Dinas Pertanian NTT Terima Kunjungan Bappenas dan BULOG, Perkuat Koordinasi Bantuan Pangan

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kepala Bidang KPP menerima kunjungan kerja dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Perum BULOG, Kamis (29/10/2026). Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan konsolidasi bantuan pangan di Provinsi NTT guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pangan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan keterpaduan pelaksanaan program bantuan pangan, terutama dalam mendukung kelancaran distribusi serta memastikan manfaat program pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Perkuat Sinergi Penyaluran Bantuan Pangan di NTT
Koordinasi antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Bappenas, dan Perum BULOG memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan bantuan pangan yang terarah dan berkelanjutan.
Bappenas memiliki peran dalam perencanaan pembangunan nasional, termasuk penguatan kebijakan ketahanan pangan. Sementara itu, Perum BULOG menjalankan penugasan pemerintah dalam pengelolaan cadangan pangan serta penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
Pertemuan ini juga berlangsung di tengah persiapan pelaksanaan bantuan pangan beras nasional untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Berdasarkan informasi Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada 26 Oktober 2026, pemerintah telah menerbitkan surat penugasan kepada Perum BULOG sejak 20 Oktober 2026 untuk melaksanakan penyaluran bantuan pangan pada periode tersebut.
Sebelumnya, untuk alokasi Juli hingga September 2026, program bantuan pangan beras di NTT mencakup 852.631 penerima bantuan pangan dengan total alokasi 25.578.930 kilogram beras. Cakupan tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan koordinasi antarinstansi dalam mendukung distribusi pangan di wilayah NTT.
Sebagai provinsi kepulauan, NTT memiliki tantangan tersendiri dalam penyaluran bantuan pangan, terutama berkaitan dengan jarak antardaerah, akses transportasi, dan kondisi geografis. Oleh karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Perum BULOG menjadi penting untuk mendukung distribusi yang efisien, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas, dan tepat waktu.
Dorong Ketahanan Pangan dan Pelayanan Masyarakat
Penguatan koordinasi bantuan pangan diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan pokok, khususnya bagi rumah tangga penerima manfaat.
Bantuan pangan juga menjadi salah satu instrumen perlindungan masyarakat dalam menghadapi tekanan pengeluaran rumah tangga sekaligus mendukung keterjangkauan pangan.
Di sisi lain, penguatan ketahanan pangan NTT perlu berjalan seiring dengan peningkatan produksi pertanian lokal, perbaikan pengelolaan hasil pertanian, serta efisiensi rantai pasok dari sentra produksi hingga konsumen.
Keterpaduan antara program bantuan pangan dan pembangunan sektor pertanian diharapkan dapat memperkuat sistem pangan daerah yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui kunjungan kerja Bappenas dan Perum BULOG ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT terus memperkuat hubungan kerja antarlembaga dalam mendukung penyelenggaraan program pangan. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, kelancaran distribusi bantuan, serta penguatan ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur.
