BBU Ogi Ngada Lakukan Penyiangan Gulma untuk Jaga Kualitas Benih Padi

NGADA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui UPTD Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan kegiatan pemeliharaan tanaman padi di Balai Benih Utama (BBU) Ogi, Kabupaten Ngada, Selasa (27/10/2026). Kegiatan difokuskan pada penyiangan gulma secara manual untuk menjaga pertumbuhan tanaman sekaligus mendukung proses produksi benih padi yang berkualitas.
Penyiangan dilakukan dengan membersihkan rumput dan tumbuhan pengganggu yang tumbuh di antara rumpun padi. Petugas turun langsung ke petakan sawah untuk mencabut gulma sehingga tanaman utama memiliki ruang tumbuh yang lebih baik.
Areal persawahan BBU Ogi tampak ditumbuhi tanaman padi yang menghijau. Sejumlah petakan juga terlihat memiliki genangan air yang mendukung pertumbuhan tanaman padi sawah. Di beberapa bagian lahan, gulma masih ditemukan di antara rumpun tanaman sehingga perlu dibersihkan sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan.
Penyiangan Gulma Penting untuk Menjaga Pertumbuhan Tanaman Padi
Pengendalian gulma merupakan salah satu tahapan penting dalam budidaya padi, terutama pada lahan yang dimanfaatkan untuk kegiatan perbenihan. Keberadaan gulma yang tidak terkendali dapat menimbulkan persaingan dengan tanaman padi dalam memperoleh unsur hara, air, ruang tumbuh, dan sinar matahari.
Apabila dibiarkan, persaingan tersebut berpotensi menghambat perkembangan tanaman serta memengaruhi kualitas dan kuantitas hasil produksi.
Melalui penyiangan secara manual, gulma yang tumbuh di sela tanaman dapat dibersihkan secara langsung. Cara ini juga memungkinkan petugas melakukan pemeliharaan dengan lebih selektif, terutama pada bagian lahan yang memerlukan perhatian khusus.
Kegiatan penyiangan menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lahan, mengurangi potensi gangguan organisme pengganggu tumbuhan, serta mendukung pertumbuhan padi yang sehat dan seragam.
Selain pengendalian gulma, kondisi pertanaman dan ketersediaan air merupakan aspek penting dalam pengelolaan sawah. Pemeliharaan yang dilakukan sesuai kebutuhan tanaman diharapkan mampu mempertahankan kondisi pertumbuhan hingga memasuki tahapan produksi berikutnya.
Perkuat Produksi Benih Padi untuk Mendukung Pertanian NTT
BBU Ogi merupakan salah satu balai perbenihan tanaman pangan di Kabupaten Ngada yang berperan dalam mendukung kegiatan produksi dan penyediaan benih pertanian di Nusa Tenggara Timur.
Keberhasilan produksi benih tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh ketelitian dalam setiap tahapan pemeliharaan. Pengendalian gulma, pengelolaan air, serta pemantauan kesehatan tanaman menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pertanaman di lahan perbenihan.
Melalui kegiatan pemeliharaan yang berkelanjutan, BBU Ogi diharapkan dapat mendukung penyediaan benih padi bermutu bagi kebutuhan pengembangan pertanian di daerah.
Penguatan kapasitas produksi benih melalui balai perbenihan daerah juga memiliki arti penting dalam membangun sistem pertanian yang lebih mandiri. Ketersediaan sumber benih yang dekat dengan wilayah produksi berpotensi membantu meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus mendukung kebutuhan petani pada musim tanam berikutnya.
Kegiatan penyiangan gulma di BBU Ogi menjadi bagian dari pekerjaan teknis lapangan yang mendukung keberlanjutan produksi pertanian. Dengan pemeliharaan yang konsisten serta dukungan berbagai pihak, penguatan sistem perbenihan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkokoh ketahanan pangan masyarakat Nusa Tenggara Timur.
