Ubinan Padi Ciherang di Malaka, Poktan Tunas Harapan Bersama PPL dan POPT Pantau Potensi Hasil Panen

MALAKA – Kelompok Tani (Poktan) Tunas Harapan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Malaka Tengah dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) melaksanakan kegiatan ubinan padi sawah varietas Ciherang di Desa Harekakae, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui potensi produktivitas tanaman padi melalui pengamatan dan pengukuran hasil pertanaman di lahan petani. Ubinan menjadi salah satu langkah penting dalam memperoleh gambaran perkiraan hasil panen sekaligus mendukung evaluasi kegiatan budidaya padi sawah di tingkat kelompok tani.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung di hamparan persawahan Desa Harekakae yang telah memasuki fase pematangan bulir. Tanaman padi varietas Ciherang tampak mulai menguning dengan malai yang merunduk. Para petugas bersama peserta kegiatan melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi pertanaman dan bulir padi sebagai bagian dari pemantauan menjelang panen.
Ubinan Padi untuk Mengetahui Potensi Produktivitas
Ubinan merupakan metode pengambilan sampel hasil panen pada luasan tertentu yang digunakan untuk memperkirakan produktivitas tanaman padi per hektare. Metode ini membantu petani dan petugas pertanian memperoleh gambaran hasil pertanaman berdasarkan pengukuran langsung di lapangan.
Secara umum, pelaksanaan ubinan dilakukan dengan menentukan petak contoh berukuran 2,5 meter × 2,5 meter. Tanaman padi pada petak tersebut dipanen, kemudian gabah hasil ubinan ditimbang untuk menjadi dasar penghitungan estimasi produktivitas per hektare.
Pada kegiatan di Desa Harekakae, varietas padi sawah yang menjadi objek pengamatan adalah Ciherang, salah satu varietas padi yang telah lama dibudidayakan petani di berbagai wilayah Indonesia.
Selain memberikan gambaran potensi hasil panen, kegiatan ubinan juga memiliki manfaat dalam mengevaluasi pelaksanaan budidaya, mulai dari pertumbuhan tanaman hingga hasil produksi yang diperoleh. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan kegiatan pertanian pada musim tanam berikutnya.
Perkuat Pendampingan Petani dan Pemantauan Tanaman Padi
Keterlibatan Poktan Tunas Harapan, PPL Kecamatan Malaka Tengah, dan POPT mencerminkan pentingnya kerja sama antara petani dan petugas teknis dalam mendukung keberhasilan usaha tani padi sawah.
PPL memiliki peran dalam mendampingi petani melalui penyuluhan dan penerapan teknik budidaya yang sesuai dengan kondisi lahan. Sementara itu, POPT berperan dalam pemantauan serta pengendalian organisme pengganggu tumbuhan guna membantu melindungi tanaman dari risiko serangan hama dan penyakit.
Melalui kegiatan lapangan seperti ubinan, koordinasi antara petani, penyuluh, dan petugas perlindungan tanaman dapat terus diperkuat. Pendampingan tersebut penting untuk mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta penerapan praktik budidaya yang lebih baik.
Data produktivitas yang diperoleh juga dapat menjadi salah satu bahan evaluasi dalam pengembangan komoditas tanaman pangan, khususnya padi, yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Kegiatan ubinan padi sawah varietas Ciherang di Desa Harekakae diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi Poktan Tunas Harapan dalam mengevaluasi hasil budidaya dan mempersiapkan musim tanam selanjutnya.
Kolaborasi antara kelompok tani, penyuluh pertanian, dan petugas teknis menjadi bagian penting dalam memperkuat produksi pangan lokal, meningkatkan kapasitas petani, serta mendukung pembangunan pertanian yang produktif dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.
