan benih yang tertib, proses perbanyakan benih diharapkan dapat berlangsung lebih efektif.
Sebagai salah satu unit perbenihan milik Pemerintah Provinsi NTT, BBI Noelbaki memiliki peran strategis dalam mendukung penyediaan benih padi serta penguatan kapasitas perbenihan daerah.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT terus mendorong pengelolaan benih yang lebih baik, efisien, dan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan sektor pertanian daerah melalui penyediaan sumber benih yang berkualitas dan dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan masyarakat NTT.
