Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

BBU Ogi Ngada Lakukan Penyiangan Gulma untuk Jaga Kualitas Benih Padi

October 28, 2026October 28, 2026 Artikel

NGADA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui UPTD Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan kegiatan pemeliharaan tanaman padi di Balai Benih Utama (BBU) Ogi, Kabupaten Ngada, Selasa (27/10/2026). Kegiatan difokuskan pada penyiangan gulma secara manual untuk menjaga pertumbuhan tanaman sekaligus mendukung proses produksi benih padi yang berkualitas.

Penyiangan dilakukan dengan membersihkan rumput dan tumbuhan pengganggu yang tumbuh di antara rumpun padi. Petugas turun langsung ke petakan sawah untuk mencabut gulma sehingga tanaman utama memiliki ruang tumbuh yang lebih baik.

Areal persawahan BBU Ogi tampak ditumbuhi tanaman padi yang menghijau. Sejumlah petakan juga terlihat memiliki genangan air yang mendukung pertumbuhan tanaman padi sawah. Di beberapa bagian lahan, gulma masih ditemukan di antara rumpun tanaman sehingga perlu dibersihkan sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan.

Penyiangan Gulma Penting untuk Menjaga Pertumbuhan Tanaman Padi

Pengendalian gulma merupakan salah satu tahapan penting dalam budidaya padi, terutama pada lahan yang dimanfaatkan untuk kegiatan perbenihan. Keberadaan gulma yang tidak terkendali dapat menimbulkan persaingan dengan tanaman padi dalam memperoleh unsur hara, air, ruang tumbuh, dan sinar matahari.

Apabila dibiarkan, persaingan tersebut berpotensi menghambat perkembangan tanaman serta memengaruhi kualitas dan kuantitas hasil produksi.

Melalui penyiangan secara manual, gulma yang tumbuh di sela tanaman dapat dibersihkan secara langsung. Cara ini juga memungkinkan petugas melakukan pemeliharaan dengan lebih selektif, terutama pada bagian lahan yang memerlukan perhatian khusus.

Kegiatan penyiangan menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lahan, mengurangi potensi gangguan organisme pengganggu tumbuhan, serta mendukung pertumbuhan padi yang sehat dan seragam.

Selain pengendalian gulma, kondisi pertanaman dan ketersediaan air merupakan aspek penting dalam pengelolaan sawah. Pemeliharaan yang dilakukan sesuai kebutuhan tanaman diharapkan mampu mempertahankan kondisi pertumbuhan hingga memasuki tahapan produksi berikutnya.

Perkuat Produksi Benih Padi untuk Mendukung Pertanian NTT

BBU Ogi merupakan salah satu balai perbenihan tanaman pangan di Kabupaten Ngada yang berperan dalam mendukung kegiatan produksi dan penyediaan benih pertanian di Nusa Tenggara Timur.

Keberhasilan produksi benih tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh ketelitian dalam setiap tahapan pemeliharaan. Pengendalian gulma, pengelolaan air, serta pemantauan kesehatan tanaman menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pertanaman di lahan perbenihan.

Melalui kegiatan pemeliharaan yang berkelanjutan, BBU Ogi diharapkan dapat mendukung penyediaan benih padi bermutu bagi kebutuhan pengembangan pertanian di daerah.

Penguatan kapasitas produksi benih melalui balai perbenihan daerah juga memiliki arti penting dalam membangun sistem pertanian yang lebih mandiri. Ketersediaan sumber benih yang dekat dengan wilayah produksi berpotensi membantu meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus mendukung kebutuhan petani pada musim tanam berikutnya.

Kegiatan penyiangan gulma di BBU Ogi menjadi bagian dari pekerjaan teknis lapangan yang mendukung keberlanjutan produksi pertanian. Dengan pemeliharaan yang konsisten serta dukungan berbagai pihak, penguatan sistem perbenihan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkokoh ketahanan pangan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Post navigation

Previous Previous
BBI Noelbaki Optimalkan Pengairan Blok 3 dan Pengemasan Benih Padi
NextContinue
Cuaca NTT 28–30 Oktober 2026 Relatif Aman dari Hujan Ekstrem, Waspadai Kebakaran Lahan
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Maklumat Pelayanan
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2025)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Portal Data Dinamis Pertanian NTT
      • Platform Belanja Dist_mart
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search