loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

“Belajar dari Lapangan, Mengabdi untuk Pertanian” CPNS Penyuluh Pertanian Ikut Kegiatan Pemupukan dan Detasseling Jagung Hibrida di BBI Tarus

July 24, 2025July 26, 2025 Artikel

Tarus, 24 Juli 2025 – Melalui Koordinasi Plt. Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan bersama Kepala UPTD Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Sebanyak 32 orang CPNS Penyuluh Pertanian dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur mengikuti kegiatan praktik lapangan berupa pemupukan dan detasseling tanaman jagung hibrida yang dilaksanakan selama dua hari di Balai Benih Induk (BBI) Tarus, Kabupaten Kupang, yakni pada tanggal 23 dan 24 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari orientasi lapangan dan pembekalan teknis yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas CPNS dalam memahami proses budidaya jagung hibrida, khususnya dalam konteks produksi benih unggul. Dengan tema “Belajar dari Lapangan, Mengabdi untuk Pertanian”, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran langsung bagi para CPNS sebelum mereka diterjunkan ke lapangan sebagai penyuluh pertanian.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman teknis para CPNS terhadap proses budidaya jagung yang benar, terutama dalam konteks produksi benih unggul. Diharapkan mereka mampu menerapkan dan menyebarluaskan ilmu ini saat bertugas di lapangan nantinya,” ujar Roy Ora, Instruktur Teknis BBI Tarus.

Selama kegiatan berlangsung, para CPNS mempraktikkan teknik pemupukan tanaman jagung dengan metode dan dosis yang tepat sesuai standar teknis, serta terlibat langsung dalam detasseling, yaitu pencabutan bunga jantan tanaman jagung, yang merupakan proses penting dalam menjaga kemurnian varietas hibrida.

Meski harus bekerja di bawah cuaca yang terik, seluruh peserta tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi, kerja sama tim yang baik, dan komitmen untuk menyelesaikan tugas dengan optimal. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya menambah wawasan praktis, tetapi juga menumbuhkan semangat pengabdian sebagai penyuluh pertanian masa depan.

Post navigation

Previous Previous
Merayakan Hari Anak Nasional dengan Tanaman Obat Keluarga: Edukasi Sejak Dini tentang “Apotik Hidup” di Rumah
NextContinue
Gubernur NTT Ajak Semua Pihak “Gaspol” Wujudkan Swasembada Pangan, Siap Cetak Sawah Baru
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search