UPTD PSB NTT Tinjau Lahan di Baumata, Siapkan Kerja Sama Hortikultura dengan Kampus Belanda

KABUPATEN KUPANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui UPTD Pengawasan dan Sertifikasi Benih (PSB) melaksanakan kunjungan lapangan ke lahan kelompok tani di wilayah Baumata, Kabupaten Kupang, pada Rabu (7/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan Kepala UPTD PSB bersama staf ini bertujuan meninjau kondisi dan kesiapan lahan sebagai calon lokasi pelaksanaan program kerja sama dengan Van Hall Larenstein University of Applied Sciences, Belanda, dalam mendukung pengembangan sektor hortikultura di NTT.
Peninjauan dilakukan secara langsung di lahan pertanian untuk memperoleh gambaran awal mengenai kondisi lokasi yang direncanakan menjadi bagian dari program kerja sama tersebut. Kegiatan ini menjadi langkah persiapan sebelum pelaksanaan program, sekaligus memastikan rencana pengembangan hortikultura mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Peninjauan Lahan Jadi Tahap Awal Persiapan Kerja Sama
Melalui kunjungan ini, UPTD PSB NTT melakukan pengamatan terhadap kondisi lahan kelompok tani yang diproyeksikan sebagai lokasi kegiatan. Kesiapan lahan menjadi salah satu aspek penting dalam merencanakan pengembangan hortikultura, terutama untuk menentukan pendekatan budidaya yang sesuai dengan karakteristik wilayah.
NTT memiliki kondisi agroklimat yang beragam, sehingga pengembangan komoditas hortikultura perlu mempertimbangkan kesesuaian lahan, ketersediaan air, serta penerapan teknologi pertanian yang efisien dan adaptif terhadap perubahan iklim.
Hasil peninjauan lapangan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan langkah teknis selanjutnya, termasuk mengidentifikasi kebutuhan pendukung agar rencana kegiatan dapat memberikan manfaat bagi kelompok tani yang terlibat.
Membuka Peluang Pengembangan Hortikultura Berbasis Pengetahuan dan Teknologi
Rencana kerja sama dengan Van Hall Larenstein University of Applied Sciences membuka peluang pemanfaatan pengetahuan dan pendekatan pertanian terapan dalam mendukung pengembangan hortikultura di NTT.
Van Hall Larenstein merupakan perguruan tinggi ilmu terapan di Belanda yang memiliki pengalaman kerja sama pendidikan dan penelitian pertanian dengan sejumlah lembaga di Indonesia, termasuk Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Berdasarkan informasi resmi perguruan tinggi tersebut, bidang kerja samanya mencakup pertanian adaptif terhadap iklim, pengelolaan lahan dan air, serta pengembangan sistem pertanian berkelanjutan.
Pengalaman tersebut menjadi konteks yang relevan bagi rencana pengembangan hortikultura di NTT, khususnya dalam mempertemukan kebutuhan petani dengan pengetahuan dan inovasi pertanian yang dapat diterapkan sesuai kondisi setempat.
Keterlibatan kelompok tani sebagai calon lokasi kegiatan juga diharapkan dapat membuka ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas petani apabila kerja sama tersebut dilanjutkan ke tahap pelaksanaan.
Melalui persiapan yang dilakukan sejak tingkat lapangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT terus mendorong pengembangan pertanian yang berbasis pada kebutuhan wilayah dan potensi sumber daya lokal.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan lembaga pendidikan diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas hortikultura, pemanfaatan teknologi yang lebih efisien, serta penguatan sektor pertanian yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.
