loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Prabowo Mau Lumbung Pangan Baru RI Segera Dibangun, Zulhas Lakukan IniEmir Yanwardhana, CNBC Indonesia

August 20, 2025August 28, 2025 Artikel
Foto: Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menggelar rapat koordinasi tentang Implementasi Instruksi Presiden Nomor 14 tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2025. (CNBC Indonesi/Emir Yanwardhana)

Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menggelar rapat koordinasi tentang Implementasi Instruksi Presiden Nomor 14 tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2025. Dua aturan itu terkait dengan percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air nasional.

“Inpres itu, satu kita diminta untuk mempercepat menuju kedaulatan, terutama pangan, energi, dan air. Ini kedaulatan bangsa sebetulnya, yaitu tiga pilar. Pangan, energi dan air,” kata Zulhas, usai rapat di kantornya, Rabu 920/8/2025).

Dalam rapat perumusan kawasan prioritas mana untuk menjadi lumbung pangan baru Indonesia jadi topik yang dibahas. Ada beberapa wilayah yang sudah disiapkan yakni di Merauke, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Selatan.

Meski ia tidak merinci komoditas apa yang menjadi fokus di masing-masing daerah itu. Tapi komoditas pangan seperti padi, jagung, ikan, garam, daging sapi, susu, minyak goreng, dan sebagainya.

“Nah ini disuruh, kita diminta presiden ini untuk melakukan koordinasi agar bisa merumuskan, tidak masing-masing kementerian ya lama. Saya diminta untuk mengkoordinasikan ini Kemudian ini lagi satu kebijakan, karena ada kaitan dengan anggaran juga tahun 2026,” katanya.
Selain itu, rapat juga membahas mengenai adanya hambatan pembayaran dengan nilai Rp 138 miliar, yang terjadi pada beberapa pembangunan kawasan lumbung pangan. Seperti yang terjadi di Papua Selatan dan di Kalimantan, dimana ada permasalahan pembiayaan.

“Ada juga persoalan yang sudah dikerjakan tapi belum bisa dibayar karena alasannya belum ada,” katanya.

“Tadi sudah dirapatkan mudah-mudahan yang tadi hambatan sudah hampir 5 – 6 bulan belum selesai akan kita selesaikan,” sambungnya.

Zulhas menerangkan bahwa hambatan itu akan diselesaikan dalam waktu 2 – 3 minggu mendatang.Sebabnya hal itu hanya permasalahan administrasi.

“Tagihannya belum banyak, Rp 138 miliar kira-kira tapi kalau ini banyak, yang lain juga ada menanti. Uangnya sudah ada, tapi belum bisa karena aturan-aturan yang perlu kita lengkapi,” tuturnya.

Sumber : Prabowo Mau Lumbung Pangan Baru RI Segera Dibangun, Zulhas Lakukan Ini

Post navigation

Previous Previous
20 Agustus 2025 Informasi Harga Komoditi Tanaman Hortikultura di Kota Kupang
NextContinue
Lahan Berbatu di NTT Disulap Jadi Perkebunan Tebu Produktif
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search